Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
coretax

Belum Tahu CoreTax? Ini Trik Supaya Affiliator Lancar Lapor SPT Tahunan 2025 Tanpa Ribet

Posted on January 23, 2026

Memasuki tahun pajak 2025, kami melihat banyak sekali teman-teman afiliator yang mulai panik karena sistem pajak berubah total. Direktorat Jenderal Pajak secara resmi mengganti DJP Online dengan platform baru bernama CoreTax. Jangan bingung dulu, karena sebenarnya sistem ini ngebikin proses pelaporan jadi lebih terintegrasi kalau kalian sudah paham alurnya.

Perubahan sistem ini sepertinya emang sengaja dilakukan untuk mempermudah pemantauan data perpajakan secara real-time. Bagi mereka yang berprofesi sebagai afiliator di marketplace, media sosial, atau sering dapet endorse dari berbagai brand, kewajiban lapor SPT Tahunan sekarang harus lewat CoreTax. Bukan cuma buat afiliator aja sih, tapi juga buat profesi bebas lainnya kayak dokter, pengacara, kreator konten, sampai konsultan yang menggunakan metode pencatatan dan Norma Perhitungan Penghasilan Neto (NPPN).

Banyak dari kalian mungkin ngerasa kalau urusan pajak itu ribetnya minta ampun. Padahal, kalau kita mau ngebandingin dengan sistem lama, CoreTax ini rasanya jauh lebih canggih karena hampir semua data sudah tersinkronisasi. Kalian nggak perlu lagi bolak-balik nanya ke konsultan pajak kalau cuma mau lapor SPT tahunan, asalkan penghasilan bruto setahun kalian masih di bawah Rp4,8 miliar. Kami sudah merangkum langkah-langkah teknisnya supaya kalian bisa ngerjain sendiri di rumah.

Persiapan Dokumen Sebelum Eksekusi

Sebelum kalian mulai login, ada baiknya siapkan dulu “senjatanya” supaya nggak kagok di tengah jalan. Data yang lengkap bakal ngebuat proses pengisian jadi sat-set. Berikut yang harus kalian siapkan:

  1. Rekap Penghasilan Bruto: Siapkan catatan penghasilan kotor kalian dari bulan Januari sampai Desember. Ingat, ini nilai sebelum dipotong komisi platform atau pajak ya.
  2. Bukti Potong PPh 21: Biasanya platform atau brand tempat kalian kerja bareng bakal ngasih bukti potong. Simpan file digitalnya baik-baik.
  3. Daftar Harta dan Utang: Catat semua aset yang kalian punya per 31 Desember (kayak tabungan, motor, HP, atau saham) dan utang kalau memang ada.
  4. Data Keluarga: Siapkan Kartu Keluarga karena kalian bakal butuh data NIK anggota keluarga.
  5. NPWP 16 Digit dan Passphrase: Pastikan kalian sudah tahu NPWP format baru dan punya tanda tangan digital yang aktif.

Langkah-Langkah Melaporkan SPT via CoreTax

Setelah semua dokumen siap, kalian bisa langsung mengikuti panduan teknis berikut ini. Pastikan koneksi internet kalian stabil ya supaya nggak error pas lagi upload data.

  1. Proses Login ke Dashboard CoreTax
    Buka laman resmi CoreTax lewat browser di laptop atau PC. Kami sangat menyarankan jangan pakai HP karena tampilannya bakal ngebikin mata capek. Masukkan 16 digit NPWP kalian, kata sandi, dan kode captcha yang muncul. Kalau akun kalian sudah diaktivasi sebelumnya, kalian bakal langsung masuk ke halaman utama atau dashboard.
  2. Membuat Konsep SPT Baru
    Di halaman utama, cari dan klik menu Surat Pemberitahuan SPT, lalu pilih lagi sub-menu yang sama. Klik tombol Buat Konsep SPT. Pilih kategori PPh Orang Pribadi dan pilih jenis SPT Tahunan. Jangan lupa masukkan tahun pajak 2024 (untuk pelaporan di awal 2025) dan pilih status Normal. Setelah itu, klik Buat Konsep SPT untuk memulai pengisian.
  3. Pengisian Bagian Induk dan Identitas
    Setelah konsep muncul, klik ikon pensil untuk mengedit. Di bagian sumber penghasilan, kalian harus pilih Pekerjaan Bebas. Untuk metodenya, pilih Pencatatan (karena kita pakai NPPN, bukan pembukuan akuntansi yang rumit). Klik tombol Posting SPT supaya data-data lama kalian dari sistem sebelumnya otomatis ketarik ke sini.Pada bagian kuesioner, jawablah sesuai kenyataan:
    • Penghasilan dari pekerjaan (sebagai pegawai): Pilih Tidak (kecuali kalian punya kerjaan tetap di kantor).
    • Penghasilan dari usaha/pekerjaan bebas: Pilih Ya.
    • Menggunakan norma (NPPN): Pilih Ya.
    • Jangan lupa tentukan status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) kalian, apakah Lajang (TK), Menikah (K/0), atau sudah punya anak (misal K/1 atau K/2).
  4. Mengisi Lampiran L3B (Rekap Peredaran Bruto)
    Ini bagian penting buat para afiliator. Masuk ke Lampiran L3B, klik ikon pensil, lalu pilih jenis usaha kalian (misalnya: Pembuat Konten atau Agen Perantara). Masukkan total penghasilan kotor kalian setiap bulannya dari Januari sampai Desember. Sistem bakal otomatis menjumlahkan semuanya. Kalau sudah, jangan lupa klik Simpan.
  5. Mengisi Lampiran L3A-4 (Penghitungan Neto)
    Di sini kalian bakal nentuin berapa penghasilan bersih yang dianggap oleh pajak. Klik ikon pensil, masukkan total penghasilan bruto setahun yang tadi. Masukkan persentase norma (NPPN) sesuai aturan, yang umumnya buat profesi jasa itu sekitar 50%. Jadi, kalau penghasilan kalian 100 juta, yang dianggap penghasilan neto cuma 50 juta. Tekan Simpan.
  6. Melengkapi Lampiran L1 (Harta, Utang, dan Keluarga)
    Masuk ke Lampiran L1 untuk ngisi daftar harta. Tuliskan apa saja yang kalian punya di akhir tahun, kayak saldo ATM, emas, atau kendaraan. Kalau kalian punya cicilan atau utang bank, masukkan juga di kolom utang. Untuk data anggota keluarga, biasanya sudah otomatis muncul kalau kalian sudah update profil, tapi kalau belum, silakan tambah manual sesuai KK. Bukti potong pajak dari brand biasanya juga bakal muncul otomatis di sini kalau mereka sudah lapor.
  7. Finalisasi, Pembayaran, dan Pelaporan
    Balik lagi ke bagian Induk. Kalian bakal melihat ringkasan perhitungan. Kalau ada status Kurang Bayar, sistem bakal nampilin nominalnya. Klik Simpan, lalu pilih Bayar dan Lapor. Kalian bakal diminta tanda tangan digital pakai passphrase yang sudah kalian buat. Setelah itu, sistem bakal ngasih kode e-Billing. Segera bayar lewat ATM atau m-banking. Kalau sudah bayar, statusnya bakal berubah jadi SPT Dilaporkan.

Rasanya jauh lebih lega kan kalau kewajiban pajak sudah beres? CoreTax ini memang nuntut kita buat lebih teliti, tapi sistemnya yang serba otomatis sepertinya bakal ngebantu banget di masa depan. Kami menyarankan kalian mulai merekap penghasilan tiap bulan secara rutin supaya pas awal tahun depan nggak perlu ngebut semalam suntuk buat nyari data.

Jangan nunggu sampai batas akhir bulan Maret buat lapor, karena biasanya server bakal lebih sering down kalau banyak orang yang akses barengan. Segitunya perkembangan teknologi perpajakan kita, jadi yuk kita adaptasi bareng-bareng.

Sekian informasi yang bisa kami bagikan untuk rekan-rekanita sekalian. Semoga tutorial ini bermanfaat dan ngebantu kalian lapor pajak dengan tenang. Terimakasih sudah membaca sampai selesai, yuk mari kita simpulkan bahwa lapor pajak mandiri itu sebenarnya nggak mustahil!

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Lagi rame soal laporan perzinaan Endah Fitrianingsih sama Malik, benarkah ada sangkut pautnya sama keluarga artis?
  • Lagi rame soal laporan perzinaan Endah Fitrianingsih sama Malik, benarkah ada sangkut pautnya sama keluarga artis?
  • Posyandu kok cuma buat timbang balita? Ternyata ada rencana besar biar layanannya lebih lengkap buat semua umur
  • Lagi rame cari link DANA Kaget 28 Juli 2026, tapi ojo lali waspada link palsu sing iso nyolong data
  • Kok Coach Herdman Berdiri Terus Pas Lawan Kamboja? Ternyata Ini Alasannya Biar Gak Salah Paham

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme