Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan

Posted on May 8, 2026

PALANGKA RAYA – Langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Bumi Tambun Bungai resmi diambil oleh jajaran kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam sebuah momentum yang sarat akan nilai kolaborasi antara dunia politik dan dunia pendidikan, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Tengah secara resmi telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Kalimantan.

Prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama yang monumental ini berlangsung dengan khidmat di Hotel Luwansa, yang berlokasi di Jalan G. Obos Induk, Kota Palangka Raya, pada Kamis (7/5/2026). Agenda ini bukan sekadar seremoni formalitas belaka, melainkan sebuah manifestasi nyata dari visi jangka panjang untuk memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam mencetak generasi muda Kalimantan Tengah yang kompeten, berintegritas, dan memiliki keunggulan akademis di masa depan.

Acara yang menjadi sorotan publik ini dihadiri oleh deretan tokoh penting dan pemangku kepentingan dari berbagai elemen masyarakat. Tampak hadir jajaran pengurus DPW PKB se-Kalimantan Tengah yang menunjukkan soliditas partai. Selain itu, civitas akademika dari ITS NU Kalimantan turut hadir untuk menyambut era baru kolaborasi ini. Kehadiran tokoh-tokoh dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalteng, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng, serta perwakilan dari Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kalimantan Tengah, semakin mempertegas bahwa kerja sama ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai lini otoritas di provinsi tersebut.

Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, S.H.I., M.H., dalam pidato sambutannya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian integral dari misi besar partai untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, pendidikan adalah kunci utama kemajuan sebuah bangsa, dan PKB merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat aktif dalam memajukan sektor ini, baik bagi kader internal partai maupun bagi masyarakat luas yang menempuh pendidikan di ITS NU Kalimantan.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmanto juga memberikan penekanan khusus pada aspek historis dan ideologis yang menjadi fondasi kuat antara PKB dan Nahdlatul Ulama (NU). Ia mengingatkan kembali kepada seluruh hadirin bahwa hubungan antara kedua institusi ini bukanlah hubungan biasa, melainkan sebuah ikatan batin yang sangat dalam.

“Kita harus menyadari dan memahami bahwa PKB lahir dari rahim NU. Oleh karena itu, terdapat ikatan emosional dan historis yang sangat khusus di antara keduanya. Hubungan ini bukan sekadar hubungan organisasi, melainkan hubungan keluarga besar yang saling menguatkan,” ujar Rahmanto dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Rahmanto menyatakan bahwa sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ikatan tersebut, PKB berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada institusi pendidikan di bawah naungan nilai-nilai NU. Dukungan yang dimaksud mencakup aspek materiel maupun non-materiel, yang akan digerakkan secara sistematis mulai dari tingkat wilayah hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh pelosok Kalimantan Tengah.

Sebagai langkah konkret dan tindak lanjut nyata dari penandatanganan MoU ini, Rahmanto Muhidin mengumumkan sebuah instruksi strategis. Ia menyatakan bahwa DPW PKB Kalteng akan segera menginstruksikan seluruh kader partai serta anggota dewan yang tergabung dalam fraksi PKB di DPRD se-Kalimantan Tengah untuk mengambil peran aktif. Peran tersebut mencakup upaya mendorong para pemuda dan calon mahasiswa di berbagai daerah agar memilih ITS NU Kalimantan sebagai destinasi utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Tidak hanya berhenti pada imbauan sosial, para legislator dari fraksi PKB juga akan mengawal kebijakan anggaran. Rahmanto menegaskan bahwa pihaknya akan memperjuangkan dukungan anggaran yang memadai guna memastikan keberlangsungan dan pengembangan fasilitas pendidikan di ITS NU Kalimantan, sehingga kampus tersebut dapat terus berkembang menjadi pusat keunggulan teknologi dan sains di Kalimantan.

Menanggapi langkah proaktif dari pihak PKB, Rektor ITS NU Kalimantan, Dr. Syamsuri, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan angin segar bagi dunia pendidikan di Kalimantan Tengah. Menurutnya, dukungan dari partai politik yang memiliki basis massa besar seperti PKB akan memberikan dampak signifikan terhadap akselerasi pembangunan kampus.

“Kami menghaturkan salam hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran DPW PKB atas inisiatif dan kemauan untuk menjalin kerja sama ini. MoU ini bukan sekadar dokumen di atas kertas, melainkan wujud nyata dari komitmen sinergi positif kita bersama untuk membangun fondasi pendidikan yang lebih kokoh di Provinsi Kalimantan Tengah,” tutur Dr. Syamsuri.

Senada dengan Rektor, tokoh masyarakat Dr. H. M. Wahyudie F. Dirun, S.P., M.M., yang turut hadir dalam acara tersebut, juga memberikan pandangan positifnya. Ia menilai bahwa kolaborasi antara institusi politik dan lembaga pendidikan tinggi adalah kombinasi yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan perubahan sosial yang konstruktif.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terjalinnya kerja sama ini. Kolaborasi antara kekuatan politik dan kekuatan intelektual adalah kunci kemajuan daerah. Harapan kami, MoU ini dapat menjadi tonggak sejarah baru atau titik awal bagi kemajuan dunia pendidikan di Kalimantan Tengah. Kami berharap ITS NU Kalimantan dapat terus berkembang pesat dan menjadi mercusuar ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas,” ungkap Dr. Wahyudie.

Secara keseluruhan, penandatanganan kerja sama antara DPW PKB Kalteng dan ITS NU Kalimantan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas. Dengan adanya dukungan dari sisi kebijakan, politik, maupun anggaran, ITS NU Kalimantan diproyeksikan akan mampu mencetak lulusan-lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan sains dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Langkah ini juga dipandang sebagai strategi cerdas dalam menghadapi tantangan global di era digital, di mana penguasaan teknologi menjadi syarat mutlak. Dengan memperkuat institusi pendidikan lokal, Kalimantan Tengah secara tidak langsung sedang membangun benteng pertahanan kualitas SDM yang akan menentukan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional dalam beberapa dekade mendatang.

Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada tahap penandatanganan saja, namun terus berlanjut dalam bentuk program-program nyata, seperti pemberian beasiswa bagi kader, program pelatihan keterampilan bagi pemuda daerah, hingga riset-riset terapan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Tengah.

Partai Kebangkitan Bangsa melalui DPW Kalteng telah menunjukkan bahwa politik tidak harus selalu bicara tentang perebutan kekuasaan, namun juga bisa menjadi instrumen untuk kemajuan peradaban melalui jalur pendidikan. Sementara itu, ITS NU Kalimantan telah membuktikan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan partai politik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di Bumi Tambun Bungai.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Cek jadwal kapal Pelni rute Ternate ke Surabaya sama Ambon buat Agustus 2026, mending booking dari sekarang
  • Kenapa istilah Londo Ireng disebut-sebut lagi? Ini cerita soal Benjamin Thomas Sigar dan sejarah Pasukan Tulungan
  • Bingung mau ngomong apa pas kondangan? Ini daftar ucapan pernikahan Islami yang singkat tapi ngena buat teman atau saudara
  • Lagi rame istilah aneh di Google, kok malah nyari link video bokeh pake Google Translate? Ini maksudnya
  • Kok logo Liverpool berubah jadi warna-warni? Ternyata ini alasannya, bukan sekadar ganti desain biasa

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme