Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Amarok 3.0.1: Pembaruan Menarik untuk Pengguna Pemutar Musik Legendaris KDE

Posted on June 4, 2024

Amarok 3.0.1 baru saja dirilis lebih dari sebulan setelah peluncuran Amarok 3.0. Versi terbaru ini membawa sejumlah fitur baru yang menarik serta berbagai perbaikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Amarok sendiri adalah pemutar musik legendaris dari KDE yang telah dikembangkan selama lebih dari 20 tahun. Pada April 2024, setelah vakum selama enam tahun, Amarok kembali dengan pembaruan besar-besaran pada versi 3.0. Mari kita lihat apa saja yang ditawarkan oleh Amarok 3.0.1 ini.

Fitur Baru yang Diperkenalkan

Amarok 3.0.1 hadir dengan beberapa fitur baru yang dapat memudahkan pengguna dalam menikmati musik dan mengakses informasi. Berikut adalah beberapa fitur baru yang diperkenalkan:

1. Salin Gambar dari Wikipedia Applet

Salah satu fitur baru yang menarik adalah opsi untuk menyalin gambar dari Wikipedia applet ke clipboard. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menyimpan gambar yang ditemukan di Wikipedia saat mencari informasi tentang artis atau album.

2. Notifikasi Klik pada Tautan Non-Wikipedia

Amarok 3.0.1 juga menambahkan notifikasi yang dapat diklik jika pengguna mengklik tautan yang bukan dari Wikipedia. Fitur ini membantu pengguna untuk tetap terinformasi dan memudahkan navigasi ke sumber informasi lainnya.

3. Indikator Opsi Pencarian Aktif di Wikipedia Applet

Pengguna kini dapat melihat opsi pencarian aktif di Wikipedia applet. Fitur ini memberikan indikasi yang jelas tentang apa yang sedang dicari, sehingga memudahkan pengguna untuk mengelola pencarian mereka.

Peningkatan Antarmuka Pengguna

Selain fitur-fitur baru, Amarok 3.0.1 juga membawa beberapa peningkatan pada antarmuka pengguna yang membuatnya lebih intuitif dan mudah digunakan.

1. Tampilan Artis pada Konten Browser

Pengguna kini dapat memilih apakah nama artis dari sebuah lagu ditampilkan pada entri di bawah bagian berbagai artis atau artis album yang berbeda di browser konteks. Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih dalam mengelola koleksi musik.

2. Peningkatan String di Antarmuka Pengguna

Beberapa string di antarmuka pengguna telah diperbaiki untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dan lebih jelas.

Peningkatan Kinerja dan Perbaikan Bug

Amarok 3.0.1 tidak hanya memperkenalkan fitur baru, tetapi juga membawa sejumlah peningkatan kinerja dan perbaikan bug yang signifikan.

1. Pengurangan Penggunaan CPU

Salah satu peningkatan kinerja yang paling menonjol adalah pengurangan penggunaan CPU dari analyzer yang diminimalkan atau disembunyikan serta komponen lainnya. Hal ini membuat Amarok lebih efisien dan responsif.

2. Perbaikan Penghapusan Lagu Duplikat

Proses penghapusan lagu duplikat dari playlist kini lebih baik, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengelola koleksi musik mereka tanpa kebingungan.

3. Perbaikan Volume Playback

Amarok 3.0.1 juga memperbaiki masalah di mana volume diatur ke 0 saat playback phonon-vlc dihentikan. Sekarang, volume tetap stabil dan tidak terjadi perubahan yang tidak diinginkan.

4. Peningkatan Pembacaan Tag ReplayGain

Peningkatan dalam pembacaan tag ReplayGain memastikan bahwa volume lagu tetap konsisten, memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih nyaman.

5. Dukungan untuk KDE Frameworks 5.78

Versi ini juga menambahkan dukungan untuk suite perangkat lunak KDE Frameworks 5.78, memastikan kompatibilitas dan kinerja yang lebih baik dengan komponen KDE lainnya.

6. Perbaikan Bug Lainnya

Berbagai bug lainnya juga telah diperbaiki untuk meningkatkan ketepatan pencocokan tag, APG, dan pemfilteran koleksi. Detail lebih lanjut tentang perbaikan dan peningkatan ini dapat dilihat pada changelog resmi Amarok 3.0.1.

Mengunduh dan Menginstal Amarok 3.0.1

Pengguna dapat mengunduh Amarok 3.0.1 sebagai source tarball yang harus dikompilasi secara manual pada distribusi GNU/Linux mereka. Alternatifnya, pengguna juga dapat menginstal versi baru dari Flathub Beta sebagai aplikasi Flatpak. Tentunya, pengguna juga akan dapat menginstal Amarok 3.0.1 dari repositori perangkat lunak stabil distribusi mereka dalam beberapa hari mendatang.

Sejarah Singkat Amarok

Amarok adalah pemutar musik legendaris dari KDE yang telah mengalami perkembangan panjang selama lebih dari 20 tahun. Setelah vakum selama enam tahun, Amarok kembali dengan versi 3.0 pada April 2024, membawa perubahan besar seperti antarmuka berbasis Qt 5/KDE Frameworks 5, visual hint untuk merespons resizing context view applets, dukungan untuk TagLib 2.0, dan perpustakaan FFmpeg 5.0.

Dengan pembaruan ini, Amarok kembali menjadi salah satu pemutar musik yang paling dicintai oleh komunitas Linux. Amarok tidak hanya menawarkan pemutaran musik yang berkualitas, tetapi juga menyediakan fitur-fitur canggih yang memudahkan pengguna dalam mengelola koleksi musik mereka.

Kesimpulan

Amarok 3.0.1 membawa sejumlah fitur baru dan peningkatan yang membuatnya semakin menarik untuk digunakan. Dari penambahan fitur copy image dari Wikipedia applet hingga perbaikan penggunaan CPU dan penghapusan lagu duplikat, Amarok terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna.

Jika Anda adalah pengguna setia Amarok atau sedang mencari pemutar musik yang kaya fitur untuk GNU/Linux, Amarok 3.0.1 adalah pilihan yang tepat. Dengan kemampuan baru dan peningkatan kinerja, Amarok memastikan Anda dapat menikmati musik dengan cara yang lebih menyenangkan dan efisien.

Jangan ragu untuk mencoba Amarok 3.0.1 dan rasakan sendiri perbedaannya. Anda bisa mengunduhnya dari Flathub Beta atau menunggu hingga tersedia di repositori perangkat lunak distribusi Anda. Selamat menikmati musik dengan Amarok!

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Dosen UGM kena doxing gara-gara komen soal Menteri PU, netizen malah sibuk cari tahu soal status nikahnya
  • Review Serum Anti Aging Viva: Harga 20 Ribuan, Benarkah Ampuh Atasi Kerutan?
  • Tips Memilih Cushion yang Tepat untuk Kulit Berminyak Agar Bebas Kilap dan Anti Cakey
  • Panduan Memilih Bedak untuk Kulit Sensitif: Tetap Cantik Tanpa Takut Iritasi atau Pori Tersumbat
  • Bedah Ketahanan Mykonos Monaco Royale: Aroma Mewah Extrait de Parfum yang Bikin Nagih

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme