Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
coretax adalah

Cara Mengatasi DJP Online Error 403 atau 405 dengan Mudah

Posted on January 18, 2026

Pernah nggak sih kalian lagi buru-buru mau lapor SPT atau akses layanan perpajakan, eh tiba-tiba muncul tampilan Error 403 atau 405 di layar? Rasanya pasti kesal dan panik, apalagi kalau tenggat waktu sudah mepet. Tapi tenang dulu, masalah ini sebenarnya cukup umum terjadi dan solusinya nggak sesulit yang dibayangkan kok. Yuk, simak cara membereskannya!

Di era serba digital seperti sekarang, akses ke layanan pajak online sudah jadi kebutuhan primer bagi individu maupun perusahaan. Layanan daring yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) ini memang sangat ngebantu kita buat lapor pajak atau akses informasi tanpa perlu capek-capek datang ke kantor pajak. Tapi, namanya juga sistem buatan manusia, terkadang ada saja kendala teknis yang bikin prosesnya jadi terhambat. Gangguan yang paling sering dikeluhkan belakangan ini adalah munculnya kode Error 403 dan Error 405.

Sebenarnya, apa sih yang terjadi? Error 403 dan 405 ini muncul bukan tanpa sebab. Pesan ini adalah cara server “ngomong” ke kita bahwa ada sesuatu yang nggak pas. Kalau kalian ketemu Error 403 (Forbidden), itu tandanya server DJP Online sudah menerima permintaan kalian, tapi server menolak buat ngasih akses ke halaman yang dituju. Biasanya ini terkait masalah izin atau sesi yang kedaluwarsa. Sedangkan Error 405 (Method Not Allowed), kejadiannya ketika server menolak metode permintaan yang dipakai browser kalian buat mengakses data tersebut. Singkatnya, servernya bingung atau nggak setuju sama cara browser kalian minta data.

Penyebabnya bisa macam-macam, mulai dari cache browser yang numpuk dan bikin konflik data, otorisasi yang belum diperbarui, atau memang ada gangguan teknis dari pusat. Seringkali, data sampah (cache) yang tersimpan di laptop atau HP kalian itu menyimpan pengaturan lama yang “bentrok” dengan pengaturan baru di server DJP. Akibatnya, server ngeblokir akses kalian demi keamanan.

Nah, daripada bingung dan pusing sendiri, kami sudah merangkum langkah-langkah teknis yang bisa kalian lakukan sendiri di rumah. Berikut adalah panduan lengkap cara mengatasi masalah tersebut:

  1. Bersihkan Cache dan Cookies Browser Kalian
    Ini adalah langkah pertama dan yang paling sering berhasil. Cache dan cookies itu ibarat memori jangka pendek browser. Kalau memorinya penuh atau ada data yang korup, proses loading halaman DJP Online jadi error.
    • Pertama, buka browser yang biasa kalian pakai (Chrome, Firefox, atau Edge).
    • Masuk ke menu Settings atau Pengaturan.
    • Cari menu Privacy and Security, lalu pilih Clear Browsing Data.
    • Penting banget nih, pastikan kalian mencentang opsi Cookies and other site data serta Cached images and files.
    • Pada pilihan rentang waktu (Time Range), ubah menjadi All Time atau Sepanjang Waktu. Jangan pilih yang “Last Hour” karena itu kurang efektif buat ngebersihin data lama yang nyangkut.
    • Klik Clear Data. Tunggu sebentar sampai prosesnya selesai, lalu tutup browser kalian. Langkah ini bakal ngebikin browser kalian lebih “segar” saat mengakses ulang situs pajak.
  2. Coba Restart Perangkat
    Kedengarannya sepele, tapi me-restart perangkat seringkali jadi solusi ajaib. Terkadang, ada proses di latar belakang sistem operasi yang ngeganggu koneksi internet atau kinerja browser.
    • Matikan laptop, PC, atau smartphone kalian sepenuhnya (Shutdown), bukan cuma Sleep.
    • Biarkan mati selama beberapa detik, lalu nyalakan kembali.
    • Proses ini ngebantu nge-reset memori RAM dan menutup program-program yang mungkin bikin konflik jaringan. Setelah nyala, coba buka kembali situs DJP Online.
  3. Gunakan Mode Penyamaran (Incognito/Private Window)
    Kalau kalian malas menghapus cache karena takut password situs lain hilang, coba pakai fitur ini. Mode Incognito nggak menyimpan cache atau cookies, jadi browser bakal mengakses DJP Online seolah-olah baru pertama kali dibuka.
    • Buka browser, lalu tekan tombol kombinasi Ctrl + Shift + N (untuk Chrome) atau Ctrl + Shift + P (untuk Firefox).
    • Akan muncul jendela baru dengan layar gelap.
    • Ketik alamat DJP Online dan coba login seperti biasa. Kalau di sini lancar, berarti fix masalahnya memang ada di cache browser utama kalian.
  4. Perbarui Profil Wajib Pajak (Trik Paling Ampuh)
    Berdasarkan pengalaman banyak pengguna, error 403 atau 405 di DJP Online seringkali sembuh setelah melakukan update data profil, meskipun datanya sama saja. Ini kayaknya mancing sistem buat me-refresh data akun kalian di server.
    • Login ke akun DJP Online kalian (kalau masih bisa masuk sampai dashboard).
    • Masuk ke menu Profil.
    • Coba ubah sedikit data, misalnya pada bagian Nomor Handphone atau data lain yang bisa diedit. Kalau nomornya masih sama, kalian bisa hapus satu digit lalu ketik ulang digit yang sama.
    • Klik tombol Ubah Profil atau Simpan.
    • Setelah ada notifikasi “Sukses”, coba akses kembali layanan yang tadi error (misalnya e-Filing atau e-Billing). Biasanya akses bakal terbuka kembali.
  5. Pastikan Tidak Menggunakan VPN
    DJP Online memiliki sistem keamanan yang cukup ketat. Jika server mendeteksi IP kalian berasal dari luar negeri atau mencurigakan karena penggunaan VPN, mereka bisa langsung memblokir akses dan memunculkan Error 403.
    • Cek ekstensi browser kalian, pastikan VPN dalam keadaan mati (Off).
    • Matikan juga aplikasi VPN desktop jika sedang aktif. Akseslah menggunakan jaringan internet lokal standar.
  6. Hubungi Kring Pajak atau AR
    Jika semua cara di atas sudah dicoba tapi error masih saja muncul, sepertinya ada masalah yang lebih spesifik pada akun kalian atau server pusat sedang down.
    • Kalian bisa mention akun resmi Twitter (sekarang X) @kring_pajak untuk menanyakan apakah sedang ada maintenance server.
    • Atau, hubungi Account Representative (AR) kalian di KPP terdaftar untuk minta bantuan pengecekan status akun.

Kurang lebihnya, itulah sintesis wawasan mengenai kendala teknis yang sering muncul saat lapor pajak. Error 403 dan 405 hanyalah cara sistem melindungi data dan memberitahu adanya ketidakcocokan komunikasi data, bukan berarti akun kalian rusak permanen. Dengan melakukan langkah-langkah pembersihan cache, restart, hingga trik memperbarui profil, kami yakin kalian bisa kembali mengakses layanan tanpa hambatan. Jadi, nggak perlu panik lagi ya kalau ketemu kode-kode aneh ini. Lakukan langkah perbaikan dengan tenang agar kewajiban perpajakan kalian tetap bisa terlaksana tepat waktu.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan. Terima kasih rekan-rekanita sekalian sudah menyimak artikel ini sampai selesai, semoga bermanfaat dan bikin urusan pajak kalian makin lancar!

Terbaru

  • Sering Ditelepon 08111? Simak Apakah Ini Penipuan atau Marketing Resmi Telkomsel
  • Inilah Cara Daftar dan Login Subsidi Tepat LPG 3 kg di Merchant Apps MyPertamina!
  • Akademi Crypto Penipu?
  • Belum Tahu Arti Paket Sedang Transit di TikTok Shop? Ternyata Ini Maksudnya Biar Kalian Nggak Panik!
  • Akun Paylater Tiba-tiba Diblokir? Jangan Panik, Gini Cara Mengatasinya Biar Lancar Jaya!
  • HP Vivo Sering Mati Sendiri Padahal Baterai Masih Banyak? Ini Penyebab dan Solusinya!
  • Inilah Cara Mengatasi BNI Mobile Banking Transaksi Tidak Dapat Dilanjutkan dan Penjelasan Kode Errornya!
  • Inilah Daftar Lengkap Tempat OVO PayLater Bisa Digunakan
  • Gini Caranya Biar Nggak Mati Topik Pas Lagi Main RP Role Play
  • Gini Caranya Atasi Kontak yang Sudah Dihapus Tapi Masih Ada di WA, Dijamin Ampuh!
  • Cara Mengatasi DJP Online Error 403 atau 405 dengan Mudah
  • Sering Lihat Kata Puqi di TikTok? Jangan Asal Tulis, Ternyata Ini Artinya!
  • Apa Itu HP Refurbished?
  • Cara Backup WhatsappGB Tanpa Hilangkan Chat
  • Belum Tahu? Ini Trik Dapat Battle Emote Ejen Ali Mobile Legends Gratis Permanen!
  • Kelebihan dan Kekurangan Paypal Indonesia 2026
  • Inilah Fungsi Web Browser Terbaru yang Bikin Internetan Kalian Jauh Lebih Aman!
  • Ini Cara Pinjaman Online Bank Mandiri Langsung Cair via Livin Tanpa Ribet
  • Gagal Tukar Pengguna Dapodik? Jangan Panik, Ini Trik Ampuh Buat Jenjang PAUD dan SD!
  • Game Terasa Berat Padahal HP Bagus? Ini Trik Setting WebView yang Jarang Orang Tahu!
  • Cara Simpan Video FreeReels ke Galeri Tanpa Watermark, Dijamin Aman dan Resmi!
  • Capek Mancing Terus? Coba Trik AFK Fish It Roblox 2026 Ini, 100% Gratis Tanpa Langganan!
  • Profil Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR Indonesia Air Yang Jatuh di Maros, Sulawesi Selatan
  • Update Pencarian Pesawat IAT: Suara Ledakan di Maros Bikin Geger, Ini Fakta Terbarunya!
  • Sejarah Ganyang Malaysia: Saat Indonesia Hampir Perang Terbuka dengan Inggris
  • Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar di Maros
  • Bosen Nyupir Bus Terus? Ini 9 Mod Bussid Motor Honda Paling Keren Buat Kalian Coba!
  • Saldo DANA Gratis dari Kode Redeem Terbaru 2026, APK JadiDuit Penipu?
  • Ngefans Maxwell Clash of Champions? Begini Cara Masuk Saluran WA-nya Biar Update Terus!
  • Ini Cara Pakai greatonlinetools.com buat Nambah Likes dan Iseng ke Teman!
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • Begini Teknik KV Caching dan Hemat Memori GPU saat Menjalankan LLM
  • Apa itu State Space Models (SSM) dalam AI?
  • Begini Cara Mencegah Output Agen AI Melenceng Menggunakan Task Guardrails di CrewAI
  • Tutorial AI Lengkap Strategi Indexing RAG
  • Cara Membuat AI Voice Agent Cerdas untuk Layanan Pelanggan Menggunakan Vapi
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian
  • Kronologi Serangan Gentlemen Ransomware di Oltenia Energy
  • Apa itu CVE-2020-12812? Ini Penjelasan Celah Keamanan Fortinet FortiOS 2FA yang Masih Bahaya
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme