Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Samsung

Samsung Kembangkan Sensor Kamera Baru Pakai Teknologi Global Shutter dan Efek Blur Bergerak

Posted on December 13, 2025

Samsung tengah mengembangkan teknologi sensor kamera baru yang sangat menarik dan berpotensi merevolusi cara kita memotret video. Berdasarkan laporan dari 9to5Google, perusahaan ini sedang fokus pada pengembangan sensor yang mampu menghasilkan efek blur gerakan global shutter, sekaligus memungkinkan kontrol yang lebih presisi atas blur tersebut, bahkan memungkinkan penambahan efek blur gerakan yang disengaja.

Secara tradisional, sensor kamera menggunakan mekanisme ‘rolling shutter,’ di mana piksel membaca cahaya secara berurutan, baris demi baris. Ini menyebabkan distorsi saat merekam objek yang bergerak, terutama saat objek tersebut bergerak secara vertikal. Saat objek bergerak ke atas atau ke bawah, bagian atas dan bawah gambar akan terlihat terdistorsi karena piksel membaca pada waktu yang berbeda. Efek ini dikenal sebagai ‘jello effect’ atau efek jeli.

Sensor kamera baru ini, yang disebut sebagai ‘global shutter,’ beroperasi secara berbeda. Dalam teknologi global shutter, semua piksel dalam sensor membaca cahaya secara bersamaan, pada saat yang sama. Ini berarti bahwa setiap frame gambar direkam secara utuh tanpa distorsi yang disebabkan oleh gerakan. Akibatnya, saat merekam objek yang bergerak, semua bagian gambar akan terlihat tajam dan jelas, tanpa efek jello effect yang mengganggu.

Namun, Samsung tidak berhenti di situ. Selain kemampuan global shutter, sensor ini juga memungkinkan kontrol yang sangat halus terhadap efek blur gerakan. Melalui perangkat lunak khusus, pengguna dapat secara selektif menerapkan blur gerakan ke area tertentu dalam gambar, menciptakan efek artistik yang dramatis. Bayangkan mampu memotret video dengan gerakan yang mulus dan alami, namun dengan sentuhan artistik yang unik, seperti efek blur gerakan yang disengaja untuk menekankan sebuah elemen atau memberikan kesan dramatis pada sebuah adegan.

Teknologi ini sangat relevan untuk berbagai aplikasi, mulai dari pembuatan film hingga fotografi profesional. Film-film modern sering kali menggunakan efek blur gerakan untuk menciptakan adegan yang lebih dinamis dan menarik. Selain itu, sensor ini juga dapat digunakan untuk merekam video dengan kualitas yang lebih tinggi, karena global shutter menghilangkan artefak yang disebabkan oleh rolling shutter.

Keberhasilan pengembangan sensor ini juga didorong oleh kebutuhan akan video yang lebih realistis dan dinamis. Dengan kemampuan untuk merekam gerakan yang mulus dan natural, sensor ini akan memungkinkan pengguna untuk menciptakan video yang lebih imersif dan menarik. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk konten-konten seperti vlog, video game, dan konten media sosial.

Samsung tidak memberikan detail spesifik mengenai teknologi yang digunakan dalam sensor ini, namun laporan tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan ini berinvestasi besar-besaran dalam penelitian dan pengembangan teknologi sensor kamera. Pengembangan ini merupakan langkah penting dalam upaya Samsung untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam industri kamera dan sensor gambar.

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • ComfyUI SaaS Analysis: How to Optimize Workflow and Save Money on API Credits
  • How to access Kimi k2.6 for free to build professional software applications using Nvidia’s powerful AI infrastructure
  • Codex CLI New Feature: /Goal and It’s awesome
  • How to Build a Passive Income Machine with Faceless YouTube Channels
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme