Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Google Web Search

Apa Itu Menu Plus di Google Search? Ini Pengertian dan Fungsinya

Posted on December 16, 2025

Menu Plus di Google Search adalah sebuah fitur antarmuka terbaru yang disematkan pada bilah pencarian Google versi desktop, yang ditandai dengan ikon tanda tambah (+) menggantikan ikon kaca pembesar konvensional. Pengertian mendasarnya adalah transformasi fungsi mesin pencari, dari sekadar alat penemu informasi menjadi platform yang mampu memproses tugas berbasis input fail dan gambar secara langsung melalui integrasi kecerdasan buatan (AI).

Secara historis, tampilan laman utama google.com itu rasanya sangat jarang berubah. Desainnya yang minimalis dengan kolom putih bersih sudah menjadi ciri khas selama puluhan tahun. Namun, sepertinya tahun ini menjadi titik balik yang cukup agresif bagi mereka. Setelah sebelumnya menambahkan pintasan mode AI, kini Google memperkenalkan menu ‘plus’ tersebut tepat di beranda pencarian mereka. Jika kalian perhatikan di google.com versi desktop, bilah pencarian kini memiliki ikon plus di ujung kiri, menggantikan ikon kaca pembesar yang selama ini kita kenal.

Ketika kalian mengeklik ikon tersebut, opsi untuk “Upload image” (Unggah gambar) atau “Upload file” (Unggah fail) akan muncul. Mekanisme ini kuranglebihnya sangat cocok dengan pengalaman penggunaan Mode AI yang sedang mereka kembangkan. Sebenarnya, dua kemampuan ini—mengunggah gambar dan fail—bukanlah hal yang benar-benar baru di ekosistem Google (mengingat adanya Google Lens). Namun, kehadiran menu plus ini kayaknya memang sengaja dirancang untuk membantu menekankan bahwa kalian bisa menggunakan Google untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lebih kompleks, dan tidak hanya sekadar mencari informasi teks.

Selain itu, penempatan fitur ini membantu mengindikasikan bahwa input tersebut dapat digunakan bersamaan dengan Mode AI dan AI Overviews. Rasanya ini adalah cara mereka membiasakan pengguna dengan interaksi multimodal. Berdasarkan pengamatan kami saat mencoba fitur ini, ketersediaannya baru terbatas pada web desktop (bukan seluler) dan sudah aktif di semua perangkat yang kami periksa hari ini, termasuk saat kami mencoba sesi Incognito tanpa login sekalipun. Jadi, nggak perlu akun khusus untuk melihat perubahannya.

Sementara itu, di sisi perangkat seluler, aplikasi Google di iOS baru-baru ini juga mengalami perubahan. Mereka mengganti ikon gelas ukur “Google Labs” di pojok kiri atas tab Beranda dengan tombol yang membuka riwayat Mode AI kalian. Fitur ini sangat nyaman digunakan bagi kalian yang sering berinteraksi dengan AI, meskipun sayangnya, sepertinya pembaruan ini belum tersedia di Android. Google juga telah sedikit mengubah halaman beranda/prompt Mode AI sehingga tombol riwayat (yang telah disegarkan tampilannya) juga muncul di sebelah kiri, sementara tombol kembali/tutup sekarang berada di sebelah kanan.

Perubahan-perubahan kecil namun repetitif ini menunjukkan pola yang jelas: Google ingin integrasi AI menjadi pusat pengalaman, bukan sekadar fitur tambahan. Kira-kiranya begitulah arah pengembangan mesin pencari ini ke depannya.

Berdasarkan pengamatan kami, pergeseran antarmuka ini bukan sekadar kosmetik, melainkan upaya strategis untuk mengubah perilaku pengguna desktop agar lebih terbiasa “bekerja” langsung di beranda pencarian. Bagi rekan-rekanita yang produktivitasnya bergantung pada riset cepat dan analisis dokumen, fitur ini tentu akan memangkas waktu kerja secara signifikan. Kami menyarankan rekan-rekanita untuk mulai membiasakan diri menggunakan fitur unggah fail ini untuk ringkasan dokumen atau analisis gambar cepat, karena kayaknya fitur ini akan menjadi standar baru dalam pencarian informasi di masa depan. Terimakasih sudah membaca ulasan ini.

Terbaru

  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Update Kondisi Market Bitcoin BTC/USDT Per 23 September 2026, Beli atau Jual Nih?
  • Paham Semua Keluarga Model AI Gemma 4
  • Rumor Laptop Android Ternyata Bener, Ini Daftar 4 Laptop Android dari Google!
  • LCOS Lagi Naik Daun: OS Buatan Lunduke Tembus Peringkat 12 DistroWatch dan Punya Kernel Sendiri
  • Cara Pindah Data Android ke iPhone Tanpa Reset iPhone
  • Valve: Steam Deck 2 Tetap di Develop, Meski RAM Naik Harga Gila-gilaan
  • Apa itu Dumpling? dari Sejarah Sampai Tren Saat ini
  • Jadwal Event Cosplay dan Pop Culture Oktober 2026 yang Wajib Kalian Pantau
  • Cara Ganti Nama Facebook di Android, iPhone, Laptop, dan Facebook Lite Terbaru
  • Apa saja yang baru di WordPress 7.1.1?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Polri Mutasi Besar-besaran, 19 Kapolda Berganti Termasuk Kapolda DIY yang Baru
  • Siapa Dadang Hartanto? Sosok Profesor yang Kini Jadi Kapolda Metro Jaya Baru
  • Lagi rame istilah Aktif DTSEN sama angka 3.2 pas cek bansos, itu artinya bantuan bakal cair?
  • Lagi rame istilah ubas di medsos, jane artine opo sih? Ternyata ini maksudnya
  • Waspada klaim TikTok You Mod APK unlimited gift sama anti blokir, beneran ada apa sih?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme