Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman

Posted on June 16, 2026

Menginstal antivirus pihak ketiga di Windows 11 memang krusial buat menjaga keamanan data kita. Tapi, terkadang ada momen di mana kita harus mematikan proteksi tersebut sementara waktu, misalnya saat ingin memasang software tertentu yang terdeteksi salah sebagai ancaman. Kami akan membagikan panduan praktis untuk melakukan hal ini dengan aman.

Mengapa mematikan antivirus kadang diperlukan? Kayaknya hampir semua pengguna Windows 11 pernah berada di situasi di mana mereka harus memasang sebuah aplikasi penting, tapi proses instalasinya terus-menerus digagalkan oleh sistem keamanan. Hal ini terjadi karena antivirus pihak ketiga sering kali terlalu sensitif dalam mendeteksi file baru, sebuah fenomena yang biasa disebut dengan false positive. Kejadian kayak begini tentu ngebikin frustrasi, terutama kalau kita tahu betul bahwa file yang ingin diinstal itu sebenarnya aman.

Selain masalah instalasi, mematikan antivirus terkadang juga dilakukan untuk menghemat sumber daya sistem saat kalian sedang melakukan pekerjaan berat, seperti melakukan rendering video 3D atau saat sedang bermain game yang membutuhkan performa hardware maksimal. Beberapa jenis antivirus memang terkenal cukup berat dan sering ngebuat penggunaan CPU atau RAM melonjak tiba-tiba karena mereka terus memindai file di latar belakang. Dengan menonaktifkannya sementara, kalian bisa mendapatkan performa sistem yang lebih mulus tanpa hambatan.

Namun, kami sangat tidak menyarankan kalian untuk membiarkan antivirus dalam keadaan mati untuk jangka waktu yang lama. Membiarkan komputer tanpa perlindungan aktif rasanya kayak meninggalkan rumah dengan pintu gerbang yang terbuka lebar. Malware, ransomware, dan berbagai ancaman siber lainnya bisa dengan sangat mudah menyusup ke dalam sistem operasi kalian. Oleh karena itu, setelah urusan kalian selesai, pastikan untuk langsung menyalakan kembali proteksi real-time tersebut agar perangkat tetap aman dari ancaman luar.

Perlu dicatat juga bahwa sebagian besar antivirus pihak ketiga membutuhkan hak akses administrator (administrator privileges) agar kalian bisa mematikan atau menangguhkan fitur perlindungannya di Windows 11. Jadi, pastikan akun Windows yang kalian gunakan saat ini memiliki otoritas tersebut sebelum mengikuti panduan di bawah ini.

Berikut adalah langkah-langkah detail untuk menonaktifkan beberapa antivirus pihak ketiga yang paling populer di Windows 11.

Cara Menonaktifkan Antivirus Kaspersky di Windows 11

Kaspersky adalah salah satu program antivirus yang cukup populer, dan untungnya proses untuk menonaktifkannya sementara waktu tergolong sangat mudah. Silakan ikuti langkah-langkah terstruktur di bawah ini:

  1. Temukan Ikon Kaspersky di System Tray: Silakan kalian arahkan kursor ke pojok kanan bawah taskbar Windows 11. Cari ikon Kaspersky yang biasanya berbentuk huruf ‘K’ dengan latar belakang hijau. Jika tidak terlihat, silakan klik ikon panah kecil yang mengarah ke atas untuk memunculkan ikon tersembunyi.
  2. Lakukan Klik Kanan pada Ikon: Setelah berhasil menemukan ikon tersebut, lakukan klik kanan untuk memunculkan menu pintasan opsi cepat.
  3. Pilih Menu “Pause protection”: Dari daftar menu yang muncul, silakan klik pada opsi yang bertuliskan “Pause protection” atau tangguhkan perlindungan.
  4. Tentukan Durasi Penonaktifan: Setelah itu, sebuah jendela konfirmasi baru akan muncul di layar. Di sini, sistem akan ngasih beberapa pilihan durasi penangguhan perlindungan, yaitu:
  • Pause for X minutes: Mematikan proteksi selama waktu tertentu yang bisa kalian sesuaikan sendiri.
  • Pause until application restart: Perlindungan akan mati dan baru akan aktif kembali secara otomatis begitu kalian membuka ulang aplikasi Kaspersky atau saat komputer di-restart.
  • Pause: Mematikan proteksi secara total tanpa batas waktu otomatis, sampai nanti kalian mengaktifkannya kembali secara manual.
  1. Klik Tombol “Pause protection”: Setelah kalian memilih salah satu opsi durasi yang paling sesuai dengan kebutuhan saat itu, klik tombol “Pause protection” untuk memproses perintah.
  2. Konfirmasi Tindakan Akhir: Ketika muncul jendela peringatan yang menanyakan keamanan tindakan kalian dengan kalimat “Are you sure?”, segera klik “Yes”. Sekarang, status perlindungan Kaspersky kalian sudah berhasil dinonaktifkan sementara.

