Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Upgrade AlmaLinux 8 ke versi Almalinux 9

Posted on June 12, 2024

Dunia Linux tengah diramaikan dengan kehadiran AlmaLinux 9, penerus dari AlmaLinux 8 yang semakin populer. Bagi pengguna setia AlmaLinux 8 yang mencari stabilitas dan keamanan jangka panjang, migrasi ke versi terbaru ini tentu menjadi langkah yang menarik. Apalagi, masa dukungan (End-of-Life) untuk CentOS 7 telah usai, membuat AlmaLinux menjadi alternatif yang sangat dicari.

Panduan ini akan memandu Anda, pengguna AlmaLinux 8, untuk melakukan migrasi ke AlmaLinux 9. Kami akan membahas mulai dari persiapan awal, pencadangan data, hingga proses upgrade itu sendiri. Yuk, mari kita mulai!

Langkah 1: Pencadangan Sistem (Backup)

Sebelum memulai proses migrasi, langkah krusial yang tidak boleh dilewati adalah pencadangan sistem. Hal ini bertujuan untuk mengamankan data penting Anda. Jika terjadi kesalahan selama proses upgrade, Anda dapat mengembalikan sistem ke kondisi semula dengan data yang utuh.

Ada dua cara untuk melakukan backup. Yang pertama adalah dengan membuat backup penuh seluruh sistem. Namun, cara ini bisa memakan waktu yang cukup lama.

Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan perintah berikut untuk membuat backup direktori dan konten penting ke dalam file archive terkompresi .tar.gz.

sudo tar czf /alma8-data.tar.gz \
     --exclude=/alma8-data.tar.gz \
     --exclude=/dev \
     --exclude=/mnt \
     --exclude=/proc \
     --exclude=/sys \
     --exclude=/tmp \
     --exclude=/media \
     --exclude=/lost+found \
     /

Perintah ini akan mengecualikan direktori tertentu seperti /dev, /proc, dan lain-lain yang tidak perlu dibackup. Anda bisa menambahkan parameter --exclude lainnya sesuai kebutuhan.

Setelah proses kompresi selesai, file backup bernama alma8-data.tar.gz akan tersimpan di direktori root (/). Sebaiknya Anda memindahkan file ini ke komputer atau drive lain untuk keamanan ekstra. Anda bisa menggunakan perintah scp untuk transfer data antar komputer.

Langkah 2: Perbarui Semua Perangkat Lunak

Pastikan sistem AlmaLinux 8 Anda sudah diperbarui sepenuhnya. Buka aplikasi terminal dan ketik perintah berikut:

sudo dnf update

Jika ada pembaruan yang tersedia, jalankan instalasi untuk memastikan sistem Anda dalam kondisi terbaru.

Langkah 3: Migrasi dari AlmaLinux 8 ke AlmaLinux 9

Untuk mempermudah proses migrasi, kita akan menggunakan alat bernama ELevate. Alat yang dikembangkan oleh AlmaLinux ini dirancang khusus untuk membantu pengguna melakukan migrasi antar versi mayor distribusi turunan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) seperti AlmaLinux, Rocky, dan Oracle.

Dengan ELevate, Anda bisa bermigrasi dari CentOS 7.x ke AlmaLinux 8.x, atau melakukan upgrade dari AlmaLinux 8.x ke 9.x. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi [halaman proyek](link to ELevate project page).

3.1: Instal ELevate

Langkah pertama dalam proses upgrade adalah menginstal paket “elevate-release” pada sistem AlmaLinux 8 Anda saat ini. Perintahnya adalah:

sudo yum install -y http://repo.almalinux.org/elevate/elevate-release-latest-el$(rpm --eval %rhel).noarch.rpm

3.2: Instal Leapp dan Data Migrasi

Proses migrasi menggunakan kombinasi dari Leapp, sebuah alat buatan Red Hat yang dirancang untuk memudahkan upgrade sistem RHEL dari satu versi mayor ke versi lainnya, dan pustaka data migrasi yang dibuat oleh komunitas. Berikut cara menginstal keduanya:

sudo yum install -y leapp-upgrade leapp-data-almalinux

Perintah ini akan menginstal Leapp dan data migrasi khusus untuk AlmaLinux.

3.3: Penyesuaian Sebelum Upgrade

Terkadang, pengaturan SELinux dan Firewalld dapat menyebabkan masalah selama proses upgrade. Untuk mencegah hal tersebut, kita perlu melakukan beberapa penyesuaian.

  • Nonaktifkan SELinux: Buka file /etc/sysconfig/selinux menggunakan editor teks seperti vim. Ubah opsi “SELINUX” menjadi “disabled” seperti pada baris berikut, kemudian simpan dan keluar dari file.
  SELINUX=disabled
  • Nonaktifkan AllowZoneDrifting: Buka file /etc/firewalld/firewalld.conf dan ubah opsi “AllowZoneDrifting” menjadi “no” seperti pada baris berikut, kemudian simpan dan keluar dari file.

Migrasi Mulus dari AlmaLinux 8 ke AlmaLinux 9: Panduan Lengkap (Lanjutan)

3.3: Penyesuaian Sebelum Upgrade (Lanjutan)

  • Reboot Sistem: Simpan semua perubahan yang telah dilakukan dan reboot sistem AlmaLinux 8 Anda. Perintah berikut akan membantu Anda:
  sudo reboot

3.4: Periksa Kesiapan Sistem (Pre-Upgrade Checks)

Sebelum memulai proses upgrade yang sebenarnya, kita perlu melakukan pemeriksaan pra-upgrade untuk memastikan sistem Anda kompatibel dan siap untuk migrasi. Jalankan perintah berikut:

sudo leapp preupgrade

Perintah ini akan melakukan verifikasi kompatibilitas server tanpa melakukan perubahan apa pun dan menghasilkan file leapp-report.txt di direktori /var/log/leapp. File ini berisi informasi tentang potensi masalah dan solusi yang disarankan.

Jika proses pemeriksaan pra-upgrade berjalan lancar, output yang dihasilkan akan menunjukkan pesan “Pre-upgrade check succeeded.”

Memperbaiki Kesalahan Pre-Upgrade Checks:

Jika terjadi kesalahan selama pemeriksaan pra-upgrade, Anda akan melihat pesan error berwarna merah di output. Dalam beberapa kasus, Anda dapat menyelesaikan masalah ini dengan menjalankan perintah berikut:

sudo rmmod pata_acpi
echo PermitRootLogin yes | sudo tee -a /etc/ssh/sshd_config
sudo leapp answer --section remove_pam_pkcs11_module_check.confirm=True

Perintah-perintah ini akan menonaktifkan modul pata_acpi, mengaktifkan login root melalui SSH, dan mengonfirmasi opsi remove_pam_pkcs11_module_check dalam alat Leapp. Setelah itu, jalankan kembali perintah sudo leapp preupgrade untuk melihat apakah masalah telah teratasi.

3.5: Migrasi Sistem (Upgrade)

Saatnya memulai proses migrasi! Jalankan perintah berikut:

sudo leapp upgrade

Perintah ini akan mengunduh dan menyimpan paket-paket yang diperlukan untuk upgrade di folder sementara. Proses upgrade belum dimulai pada tahap ini.

Perlu diingat bahwa proses upgrade ini akan memakan waktu, tergantung pada kecepatan koneksi internet Anda. Siapkan secangkir kopi dan bersabarlah selama proses berlangsung.

Pemantauan Proses:

Anda dapat memantau kemajuan proses upgrade dengan menggunakan perintah berikut:

sudo tail -f /var/log/leapp/leapp.log

Perintah ini akan menampilkan log proses upgrade secara real-time.

3.6: Reboot Sistem

Setelah proses upgrade selesai, Anda akan diminta untuk me-reboot sistem. Jalankan perintah berikut:

sudo reboot

Proses reboot mungkin memakan waktu lebih lama dari biasanya karena paket-paket yang diupgrade perlu diproses. Tunggu dengan sabar hingga sistem kembali aktif.

Verifikasi Upgrade:

Setelah sistem reboot, Anda dapat memverifikasi bahwa upgrade telah berhasil dengan memeriksa versi kernel Linux. Jalankan perintah berikut:

uname -r

Output yang dihasilkan harus menunjukkan versi kernel 5.14, yang merupakan versi kernel AlmaLinux 9 (Seafom Ocelot).

Anda telah berhasil menyelesaikan migrasi sistem Anda dari AlmaLinux 8 ke AlmaLinux 9. Selamat menikmati fitur dan stabilitas terbaru yang ditawarkan oleh AlmaLinux 9!

Catatan:

  • Panduan ini mengasumsikan bahwa Anda telah melakukan backup sistem sebelum memulai proses migrasi.
  • Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil selama proses migrasi.
  • Jika Anda mengalami masalah selama proses migrasi, Anda dapat merujuk ke dokumentasi resmi AlmaLinux atau mencari bantuan di komunitas online.

Migrasi dari AlmaLinux 8 ke AlmaLinux 9 dapat dilakukan dengan mudah dengan mengikuti panduan ini. Dengan mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan, Anda dapat memastikan transisi yang lancar dan aman ke versi terbaru AlmaLinux.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Dosen UGM kena doxing gara-gara komen soal Menteri PU, netizen malah sibuk cari tahu soal status nikahnya
  • Review Serum Anti Aging Viva: Harga 20 Ribuan, Benarkah Ampuh Atasi Kerutan?
  • Tips Memilih Cushion yang Tepat untuk Kulit Berminyak Agar Bebas Kilap dan Anti Cakey
  • Panduan Memilih Bedak untuk Kulit Sensitif: Tetap Cantik Tanpa Takut Iritasi atau Pori Tersumbat
  • Bedah Ketahanan Mykonos Monaco Royale: Aroma Mewah Extrait de Parfum yang Bikin Nagih

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme