Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!

Posted on May 9, 2026

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mempersiapkan langkah besar dalam merevolusi kurikulum pendidikan dasar di Indonesia. Salah satu kebijakan paling signifikan yang tengah digodok adalah penetapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib bagi siswa sekolah dasar (SD), yang direncanakan akan mulai diterapkan pada jenjang kelas 3 SD pada tahun ajaran 2027/2028 mendatang.

Langkah ambisius ini bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan sebuah peta jalan (roadmap) strategis yang telah disusun secara sistematis untuk memastikan kesiapan infrastruktur sumber daya manusia di lapangan. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, secara resmi memaparkan strategi besar pemerintah dalam menghadapi tantangan global melalui penguatan kemampuan bahasa asing sejak dini.

Dalam upaya konkret untuk mewujudkan visi tersebut, Dirjen GTK meluncurkan sebuah inisiatif masif bertajuk Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris atau PKGSD-MBI. Program ini diresmikan dalam sebuah agenda resmi pada Jumat, 8 Mei 2026, dengan target cakupan yang sangat luas, yakni menjangkau seluruh guru dari sekitar 150 ribu sekolah dasar yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.

Nunuk Suryani menegaskan bahwa pemerintah menyadari sepenuhnya kompleksitas dalam menerapkan kebijakan ini. Oleh karena itu, transisi menuju bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib tidak akan dilakukan secara serentak dalam skala nasional yang mengejutkan, melainkan melalui pendekatan bertahap yang terukur. Hal ini dilakukan guna menghindari kegagapan sistemik di tingkat sekolah maupun kualitas pengajaran yang tidak merata.

Pada fase awal implementasi yang dijadwalkan pada tahun ajaran 2027/2028, pemerintah menargetkan sekitar 58.896 sekolah dasar atau setara dengan 30 persen dari total populasi 150 ribu SD di Indonesia untuk mulai menerapkan kurikulum bahasa Inggris ini. Angka ini merupakan langkah awal yang krusial sebagai fondasi sebelum melangkah ke fase berikutnya.

“Penerapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di jenjang SD akan kita jalankan secara bertahap. Pada tahun pertama, yakni 2027/2028, baru sekitar 30 persen atau 58.896 SD yang akan menerapkannya,” ujar Nunuk dalam sambutannya pada acara Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI).

Ia menambahkan bahwa pemerintah memiliki target jangka menengah yang sangat jelas. Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, pemerintah optimis bahwa seluruh sekolah dasar di Indonesia sudah memiliki kesiapan penuh untuk mengimplementasikan pengajaran bahasa Inggris wajib, khususnya bagi siswa yang duduk di kelas 3 SD. “Harapannya, dalam tiga tahun mendatang, kita sudah siap untuk seluruh sekolah dasar menerapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di kelas 3,” imbuhnya dengan nada optimis.

Kunci utama dari keberhasilan kebijakan ini terletak pada kualitas tenaga pendidik. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan siswa dalam menguasai bahasa Inggris sangat bergantung pada kompetensi guru kelas yang akan mengajar. Oleh sebab itu, program PKGSD-MBI dirancang sebagai mesin penggerak utama untuk meningkatkan kapasitas guru SD agar memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni.

Secara teknis, Nunuk merinci bahwa program pelatihan intensif ini menargetkan total 90.447 guru sekolah dasar di seluruh Indonesia. Untuk mencapai angka tersebut, pemerintah telah menyusun jadwal pelatihan yang terdistribusi secara berkala selama empat tahun ke depan. Skema pelatihan ini dirancang sedemikian rupa agar tidak mengganggu stabilitas proses belajar mengajar yang sedang berjalan, namun tetap efektif dalam mencapai target kompetensi.

Rincian jadwal pelatihan PKGSD-MBI adalah sebagai berikut: Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan 10.000 guru untuk mengikuti pelatihan tahap awal. Kemudian, intensitas akan ditingkatkan pada tahun 2027 dengan target 30.000 peserta. Pada tahun 2028, target yang sama kembali ditetapkan yaitu 30.000 peserta. Terakhir, pada tahun 2029, sebanyak 20.447 guru sisanya akan menyelesaikan pelatihan mereka.

“Dengan skema yang sudah kita susun secara rinci ini, kami menargetkan total 90.447 guru akan tuntas mendapatkan pelatihan dan dinyatakan kompeten pada tahun 2029 mendatang,” jelas Nunuk secara mendalam.

Di sela-sela pemaparan program tersebut, Nunuk juga tidak lupa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru SD yang telah menunjukkan antusiasme besar dalam mengikuti pelatihan PKGSD-MBI tahap pertama. Menurutnya, semangat para guru untuk mempelajari hal baru di tengah kesibukan mengajar adalah bukti nyata dari dedikasi profesi yang luar biasa.

“Komitmen yang ditunjukkan oleh Bapak dan Ibu guru dalam mengikuti pelatihan ini merupakan wujud nyata dari dedikasi sebagai pendidik. Ini menunjukkan bahwa para pendidik kita senantiasa berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran demi kemajuan peserta didik kita di masa depan,” kata Nunuk memberikan penguatan moral kepada para peserta.

Pemerintah melalui Kemendikdasmen juga telah menyiapkan mekanisme tindak lanjut yang sangat ketat bagi para guru yang telah dinyatakan lulus pelatihan. Hal ini dilakukan agar ilmu yang didapat dalam pelatihan tidak menguap begitu saja, melainkan langsung diaplikasikan dalam ruang kelas. Pada tahap pertama ini, sebanyak 5.777 guru dari 34 provinsi dan 177 kabupaten/kota telah resmi mengikuti pelatihan.

Para guru peserta pelatihan ini akan dibekali dengan materi bahasa Inggris dari tingkat dasar (basic) agar mereka memiliki landasan yang kuat untuk mengajar. Setelah proses pelatihan rampung dan kompetensi mereka teruji, para guru ini akan diberikan tugas khusus untuk mengajar mata pelajaran bahasa Inggris di kelas 3 SD.

“Karena implementasi awal akan difokuskan pada kelas 3 SD, maka untuk tahap piloting atau uji coba ini, kami akan melakukan pemetaan bersama dengan Dinas Pendidikan setempat. Para guru yang telah mengikuti pelatihan akan kami tugaskan secara spesifik untuk mengajar di kelas 3,” tegas Nunuk.

Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan standar baru dalam pendidikan dasar di Indonesia, di mana kemampuan berkomunikasi secara internasional menjadi salah satu kompetensi dasar yang dimiliki anak bangsa sejak usia dini. Dengan persiapan yang matang dari sisi guru dan skema implementasi yang bertahap, pemerintah berupaya memastikan bahwa transformasi pendidikan ini dapat berjalan mulus tanpa meninggalkan satu sekolah pun di belakang.

Langkah besar ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia sedang bersiap untuk mencetak generasi emas yang kompetitif di kancah global, yang tidak hanya unggul dalam karakter, tetapi juga cakap dalam penguasaan bahasa internasional sebagai alat komunikasi dunia.

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme