Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kominfo Siapkan 3 Frekuensi Baru untuk Internet 5G di Tahun 2025!?

Posted on May 28, 2024

Kabar gembira bagi para pengguna internet di Indonesia! Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana untuk melepas tiga spektrum frekuensi baru di tahun 2025, yaitu 2,6 GHz, 3,3 GHz, dan 3,5 GHz. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan jaringan 5G di Indonesia dan meningkatkan kualitas layanan internet bagi masyarakat.

Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI Kemenkominfo, Denny Setiawan, menyampaikan optimismenya bahwa ketiga spektrum frekuensi tersebut akan tersedia pada tahun 2025. Beliau menyampaikan hal tersebut dalam acara Ericsson Imagine Live 2024 di Jakarta pada tanggal 28 Mei 2024.

Pita frekuensi 2,6 GHz saat ini digunakan untuk layanan penyiaran berbasis satelit (BBS) dengan bandwidth 150 MHz di rentang 2.520-2.670 MHz. Nantinya, pita frekuensi ini akan dialokasikan untuk layanan 5G.

Pita frekuensi 3,3 GHz dan 3,5 GHz saat ini digunakan untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) dan fixed satellite service. Mayoritas band 3,3 GHz sudah tersedia sejak selesainya migrasi BWA pada tahun 2022 lalu. Sedangkan spektrum frekuensi 3,5 GHz akan tersedia secara bertahap di beberapa area tertentu.

Selain tiga spektrum frekuensi di atas, Kominfo juga akan melepas pita frekuensi 700 MHz dan 26 GHz di tahun 2024. Spektrum 700 MHz tersedia setelah peralihan TV analog ke TV digital (ASO) pada tahun 2023 lalu.

Semua jaringan frekuensi ini nantinya akan digunakan untuk layanan internet 5G. Contohnya, pita frekuensi 700 MHz dan 26 GHz yang akan dilelang tahun ini juga akan diberikan insentif 5G kepada para operator seluler.

Meskipun demikian, Denny Setiawan menolak untuk berkomentar mengenai detail insentif 5G tersebut hingga waktu lelang pita frekuensi. Beliau hanya mengatakan bahwa tim Kominfo sedang mempersiapkan yang terbaik untuk mendukung pengembangan jaringan 5G di Indonesia.

Langkah Kominfo dalam memperluas spektrum frekuensi untuk 5G ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas layanan internet di Indonesia. Diharapkan dengan tersedianya jaringan 5G yang lebih luas, masyarakat dapat menikmati internet yang lebih cepat, stabil, dan dengan latensi yang rendah.

Bagaimana pendapatmu tentang langkah Kominfo ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Terbaru

  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Inilah Aturan PIN SPMB Jatim 2026, Bisa Dipakai Berapa Kali Sih?
  • Apa itu Common Techniques in Data Classification?
  • Inilah Cara Mengatasi Error Loading File Default.rdp Saat Menggunakan Remote Desktop
  • Anak Anies, Mutiara Baswedan Sukses Lulus S2 di Harvard University Sambil Momong Anak, Inspiratif Pol!
  • Inilah Kenapa Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Bikin Netizen Penasaran Banget!
  • Inilah Panduan Lengkap Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates 2026: Jurusan, Biaya Kuliah, dan Bedanya dengan Gunungkidul
  • Inilah Arti FOMO yang Sebenarnya dan Cara Biar Jenengan Nggak Gampang Ikut-ikutan Tren Viral
  • Inilah Perbedaan Red Flag dan Green Flag Serta Cara Mengenalinya dalam Hubungan
  • Inilah Cara Menghitung Nilai Gabungan Rapor dan TKA SPMB 2026 Supaya Peluang Lolos Makin Besar
  • Inilah Sisi Gelap Dunia Kotak-Kotak, Mengenal Creepypasta Minecraft yang Bikin Pemain Merinding Seharian
  • Inilah Caranya Plotting Bidang Tanah Mandiri Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku Supaya Data Jenengan Makin Akurat
  • Inilah Debut Yua Mikami di Drama Netflix Sins of Kujo, Perannya Bikin Banyak Orang Kaget!
  • Inilah Alasan Kenapa Video Viral Rok Hijau di Dapur Jadi Trending Topik dan Bikin Geger Netizen
  • Inilah Arti Rizz yang Viral di Media Sosial dan Rahasia Punya Karisma Alami Tanpa Perlu Banyak Gaya
  • Inilah Cara Menghapus Game Steam Sampai Bersih Biar Penyimpanan Lega dan Library Tetap Rapi
  • Inilah Cara Melacak iPhone Hilang Biar Bisa Motret Muka Pencurinya Secara Otomatis
  • Iki Loh Mitos Jam Posting Instagram yang Sering Bikin Bingung
  • Inilah Arti Withdrawn dalam Saham dan Cara Melakukannya Biar Nggak Bingung Pas Trading
  • Inilah Cara Melihat Nilai UTBK SNBT 2026 dan Tutorial Download Sertifikat Resminya
  • Inilah Kenapa Kalian Harus Pilih View TikTok Gratis Tanpa Login Biar Akun Tetap Aman dan Cepat FYP
  • Inilah Bedanya SSD NVMe vs SATA di Laptop Bisnis, Kitorang Kasih Tau Biar Kalian Tra Salah Pilih!
  • Inilah Cara Cek Tier Akun FF Pakai AI yang Lagi Viral, Ternyata Gampang Sekali!
  • Is it Legal? How to Use Fake Website to Generate Leads?
  • How See Hidden SELinux Errors When Your Server Is Broken
  • How Fix SELinux Port Denied Error With Sealert Easy Guide
  • Read SELinux AVC Denial Log Simple Guide for Noob
  • How Check and Fix SELinux Block Things in Fedora Linux
  • How Actually SELinux is Work?
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme