Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Struktur Kurikulum Kelas 3 dan 4 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Posted on August 17, 2025

Dunia pendidikan di Indonesia kembali diguncang dengan kehadiran regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025. Beleid ini membawa angin segar dengan merombak total struktur kurikulum untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), atau bentuk lain yang sederajat. Khususnya, Permendikdasmen ini memperjelas alokasi waktu mata pelajaran untuk kelas III-IV, menjadikannya lebih terstruktur dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Aturan baru ini mengasumsikan satu tahun pelajaran setara dengan 36 minggu efektif belajar, di mana setiap Jam Pelajaran (JP) berdurasi 35 menit. Ini adalah langkah konkret pemerintah dalam memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal dan terukur. Mari kita bedah lebih dalam mengenai alokasi waktu mata pelajaran wajib dan muatan lokal yang diatur dalam Permendikdasmen ini.

Mata Pelajaran Wajib: Fondasi Pengetahuan dan Karakter

Struktur kurikulum yang baru ini menekankan pada penguatan fondasi pengetahuan dan pembentukan karakter peserta didik. Berikut rincian alokasi waktu untuk mata pelajaran wajib:

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti:
Mata pelajaran ini memiliki alokasi waktu 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler per tahun, dengan total 144 JP. Penting untuk digarisbawahi bahwa mata pelajaran ini disesuaikan dengan agama masing-masing peserta didik, meliputi Pendidikan Agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Khonghucu. Fokusnya bukan hanya pada pengetahuan agama, tapi juga pada penanaman nilai-nilai luhur dan etika dalam kehidupan sehari-hari, biar nggak cuma pinter tapi juga berakhlak.

Pendidikan Pancasila:
Sebagai fondasi negara, Pendidikan Pancasila dialokasikan 144 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, sehingga totalnya mencapai 180 JP per tahun. Mata pelajaran ini krusial untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan pemahaman ideologi Pancasila sejak dini.

Bahasa Indonesia:
Kemampuan berbahasa Indonesia yang mumpuni adalah kunci komunikasi. Oleh karena itu, mata pelajaran ini mendapat porsi besar dengan 216 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 252 JP per tahun. Ini bertujuan agar peserta didik fasih berbahasa nasional, baik lisan maupun tulisan.

Matematika:
Ilmu pasti ini dialokasikan 180 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 216 JP per tahun. Pembelajaran Matematika dirancang untuk melatih kemampuan berpikir logis dan analitis siswa.

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS):
Mata pelajaran yang menggabungkan IPA dan IPS ini mendapatkan alokasi 180 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 216 JP per tahun. IPAS dirancang untuk memberikan pemahaman holistik tentang lingkungan sekitar dan interaksi sosial.

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK):
Kesehatan fisik dan mental tak kalah penting. PJOK dialokasikan 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 144 JP per tahun. Melalui PJOK, diharapkan siswa dapat menjaga kebugaran dan memahami pentingnya gaya hidup sehat.

Seni dan Budaya:
Mata pelajaran ini memiliki alokasi 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 144 JP per tahun. Uniknya, satuan pendidikan wajib menyediakan minimal satu jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, dan/atau Seni Tari), dan peserta didik hanya perlu memilih satu jenis seni untuk dipelajari. Ini memberikan keleluasaan bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat seninya. Pokoknya anti boring, biar ada ekspresi diri.

Bahasa Inggris:
Di era globalisasi ini, Bahasa Inggris menjadi sangat relevan. Mata pelajaran ini dialokasikan 72 JP intrakurikuler per tahun. Meski tidak ada alokasi kokurikuler, kehadiran Bahasa Inggris ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Secara keseluruhan, total Jam Pelajaran Mata Pelajaran Wajib mencapai 1.116 JP intrakurikuler dan 252 JP kokurikuler, menjadikannya 1.368 JP per tahun.

Muatan Lokal: Kearifan Lokal dalam Kurikulum

Selain mata pelajaran wajib, Permendikdasmen ini juga mengakomodir muatan lokal. Muatan Lokal dialokasikan 72 JP per tahun, dengan batas maksimal 2 JP per minggu. Kehadiran muatan lokal ini penting untuk memperkenalkan peserta didik pada kearifan lokal, budaya daerah, dan potensi lingkungan sekitar. Ini juga memberi ruang bagi sekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan konteks lokal, biar makin nyambung sama akar budaya.

Dengan total keseluruhan 1.188 JP intrakurikuler dan 252 JP kokurikuler, atau 1.440 JP per tahun, struktur kurikulum baru ini diharapkan mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sehat jasmani rohani, dan bangga akan identitas bangsanya. Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 ini merupakan langkah progresif dalam membentuk generasi emas Indonesia.

Sumber: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Master Mistral Medium 3.5: A Comprehensive Guide to the 128B Dense Open-Source Giant
  • How to Create Professional YouTube Content Using HeyGen AI Without Showing Your Face
  • How to Boost Your Local AI Speed with Gemma 4 Multi-Token Prediction
  • How to 3x your AI speed with Google’s Gemma 4 MTP Drafters: A step-by-step guide to lightning-fast inference
  • How to Master Google Pomelli: The Ultimate AI Tool for Creating Professional Marketing Content in Minutes
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme