Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Oppo Rajai Pasar Smartphone Indonesia di Awal 2024, Xiaomi Tergeser!

Posted on May 17, 2024

Siapa yang mendominasi pasar smartphone Indonesia di awal tahun 2024 ini? Jawabannya adalah Oppo, menggeser Xiaomi yang sebelumnya berkuasa. Menurut laporan firma riset International Data Corporation (IDC), Oppo berhasil menguasai 19,9 persen pangsa pasar di kuartal pertama (Q1) 2024, menunjukkan pertumbuhan 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian Oppo ini terbilang luar biasa, mengingat di Q1 2023 mereka masih berada di posisi kedua di bawah Samsung. Pergeseran ini menandakan strategi Oppo yang jitu dalam memikat konsumen Indonesia.

Di sisi lain, Samsung mengalami sedikit penurunan pangsa pasarnya menjadi 17,3 persen, meskipun masih bertahan di posisi kedua. Menariknya, Samsung menjadi satu-satunya brand di daftar ini yang mengalami penurunan, yaitu 8,2 persen.

Berikut adalah daftar penguasa pangsa pasar smartphone Indonesia di Q1 2024 versi IDC:

  1. Oppo: 19,9% (tumbuh 8,5% YoY)
  2. Samsung: 17,3% (turun 8,2% YoY)
  3. Transsion (Tecno, Infinix, Itel): 16,1% (tumbuh 279,4% YoY)
  4. Vivo: 15,8% (tumbuh 21,4% YoY)
  5. Xiaomi: 15,6% (tumbuh 44,4% YoY)
  6. Lainnya: 15,4%

Meskipun Xiaomi mengalami penurunan pangsa pasar, perlu diingat bahwa mereka masih mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu 44,4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Xiaomi masih menjadi pemain penting di pasar smartphone Indonesia.

Perlu dicatat bahwa data ini hanya berdasarkan laporan IDC dan mungkin berbeda dengan sumber lain. Namun, secara keseluruhan, data ini memberikan gambaran yang cukup jelas tentang peta persaingan di pasar smartphone Indonesia di awal tahun 2024.

Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi pada pergeseran pangsa pasar ini:

  • Strategi marketing Oppo yang agresif: Oppo gencar meluncurkan produk baru dengan harga kompetitif dan spesifikasi menarik, serta mengadakan program promosi yang menarik minat konsumen.
  • Penurunan minat terhadap produk Samsung: Kemungkinan konsumen mulai jenuh dengan produk Samsung yang cenderung monoton dan kurang inovatif.
  • Kebangkitan brand-brand China: Brand-brand China seperti Transsion (Tecno, Infinix, Itel) dan Vivo menawarkan produk dengan harga terjangkau dan spesifikasi yang tidak kalah mumpuni dibandingkan brand ternama lainnya, sehingga menarik minat konsumen yang lebih sensitif terhadap harga.

Pertanyaannya: Akankah Oppo mempertahankan dominasinya di pasar smartphone Indonesia? Atau akankah brand lain seperti Samsung, Xiaomi, atau Vivo bangkit dan merebut kembali posisinya? Kita tunggu saja perkembangannya di kuartal-kuartal berikutnya.

Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu pengguna Oppo, Samsung, Xiaomi, Vivo, atau brand lain? Bagikan pengalaman dan pendapatmu di kolom komentar!

Ingin artikel ini lebih seru? Bagikan ke teman-temanmu dan ajak mereka berdiskusi!

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme