Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Memprihatinkan, Kondisi Pendidikan Agama di Wilayah Perbatasan

Posted on November 6, 2015

Jakarta, NU Online
Pendidikan agama dan keagamaan di wilayah perbatasan negara kita masih memprihatinkan. Kualitas pelayanannya masih rendah, hal ini diperparah dengan beragam kompleksitas permasalahan yang dialami saudara-saudara kita diperbatasan, demikian diungkapkan Kepala Badan Litbang dan Diklat Abdurrahman Mas’ud saat menjadi pembicara pada “Seminar Pendidikan Agama dan Keagamaan di Wilayah Perbatasan Negara” yang diselenggarakan oleh Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Balitbang dan Diklat Kemenag, di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag MH Thamrin No. 6, Jakarta, Kamis (5/11)

Selain Kabalitbang dan Diklat, hadir sebagai pembicara adalah Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Malik Haramain dan Staf Ahli Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rahmat T Bahruddin. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir dan Dirjen Pendis Kamaruddin Amin.

“Tahun 2012, kami melakukan penelitian di beberapa daerah, seperti Distrik Sota, Distrik Arso, Distrik Muara Tami, Sebatik, Pulau Nunukan, Atambua Selatan, Atambua Barat, Rote Ndao, Belu, Sangihe dan Talaud. Kami mengukur sejauh mana ketercapaian 8 Standar Nasional Pendidikan untuk madrasah dan memotret kondisi pendidikan agama jenjang pendidikan formal untuk semua agama, serta pendidikan keagamaan. Secara umum, hasilnya menunjukkan bahwa kondisi pendidikan agama, pendidikan madrasah dan pendidikan keagamaan di wilayah timur perbatasan masih sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan khusus,” urai Masud seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.

Ia juga mempresentasikan hasil penelitian pada 2013 di Sabang, Bengkalis, Bintan, Bengkayang, Batam dan Entikong dengan fokus peneliant yang sama.

“Di daerah ini, kondisi pendidikan agama di madrasah, pesantren dan pendidikan keagamaan lainnya jauh lebih baik. Meski demikian, masih butuh penanganan khusus,” tegas Kabalitbang.

Sementara itu, Malik Haramain melihat, Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) kurang efektif, karena di bawah Kemendagri. Ia melihat masalah perbatasan harusnya dikelola setingkat menteri, bahkan harusnya oleh menteri koordinator, jika tidak, maka sulit bergerak, karena sebuah badan di bawah kementerian, tidak mampu berkoordinasi dengan baik dengan banyak kementerian. Ia melihat, banyak masalah di perbatasan yang harus digarap, karena ini menyangkut banyak hal.

“Kita butuh SDM yang hebat dan mempunyai jiwa nasionalisme tinggi, karena banyak masyarakat di perbatasan seakan merasa bukan warga negara Republik ini,” kata Malik.

Sedang Rahmat T Bahruddin melihat betapa pentingnya kehadiran energi di wilayah perbatasan. Dalam pandangannya, sejak era Reformasi, wajah perbatasan kita dinilai lebih baik, tapi ini tidak cukup, karena kita masih kalah dari negara lain. Kita harus menyiapkan energi yang cukup di daerah perbatasan kita. PLN harusnya tidak melihat pada untung-rugi, karena ini menyangkut tentang kehadiran negara. 

“Ini tentang identitas dan kedaulatan negara. Jika ada energi, hampir semua peradaban bisa dilakukan di daerah perbatasan,” tegas nya. Red: Mukafi Niam

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme