Pernah dengar soal Amar Bank Tunaiku? Banyak yang bilang ini pinjaman online (pinjol) yang gampang banget buat diajak kerja sama. Tapi, ada juga yang bilang ini malah bikin pusing karena bunga tinggi dan penagihan yang kurang bersahabat. Nah, kami di Kompak penasaran banget, jadi kami coba kupas tuntas apa sih sebenarnya keluhan dan pengalaman orang-orang yang udah pernah pakai layanan Tunaiku ini. Yuk, simak bareng-bareng!
Tunaiku ini sebenarnya adalah bagian dari Amar Bank, sebuah bank digital yang fokus ke segmen UMKM dan juga konsumen. Produk Tunaiku sendiri itu pinjaman tanpa agunan, alias kita nggak perlu pegang sertifikat rumah atau BPKB motor buat bisa dapat pinjaman. Prosesnya juga diklaim cepat dan mudah, bisa diajukan online dari mana aja. Kedengarannya sih oke banget, kan? Tapi, di sinilah letak masalahnya menurut beberapa konsumen.
Banyak yang mengeluhkan soal bunga pinjaman yang ternyata jauh lebih tinggi dari yang mereka ekspektasikan di awal. Di website Tunaiku, memang ada informasi soal bunga, tapi kadang-kadang ada yang merasa nggak transparan atau nggak dijelaskan dengan detail. Selain itu, ada juga keluhan soal biaya-biaya tersembunyi yang baru ketahuan setelah pinjaman dicairkan. Ini bikin banyak yang merasa terkejut dan akhirnya kesulitan buat bayar cicilan.
Yang nggak kalah penting, banyak juga yang komplain soal cara penagihan utang. Beberapa konsumen merasa tertekan karena ditelepon terus-terusan, bahkan ada yang ditelepon di jam kerja atau di hari libur. Ada juga yang merasa diperlakukan nggak sopan oleh petugas penagihan. Padahal, kita semua tahu, penagihan utang itu boleh tegas, tapi harus tetap menghormati hak-hak konsumen.
Lalu, gimana dengan legalitasnya? Amar Bank Tunaiku ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini memang jadi modal penting, karena OJK punya aturan ketat soal pinjol. Tapi, terdaftarnya di OJK bukan berarti semua prosesnya sempurna, ya. Tetep aja, kita sebagai konsumen harus tetap waspada dan hati-hati.
Nah, biar kalian nggak salah langkah kalau lagi mempertimbangkan buat pinjam di Tunaiku, kami rangkum beberapa langkah penting yang bisa kalian ikuti:
- Pelajari Syarat dan Ketentuan dengan Teliti: Jangan cuma baca sekilas. Baca semua detail, terutama yang berhubungan dengan bunga, biaya, dan jadwal pembayaran. Kalau ada yang nggak paham, jangan ragu buat tanya langsung ke pihak Tunaiku.
- Bandingkan dengan Pinjaman Lain: Jangan terpaku sama satu pilihan aja. Coba bandingkan bunga dan biaya dari beberapa pinjol lain. Siapa tahu, ada yang lebih cocok sama kondisi keuangan kalian.
- Hitung Kemampuan Bayar: Sebelum mengajukan pinjaman, hitung dulu seberapa besar cicilan yang bisa kalian bayar setiap bulan. Jangan sampai pinjaman malah bikin kalian stres dan terlilit utang.
- Simpan Semua Bukti Transaksi: Ini penting banget! Simpan semua bukti pengajuan pinjaman, pencairan, pembayaran, dan komunikasi dengan pihak Tunaiku. Bukti ini bisa jadi penyelamat kalau ada masalah di kemudian hari.
- Laporkan Jika Ada Pelanggaran: Kalau kalian merasa diperlakukan nggak adil atau ada yang mencurigakan, jangan ragu buat lapor ke OJK atau lembaga perlindungan konsumen lainnya. Jangan takut, kalian punya hak untuk membela diri.
Jadi, Amar Bank Tunaiku itu penipu atau bukan? Jawabannya nggak bisa cuma ‘ya’ atau ‘tidak’. Ada yang suka, ada yang nggak suka. Yang jelas, kita semua harus tetap waspada dan bijak dalam memilih pinjaman online. Jangan sampai kita tergiur sama kemudahan dan kecepatan, tapi malah kena tipu.
Semoga review ini bermanfaat ya, rekan-rekanita. Ingat, keuangan itu penting, jadi jangan sampai kita gegabah dalam mengambil keputusan. Selalu pertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman, dan jangan lupa untuk selalu belajar dan meningkatkan literasi keuangan kita.