Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
google ai ultra adalah

Google Home Smart Button Makin Canggih: Kini Otomatisasi Lebih Fleksibel!

Posted on February 3, 2026

Pernah kepikiran, tombol pintar di Google Home kalian bisa melakukan lebih dari sekadar memutar musik atau mematikan lampu? Nah, Google baru saja merilis pembaruan yang bikin Smart Button makin berguna, dengan otomatisasi yang jauh lebih fleksibel. Ini bukan cuma peningkatan kecil, tapi perubahan signifikan yang bisa mengubah cara kalian berinteraksi dengan rumah pintar. Penasaran kan? Yuk, kita bedah lebih dalam!

Jadi gini, sebelumnya Smart Button itu lumayan terbatas. Kalian cuma bisa memicu beberapa rutinitas yang sudah ada. Sekarang? Kalian bisa bikin otomatisasi yang jauh lebih kompleks, bahkan menggabungkan beberapa tindakan dalam satu tombol. Bayangin aja, dengan sekali pencet, kalian bisa menurunkan tirai, menyalakan AC, dan memutar playlist relaksasi favorit kalian. Keren, kan?

Yang bikin ini makin menarik adalah kemampuan untuk menggunakan ‘kondisi’. Artinya, otomatisasi yang kalian buat bisa menyesuaikan diri dengan waktu, lokasi, atau bahkan status perangkat lain. Misalnya, kalian bisa bikin Smart Button untuk mematikan semua lampu dan mengunci pintu otomatis setiap malam, atau untuk menyalakan pemanas saat suhu ruangan turun di bawah 20 derajat Celcius. Fleksibilitasnya benar-benar meningkat pesat.

Google juga menambahkan dukungan untuk ‘aksi berulang’. Ini memungkinkan kalian untuk memicu serangkaian tindakan secara berurutan dengan satu tombol. Misalnya, kalian bisa menekan tombol sekali untuk memutar lagu, dua kali untuk mengatur volume, dan tiga kali untuk mematikan musik. Ini membuka banyak kemungkinan baru untuk mengontrol perangkat pintar kalian.

Oke, sekarang kita masuk ke cara mengaturnya. Jangan khawatir, prosesnya nggak serumit yang kalian bayangkan. Ini dia langkah-langkahnya:

  1. Pastikan Smart Button dan Google Home kalian sudah terhubung: Kalau belum, kalian perlu memasangkan Smart Button ke akun Google kalian melalui aplikasi Google Home. Pastikan juga perangkat lain yang ingin kalian kontrol sudah terhubung ke jaringan yang sama.
  2. Buka aplikasi Google Home: Cari ikon rumah di layar ponsel kalian dan ketuk untuk membuka aplikasi.
  3. Pilih ‘Routines’: Di menu utama, cari dan ketuk opsi ‘Routines’. Biasanya ada di bagian bawah layar.
  4. Buat Routine Baru: Ketuk tanda ‘+’, lalu pilih ‘Add routine’. Di sini kalian akan mulai merancang otomatisasi kalian.
  5. Pilih Pemicu (Trigger): Di bagian ‘When…’, ketuk ‘Add action’. Pilih ‘Device’ lalu ‘Smart Button’. Kalian bisa memilih tombol mana yang akan kalian gunakan untuk memicu routine ini.
  6. Tambahkan Tindakan (Actions): Di bagian ‘Then…’, ketuk ‘Add action’. Di sini kalian bisa menambahkan berbagai tindakan yang ingin kalian picu saat tombol ditekan. Kalian bisa memilih dari berbagai opsi, seperti menyalakan/mematikan perangkat, mengatur volume, memutar musik, mengirim pesan, dan masih banyak lagi. Kalian juga bisa menambahkan ‘kondisi’ dengan memilih ‘Add condition’ untuk membuat otomatisasi lebih cerdas.
  7. Gunakan ‘Aksi Berulang’ (Repeat Actions): Jika kalian ingin memicu serangkaian tindakan dengan jumlah pencetan tombol yang berbeda, kalian bisa menggunakan fitur ‘Repeat actions’. Ketuk ‘Add action’ lagi, lalu pilih ‘Repeat actions’. Kalian bisa menentukan berapa kali tindakan akan diulang dan tindakan apa yang akan dilakukan setiap kali tombol ditekan.
  8. Beri Nama Routine Kalian: Jangan lupa beri nama routine kalian agar mudah diingat. Ketik nama yang deskriptif di bagian atas layar.
  9. Simpan Routine: Setelah selesai mengatur, ketuk ikon centang di pojok kanan atas untuk menyimpan routine kalian. Sekarang, setiap kali kalian menekan Smart Button sesuai dengan konfigurasi kalian, otomatisasi akan berjalan secara otomatis.

Pembaruan ini benar-benar membuka potensi Smart Button. Dengan otomatisasi yang lebih fleksibel dan kemampuan untuk menggunakan kondisi dan aksi berulang, kalian bisa membuat rumah pintar yang benar-benar pintar dan responsif terhadap kebutuhan kalian. Google terus berupaya membuat pengalaman rumah pintar lebih mudah dan menyenangkan, dan pembaruan ini adalah bukti nyata dari komitmen mereka. Semoga bermanfaat ya, rekan-rekanita!

Terbaru

  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Berapa Lama Sih Ngecas HP 33 Watt? Ini Dia Penjelasannya!
  • Cara Cek Saldo Hana Bank Lewat SMS
  • Update Sistem Google Februari 2026: Apa yang Baru dan Perlu Kalian Tahu?
  • Membership FF Bulanan & Mingguan: Berapa DM yang Harus Kalian Siapkan?
  • Maksimal Ngecas HP Berapa Kali Sehari? Boleh 2 Kali Nggak, Sih?
  • Cara Mengatasi Error “Try Again, Open in Another App”
  • Sideload Android: Cara Pasang APK Tanpa Google Play Store (Panduan Lengkap 2026)
  • iPhone Jadi Kamera Vintage Modular? Proyek Kickstarter Ini Bikin Kagum!
  • Cara Mengatasi Video Nest Cam Bermasalah dan Video Hilang
  • iTunes Masih Jadi Rajanya Music? Ini Faktanya!
  • Google Home Smart Button Makin Canggih: Kini Otomatisasi Lebih Fleksibel!
  • F1: The Movie Raih Grammy! Tak Terduga, Kalahkan Bintang Country Ternama
  • Blokir Situs Judi Online: Lindungi Diri & Keluarga dari Dampak Negatif
  • Belanda Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial: Ini Detailnya!
  • Gemini Live Mendapat Desain Ulang ‘Floating UI’ yang Super Keren!
  • Galaxy S26 Kehilangan Magnet Qi2? Kebocoran Terbaru Bikin Penasaran!
  • DCT Coin: Crypto Legitim atau Penipuan? Bedah Tuntas, Harga & Fakta Penting!
  • Apple Rilis Update Terbaru untuk iOS, macOS, watchOS & Lainnya!
  • Paket Super Seru Telkomsel: Aplikasi Apa Saja yang Bisa Digunakan?
  • Deus Ex: Human Revolution GRATIS di Android! Buruan Download Sebelum Hilang!
  • Apa Bedanya Thigh, Wing, dan Drumstick di McDonald’s? Yuk, Kupas Tuntas!
  • OpenAI Luncurkan Codex App untuk macOS: Kode Jadi Lebih Mudah!
  • Dana Kaget Wealth Plan: Untung atau Mitos? Review Jujur & Cara Daftarnya!
  • Desain Sony WF-1000XM6 Bocor: Desain Baru, Performa Lebih Gahar!
  • Cara Pinjam 5 Juta di Pegadaian: Mudah, Cepat & Aman! (2024)
  • AYANEO Pocket S Mini: Konsol Android Super Ringkas Hadir!
  • Cara Mendapatkan Kode Verifikasi Telegram Lewat WA
  • Kenapa PayLater Lazada Gak Bisa Dipakai Padahal Udah Lunas?
  • 0811 Kode Area Mana Ini? Fakta Penipuan atau Bukan?
  • How to Disable AI Features in Firefox 148
  • Git 2.53: What’s New?
  • Linux From Scratch Ditches Old System V init
  • How to Maintained the SSD with TRIM
  • What is CVE-2024-21009? Microsoft Office Security Serious Bug
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme