Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Memperbaiki Google Maps Saat Tidak Berfungsi

Posted on April 17, 2024

Tautan Cepat

Lakukan Beberapa Pemeriksaan AwalPastikan Masalah Tidak Ada di BackendPastikan Layanan Lokasi DiaktifkanPastikan Tanggal dan Waktu Dikonfigurasi dengan BenarNyalakan Data Latar BelakangPeriksa Pembaruan yang TersediaHapus Cache Aplikasi Google MapsPastikan Masalahnya Bukan Khusus Peramban.

Buka Dasbor Status Google Maps untuk memeriksa gangguan layanan apa pun. Jika layanan tidak berfungsi, masalahnya mungkin terletak pada backend. Jika semua layanan berfungsi, masalahnya mungkin ada di pihak Anda. Pastikan Layanan Lokasi diaktifkan di perangkat Anda. Periksa apakah setelan tanggal dan waktu sudah benar dan aplikasi Google Maps telah diperbarui. Jika Anda mengalami masalah pada browser web, coba ganti browser untuk menghindari masalah khusus browser. Google Maps sering kali menjadi teman perjalanan yang dapat diandalkan, namun gangguan yang terjadi sesekali dapat membuat kita bingung. Masalah seperti pemadaman server, kurangnya konektivitas internet, pengaturan waktu dan tanggal yang salah, atau penggunaan data latar belakang yang terbatas dapat menyebabkan masalah ini. Berikut adalah beberapa langkah pemecahan masalah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi masalah tersebut.

Lakukan Beberapa Pemeriksaan Awal

Mulailah proses pemecahan masalah dengan beberapa pemeriksaan dasar. Pertama, reboot perangkat Anda untuk menghilangkan gangguan sementara. Kemudian, pastikan perangkat Anda terhubung ke internet, dan jika menggunakan data seluler, pastikan paket datanya belum habis masa berlakunya. Selain itu, jika Anda terhubung ke Internet melalui VPN, matikan sementara.

Jika pemeriksaan dasar di atas tidak menyelesaikan masalah, Anda harus mencoba perbaikan lainnya yang tercantum di bawah.

Pastikan Masalah Tidak Ada di Backend

Jika pemeriksaan dasar tidak menyelesaikan masalah, pastikan masalah tidak berasal dari server backend Google. Buka Dasbor Status Google Maps dan periksa apakah ada gangguan atau penghentian layanan.

Jika Anda melihat tanda seru berwarna kuning atau tanda silang merah dalam lingkaran yang menunjukkan gangguan atau pemadaman layanan, masalahnya ada pada server Google. Dalam hal ini, Anda harus menunggu Google memperbaiki masalah backend.

Di sisi lain, jika Anda melihat tanda centang hijau di samping setiap layanan, ini menunjukkan kemungkinan tidak ada masalah backend, dan masalahnya mungkin ada di pihak Anda. Dalam situasi ini, Anda harus mencoba memecahkan masalah perangkat Anda.

Pastikan Layanan Lokasi Diaktifkan

Jika tidak ada masalah backend di pihak Google, Anda harus memeriksa apakah layanan lokasi perangkat Anda diaktifkan atau tidak. Di iPhone, buka Pengaturan, buka Privasi dan Keamanan > Layanan Lokasi dan nyalakan sakelar.

Temukan Google Maps di antara aplikasi yang tercantum, dan pastikan akses lokasi disetel ke “Saat Menggunakan Aplikasi” atau “Selalu”. Selain itu, aktifkan “Lokasi Tepat”.

Jika Anda menggunakan perangkat Android, buka aplikasi Pengaturan dan navigasikan ke “Lokasi”. Aktifkan tombol alih, lalu buka “Izin Aplikasi”.

Temukan Google Maps di antara aplikasi dan tinjau pengaturan izinnya. Pastikan lingkaran di samping “Izinkan Hanya Saat Menggunakan Aplikasi” atau “Tanyakan Setiap Saat” dipilih.

Pastikan Tanggal dan Waktu Dikonfigurasi dengan Benar

Pengaturan tanggal dan waktu yang salah dapat mengganggu komunikasi antara perangkat Anda dan server Google, dan menyebabkan masalah pada layanan Google Maps. Untuk mencegah hal ini, pastikan tanggal dan waktu dikonfigurasi dengan benar.

Buka aplikasi Pengaturan di iPhone Anda, lalu navigasikan ke Umum > Tanggal dan Waktu. Di sini, alihkan “Setel Secara Otomatis” untuk memungkinkan iPhone Anda menyesuaikan tanggal dan waktu berdasarkan lokasi ponsel Anda.

Di Android, buka aplikasi Pengaturan dan buka Manajemen Umum > Tanggal dan Waktu. Aktifkan “Tanggal dan Waktu Otomatis” dan “Zona Waktu Otomatis”.

Mengaktifkan Data Latar Belakang

Penggunaan data latar belakang memungkinkan aplikasi Google Maps menjaga konektivitas ke server Google dan memperbarui data lokasi Anda, bahkan saat aplikasi tidak digunakan secara aktif. Hal ini memastikan aplikasi tetap siap untuk sesi berikutnya. Jika Anda mengalami masalah saat membuka aplikasi, pastikan fitur tersebut diaktifkan di perangkat Anda.

Pada perangkat Android, fitur ini disebut Data Latar Belakang. Untuk mengaktifkannya, navigasikan ke aplikasi Pengaturan, lalu buka Koneksi > Penggunaan Data > Penggunaan Data Seluler. Temukan aplikasi Google Maps dalam daftar, buka pengaturannya, dan aktifkan opsi “Izinkan Penggunaan Data di Latar Belakang” dan “Izinkan Penggunaan Data Saat Penghemat Data Aktif”.

Di iPhone, fitur ini dikenal sebagai Penyegaran Aplikasi Latar Belakang. Untuk memastikan fitur ini tidak dinonaktifkan di ponsel Anda, buka Pengaturan > Umum > Penyegaran Aplikasi Latar Belakang. Pastikan “Penyegaran Aplikasi Latar Belakang” diaktifkan. Selain itu, pastikan tombol di samping aplikasi Maps diaktifkan.

Periksa Pembaruan yang Tersedia

Aplikasi Google Maps yang ketinggalan jaman dapat menyebabkan masalah yang tidak terduga. Jadi, periksa pembaruan apa pun yang tersedia di toko aplikasi perangkat Anda dan instal.

Di iPhone Anda, buka App Store (atau Play Store di Android) dan cari aplikasi Google Maps. Jika Anda melihat opsi “Perbarui” di samping nama aplikasi, ketuk opsi tersebut untuk memulai proses pembaruan. Biarkan pembaruan selesai. Jika Anda tidak melihat opsi pembaruan, itu menandakan bahwa th
Itulah konten tentang Cara Memperbaiki Google Maps Saat Tidak Berfungsi, semoga bermanfaat.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Cek jadwal kapal Pelni rute Ternate ke Surabaya sama Ambon buat Agustus 2026, mending booking dari sekarang
  • Kenapa istilah Londo Ireng disebut-sebut lagi? Ini cerita soal Benjamin Thomas Sigar dan sejarah Pasukan Tulungan
  • Bingung mau ngomong apa pas kondangan? Ini daftar ucapan pernikahan Islami yang singkat tapi ngena buat teman atau saudara
  • Lagi rame istilah aneh di Google, kok malah nyari link video bokeh pake Google Translate? Ini maksudnya
  • Kok logo Liverpool berubah jadi warna-warni? Ternyata ini alasannya, bukan sekadar ganti desain biasa

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme