Pernah nggak sih kalian panik pas lagi ngurus administrasi Tes Kemampuan Akademik (TKA), terus tiba-tiba nama petugas nggak muncul di menu berita acara? Rasanya pasti bikin pusing, apalagi kalau ujian sudah berjalan. Ternyata solusinya simpel banget, kalian cuma perlu memastikan dokumen Pakta Integritas sudah terunggah dengan benar.
Masalah nama petugas yang “gaib” atau tidak terbaca oleh sistem ini sebenarnya merupakan kendala klasik yang sering dihadapi panitia sekolah, baik di jenjang SD maupun SMP. Banyak dari mereka yang mengira kalau ini adalah kesalahan server atau bug dari sistem pusat. Padahal, kalau kita teliti lagi, sistem hanya bekerja berdasarkan data yang masuk. Dokumen Pakta Integritas ini kayak jembatan penghubung antara database petugas dengan formulir berita acara. Kalau jembatannya belum dibangun, ya datanya nggak akan bisa lewat.
Secara teknis, Pakta Integritas bukan cuma sekadar formalitas kertas di atas meja. Dokumen ini adalah bukti komitmen bahwa pelaksanaan TKA di sekolah kalian dilakukan dengan prinsip kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi yang penuh. Tanpa adanya dokumen ini yang terunggah, sistem nggak bakal mengenali seseorang sebagai petugas resmi. Jadi, biarpun kalian sudah input nama proktor atau pengawas di menu data petugas, mereka tetap dianggap “orang asing” oleh sistem berita acara selama belum ada bukti Pakta Integritas digitalnya.
Kalian harus tahu kalau ada empat peran utama yang wajib mengisi dokumen ini: Kepala Sekolah, Proktor, Teknisi, dan Pengawas. Masing-masing punya tanggung jawab berbeda, tapi semuanya punya kedudukan yang sama pentingnya di mata sistem. Satu hal yang menarik, dokumen untuk Kepala Sekolah, Proktor, dan Teknisi itu sifatnya cenderung tetap. Artinya, sekali kalian unggah, rasanya itu sudah cukup untuk digunakan selama rangkaian tes berlangsung. Tapi, beda cerita kalau kita ngomongin soal pengawas.
Masalah yang sering ngebikin bingung biasanya muncul pas transisi dari masa simulasi atau gladi bersih ke hari pelaksanaan TKA utama. Pas gladi, mungkin kalian pakai pengawas internal dari guru sekolah sendiri, jadi Pakta Integritas yang diunggah ya nama guru tersebut. Tapi, pas TKA utama dimulai, sistem mengharuskan adanya pengawas silang dari sekolah lain. Di sinilah letak kuncinya: kalian wajib memperbarui data dan mengunggah ulang Pakta Integritas sesuai dengan nama pengawas silang yang benar-benar hadir di lokasi. Kalau pengawasnya ganti karena mendadak berhalangan, ya dokumennya harus disesuaikan lagi supaya tanda tangan di berita acara sinkron dengan data digitalnya.
Berikut ini adalah langkah-langkah detail yang bisa kalian ikuti buat mengelola Pakta Integritas supaya nggak ada lagi drama nama petugas hilang:
- Masuk ke Sistem Utama TKA
Langkah pertama, kalian harus login ke akun sekolah masing-masing. Setelah masuk ke dashboard, langsung saja cari menu “Administrasi Tes”. Di dalam sub-menu tersebut, kalian akan menemukan pilihan “Pakta Integritas”. Pastikan koneksi internet kalian stabil supaya nggak ada data yang korup pas lagi proses penarikan data awal. - Menambahkan Data Petugas Secara Manual
Setelah masuk ke menu Pakta Integritas, klik tombol “Tambah”. Di sini kalian akan diminta buat memilih peran petugas (apakah dia Proktor, Teknisi, atau Pengawas). Masukkan nama lengkap petugas dengan benar, perhatikan ejaan dan gelarnya kalau memang diperlukan. Setelah yakin bener, jangan lupa klik “Simpan” biar datanya nggak hilang. - Proses Cetak Dokumen Fisik
Nama yang sudah kalian simpan tadi akan muncul di daftar. Klik pada nama tersebut, lalu pilih opsi “Cetak Pakta Integritas”. Sistem akan nge-generate dokumen otomatis dalam format siap cetak. Kalian bisa langsung ngeprint atau menyimpannya dulu sebagai file cadangan di komputer sekolah. - Tanda Tangan dan Validasi Manual
Ingat, Pakta Integritas itu dokumen hukum yang sah di lingkungan pendidikan. Jadi, kalian harus meminta petugas yang bersangkutan buat menandatangani lembar yang sudah dicetak tadi. Pastikan tanda tangannya jelas dan tidak menutupi bagian teks yang penting agar nanti pas difoto hasilnya bagus. - Pengambilan Foto Dokumen
Setelah ditandatangani, langkah selanjutnya adalah mengambil foto dokumen tersebut. Gunakan kamera HP yang resolusinya lumayan atau alat scan kalau mau lebih rapi. Pastikan pencahayaannya cukup dan semua tulisan terbaca jelas. Jangan sampai fotonya blur karena ini sering ngebikin sistem gagal memverifikasi data. - Proses Upload ke Sistem
Kembali ke menu Pakta Integritas di browser, pilih opsi “Upload” pada baris nama petugas yang sesuai. Pilih file foto yang tadi sudah diambil. Pastikan format filenya sesuai dengan yang diminta sistem (biasanya JPG atau PNG). Kalau prosesnya berhasil, biasanya bakal muncul tanda centang hijau yang ngebuktiin kalau dokumen sudah diterima server. - Update Khusus Pengawas Silang
Nah, khusus buat hari pelaksanaan TKA Utama, kalian harus nambahin data pengawas silang yang baru datang. Ulangi proses cetak, tanda tangan, foto, dan upload sesuai dengan nama pengawas dari sekolah lain tersebut. Ini krusial banget supaya nama mereka muncul di pilihan menu Berita Acara saat kalian mau tutup sesi ujian.
Satu kesalahan yang sering banget kami temui di lapangan adalah sekolah yang nge-upload file dalam bentuk PDF. Padahal, kebanyakan sistem TKA itu mintanya format gambar kayak JPG atau PNG biar lebih gampang diproses buat tampilan pratinjau. Kesalahan lainnya adalah lupa nge-klik tombol simpan setelah upload, yang akhirnya ngebuat data balik lagi ke status “Belum Upload”. Kayaknya sepele, tapi kalau nggak teliti, ini bener-bener ngebikin kerjaan jadi dua kali lipat lebih capek.
Intinya, pengelolaan administrasi digital ini menuntut ketelitian tingkat tinggi dari proktor dan panitia sekolah. Dengan kalian memastikan semua Pakta Integritas terunggah sesuai jadwal, maka pengisian Berita Acara nggak akan lagi jadi kendala yang menakutkan. Semuanya akan terisi otomatis dan sinkron, sehingga kalian bisa lebih fokus buat ngawasin peserta ujian agar mereka bisa ngerjain soal dengan tenang.
Persiapan administrasi yang matang itu kayak pondasi rumah. Kalau pondasinya kuat, proses di atasnya pasti bakal stabil. Begitu juga dengan pelaksanaan TKA ini; kalau urusan Pakta Integritas sudah beres sejak awal, kami yakin pelaksanaan tes di sekolah kalian bakal berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. Pastikan selalu mengecek ulang status upload setiap harinya buat menghindari hal-hal yang nggak diinginkan.
Demikian sedikit penjelasan dan tutorial dari kami mengenai cara mengelola Pakta Integritas TKA. Semoga informasi ini bermanfaat buat rekan-rekanita sekalian dalam memperlancar tugas di sekolah masing-masing. Terimakasih sudah membaca sampai selesai, mari kita simpulkan bahwa ketelitian administrasi adalah kunci sukses ujian yang akuntabel!