Cara Menonaktifkan Antivirus Avast atau AVG di Windows 11

Jika kalian menggunakan Avast atau AVG, cara menonaktifkannya sepertinya tidak jauh berbeda karena kedua antivirus ini sekarang berada di bawah naungan perusahaan yang sama dan memiliki kemiripan sistem operasional:

  1. Buka System Tray Taskbar: Klik kanan pada ikon Avast (ikon lingkaran oranye) atau ikon AVG (ikon kotak empat warna) yang terletak di sudut kanan bawah layar kalian.
  2. Arahkan ke Opsi Kendali Shield: Pilih menu yang bertuliskan “Avast shields control” atau “AVG shields control”.
  3. Pilih Durasi Waktu: Kalian akan disajikan beberapa opsi untuk menonaktifkan proteksi, seperti menonaktifkannya selama 10 menit, 1 jam, hingga komputer dinyalakan kembali, atau mematikannya secara permanen. Pilih opsi durasi yang paling pendek demi keamanan sistem kalian.
  4. Berikan Persetujuan di UAC: Saat muncul dialog User Account Control (UAC) dari Windows 11 yang meminta izin konfirmasi, silakan klik tombol “Yes” untuk mematikan pelindung secara resmi.

Cara Menonaktifkan Antivirus McAfee di Windows 11

Untuk pengguna antivirus McAfee, cara penonaktifannya sedikit berbeda karena kalian harus masuk ke dalam antarmuka aplikasi utamanya terlebih dahulu:

  1. Buka Aplikasi Utama McAfee: Cari dan klik dua kali ikon McAfee di system tray atau cari melalui menu Start Windows 11 untuk membuka dashboard utamanya.
  2. Masuk ke Pengaturan Keamanan: Di menu navigasi sebelah kiri, cari dan klik tab yang berlabel “My Protection” atau ikon berbentuk roda gigi pengaturan.
  3. Pilih Menu Real-Time Scanning: Cari opsi yang bertuliskan “Real-Time Scanning” di dalam daftar fitur proteksi aktif.
  4. Matikan Fitur Real-Time Scanning: Klik tombol “Turn off” atau geser sakelar aktif ke posisi tidak aktif.
  5. Tentukan Batas Waktu: McAfee akan meminta kalian memilih kapan perlindungan harus dinyalakan kembali secara otomatis. Kami menyarankan memilih opsi durasi tersingkat seperti 15 menit. Setelah itu, klik tombol “Turn off” sekali lagi untuk menyimpan perubahan tersebut.

Mematikan antivirus pihak ketiga di Windows 11 memang terkadang sangat ngebantu buat menyelesaikan masalah instalasi aplikasi yang terhambat. Namun, kami harap kalian selalu ingat untuk langsung mengaktifkannya kembali begitu proses instalasi atau pekerjaan kalian selesai. Jangan sampai kecerobohan kecil membuat sistem operasi kalian tersusup virus berbahaya. Bagaimana pengalaman kalian saat mencoba metode di atas? Mari kita simpulkan bersama di kolom komentar jika ada kendala yang kalian temui. Terima kasih banyak sudah membaca panduan ini, rekan-rekanita sekalian. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di pembahasan menarik berikutnya!

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Lagi rame di sosmed, tren 2021 was 5 years ago bikin netizen nostalgia foto lama
  • ChatGPT down hari ini Sabtu 25 Juli 2026, kok tiba-tiba error dan sampai jam berapa pulihnya?
  • Lagi rame dibahas, Ferran Torres punya pacar atau nggak sih? Ini rangkuman rumor asmaranya
  • Hati-hati, banyak beredar aplikasi FF Beta Testing 4.0 Nexa yang katanya bisa main tanpa OBB, asli atau cuma jebakan?
  • Info jadwal bank buka Sabtu Minggu Juli 2026, mending cek dulu sebelum jauh-jauh ke kantor cabang

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme