Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Rincian UKT Unesa 2026 Jalur SNBP dan SNBT, Cek Biaya Kuliahmu di Sini!

Posted on April 10, 2026

Menentukan kampus impian kayaknya nggak lengkap kalau kalian belum tahu berapa biaya yang harus disiapkan setiap semesternya. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) baru saja merilis rincian Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk tahun 2026. Yuk, kami ajak kalian bedah rinciannya biar nggak kaget pas daftar nanti!

Memasuki tahun akademik 2026, Universitas Negeri Surabaya tetap menjadi primadona bagi calon mahasiswa baru, baik lewat jalur SNBP, SNBT, maupun Mandiri. Sebagai salah satu kampus “Rumah Para Juara”, Unesa punya standar biaya yang cukup transparan. Kabar baiknya, mereka menyediakan delapan kelompok UKT yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua atau wali mahasiswa. Jadi, nggak perlu khawatir berlebihan karena sistem ini dirancang biar lebih adil buat semua kalangan.

Unesa sendiri nggak cuma terpusat di satu titik. Kampus utamanya ada di Ketintang dan Lidah Wetan yang suasananya seru banget buat kegiatan akademik. Selain itu, mereka juga punya Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang berlokasi di Magetan. Hal ini sepertinya ngebuktikan kalau Unesa serius pengen memperluas akses pendidikan tinggi sampai ke daerah-daerah di Jawa Timur. PSDKU Magetan ini juga nawarin berbagai prodi keren kayak hukum, ekonomi, sampai komunikasi yang peminatnya selalu membludak tiap tahun.

Kalau kita ngomongin soal teknis biaya, rentang UKT di Unesa ini cukup lebar, mulai dari Rp 500.000 untuk Golongan I sampai ada yang nembus angka Rp 11 juta lebih untuk beberapa prodi tertentu di golongan tertinggi. Sepertinya, pembagian ini ngebuat calon mahasiswa punya banyak pilihan sesuai budget keluarga. Berikut adalah rincian teknis per fakultas yang sudah kami rangkum berdasarkan data resmi universitas.

1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)

Fakultas ini adalah “jantungnya” Unesa sebagai eks-IKIP. Biaya kuliah di sini tergolong masih sangat terjangkau dibandingkan beberapa fakultas sains.

  • S1 Bimbingan dan Konseling
    Untuk prodi ini, kalian yang masuk Golongan I cuma bayar Rp 500.000, sedangkan Golongan II Rp 1.000.000. Masuk ke Golongan III biayanya Rp 2.400.000. Untuk golongan menengah ke atas (IV-VIII), biayanya merangkak naik dari Rp 3.260.000 sampai maksimal Rp 6.700.000.
  • S1 Teknologi Pendidikan, S1 Pendidikan Luar Sekolah, S1 Manajemen Pendidikan
    Prodi-prodi ini punya skema yang mirip tapi sedikit lebih murah di golongan atas. Golongan IV dipatok Rp 3.160.000 dan maksimal di Golongan VIII hanya Rp 6.200.000. Rasanya ini pilihan yang pas kalau kalian pengen fokus di bidang manajerial pendidikan.
  • S1 Pendidikan Luar Biasa, S1 PGSD, S1 PGPAUD
    Buat kalian yang minat jadi guru SD atau PAUD, biayanya cukup stabil. Golongan IV mulai dari Rp 3.200.000 dan mentok di Rp 6.400.000 untuk Golongan VIII.

2. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)

Di FBS, variasi biayanya cukup unik karena ada prodi yang butuh banyak praktek studio atau alat musik yang ngebikin biayanya sedikit lebih tinggi.

  • S1 Pendidikan Bahasa Mandarin
    Golongan I-III sama kayak prodi lain (500rb, 1jt, 2,4jt). Golongan IV-VIII mulai dari Rp 3.160.000 sampai Rp 6.200.000.
  • Pendidikan Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, Jerman, dan Jawa
    Rumpun bahasa ini punya standar yang seragam. Golongan IV ada di angka Rp 3.200.000 dan Golongan VIII di Rp 6.400.000.
  • Seni Rupa, Sendratasik, dan Sastra
    Karena prodi ini banyak kegiatan praktek, Golongan IV dimulai dari Rp 3.400.000 dan bisa sampai Rp 7.400.000 di Golongan VIII. Sepertinya kenaikan ini dipakai buat ngefasilitasi kebutuhan studio kalian nanti.
  • Seni Rupa Murni, Musik, DKV, Film dan Animasi
    Nah, ini dia yang paling tinggi di FBS. Buat kalian yang ambil DKV atau Film, siap-siap karena Golongan IV dimulai dari Rp 3.520.000 dan maksimal mencapai Rp 8.000.000. Wajar sih, soalnya peralatan ngeprint, kamera, dan software yang mereka sediain nggak murah harganya.

3. Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA)

Buat kalian anak sains, biaya di FMIPA sedikit lebih tinggi dibanding pendidikan karena faktor laboratorium dan bahan praktikum yang mereka gunain.

  • Pendidikan MIPA, Matematika, IPA, Sains Data, Aktuaria, dan Kecerdasan Artifisial (AI)
    Prodi kekinian kayak AI dan Sains Data masuk di sini. Golongan IV mulai dari Rp 3.720.000 dan puncaknya di Golongan VIII sebesar Rp 9.000.000. Kayaknya sebanding banget sama prospek kerjanya yang lagi dicari banget sekarang.
  • Fisika, Kimia, Biologi, Geofisika
    Rumpun sains murni ini punya UKT sedikit lebih mahal lagi. Golongan IV Rp 3.820.000 dan Golongan VIII bisa mencapai Rp 9.500.000. Mereka butuh banyak bahan kimia dan alat ukur presisi yang biayanya lumayan gede buat operasional.

Memahami rincian biaya ini ngebuat kita bisa lebih tenang dalam menyusun rencana keuangan keluarga sebelum masa perkuliahan dimulai. Pihak Unesa biasanya bakal ngelihat data ekonomi yang kalian submit pas daftar ulang buat nentuin kalian masuk golongan mana. Jadi, pastikan kalian ngisi datanya dengan jujur dan teliti biar nggak salah sasaran. Kalau merasa UKT-nya terlalu tinggi, Unesa juga sering banget ngasih info soal beasiswa atau keringanan bagi mereka yang emang membutuhkan. Tetap semangat buat ngejar kampus impian kalian di Surabaya ini!

Demikian informasi lengkap mengenai rincian UKT Unesa 2026 yang bisa kami sampaikan buat kalian semua. Semoga ini bisa ngebantu kalian dalam ngebandingin biaya dan milih prodi yang paling pas di hati sekaligus pas di kantong. Terima kasih sudah membaca ulasan ini sampai habis, rekan-rekanita sekalian. Sampai jumpa di kampus!

Terbaru

  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Oppo Reno16 Series Resmi Masuk Indonesia: Kamera 200MP dan Fitur AI yang Bikin Konten Jadi Sat-set!
  • Jangan Tergiur Harga Murah! Inilah Risiko Fatal Membeli iPhone WiFi Only yang Wajib Kamu Tahu
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Berkualitas untuk Pemula: Performa Tinggi dengan Harga Terjangkau
  • Prediksi Shio 12 Juli 2026: Empat Shio Ini Siap Melewati Masa Sulit dan Menyambut Peluang Baru
  • Mengenal Peran Zinc dalam Skincare: Dari Penjinak Jerawat hingga Perisai Sinar UV
  • Guru cuma ngajar materi aja nggak cukup, kok sekarang wajib paham Pembelajaran Sosial Emosional? Ini penjelasannya
  • Lagi-lagi nama Amanda Zahra rame di medsos, kali ini gara-gara urusan komentar dokter yang viral

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme