Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

INILAH Spesifikasi Raspberry Pi Compute Module 4S

Posted on July 7, 2024

Dunia industri membutuhkan teknologi yang tangguh dan dapat diandalkan. Raspberry Pi Compute Module 4S (CM4S) hadir sebagai jawaban, sebuah System on Module (SoM) yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Apa itu Raspberry Pi Compute Module 4S?

CM4S dibuat oleh distributor Waveshare dan berbasis pada Raspberry Pi 4 Model B. Meski ditujukan untuk penggunaan industri, modul ini tetap mempertahankan ukuran yang ringkas seperti Raspberry Pi Compute Module 3 dan 3+. Keunggulannya terletak pada penggunaan berbagai peripheral standar yang memudahkan integrasi ke dalam sistem yang lebih besar.

Performa Gahar untuk Kebutuhan Industri

Otak dari CM4S adalah prosesor quad-core 64-bit Broadcom BCM2711 berkecepatan 1.5GHz. Performa ini didukung oleh pilihan memori yang beragam, mulai dari 1GB, 2GB, 4GB, hingga 8GB LPDDR4-3200 SDRAM dengan ECC (Error-Correcting Code). Selain itu, tersedia opsi penyimpanan eMMC flash sebesar 8GB, 16GB, atau 32GB.

Bagi pengguna yang mementingkan harga, tersedia pula versi CM4SLite. Sesuai namanya, versi Lite ini tidak dilengkapi dengan eMMC flash, cocok untuk aplikasi yang tidak memerlukan penyimpanan internal.

Desain Ringkas dengan Konektivitas Lengkap

Meskipun berukuran kecil, CM4S menawarkan konektivitas yang luas. Modul ini mempertahankan faktor bentuk dari pendahulunya dan mengikuti standar mekanis JEDEC MO-224 untuk modul 200-pin DDR2. Namun perlu dicatat, CM4S tidak kompatibel secara elektrik dengan modul DDR2-SODIMM.

Untuk urusan koneksi, CM4S dibekali dengan 46 sinyal GPIO, satu port USB 2.0, dan berbagai output video, termasuk HDMI 2.0, interface MIPI DSI, dan interface MIPI CSI. Tak ketinggalan, CM4S juga mendukung multimedia canggih dengan kemampuan decoding dan encoding H.265 (HEVC) dan H.264, serta grafis OpenGL ES 3.0.

Daya Tahan Lama dan Kompatibilitas Luas

CM4S dirancang untuk penggunaan jangka panjang dengan ketersediaan yang terjamin hingga minimal Januari 2034. Selain itu, modul ini hemat daya dengan persyaratan suplai VBAT (2.5V hingga 5V) dan +3.3V. Suplai +1.8V yang digunakan pada modul sebelumnya memang sudah tidak lagi diperlukan, namun masih dapat disediakan untuk kompatibilitas dengan perangkat lawas.

Bagi pengguna yang sudah memiliki board dari Waveshare, kabar baiknya CM4S kompatibel dengan beberapa produk mereka, seperti Compute Module I/O Board with PoE, Compute Module Industrial IoT Base Board, dan Compute Module I/O Board Plus.

Spesifikasi Teknis Raspberry Pi Compute Module 4S:

  • Memori/Penyimpanan:
    • Up to 8GB RAM
    • Up to 32GB eMMC
  • Tampilan:
    • 1× Port HDMI 2.0 (mendukung hingga 4Kp60)
    • 1× Interface display MIPI DSI 2-lane
    • 1× Interface display MIPI DSI 4-lane
    • 1× Keluar TV komposit (PAL atau NTSC)
  • Kamera:
    • 1× Interface kamera MIPI CSI 2-lane
    • 1× Interface kamera MIPI CSI 4-lane
  • Interface I/O:
    • 46× GPIO (1.8V atau 3.3V)
    • 6× UART, 6× I2C, 6× SPI
    • 1× SDIO 2.0 (hanya CM4SLite)
    • 1× PCM
    • 2× Saluran PWM, 3× Output GPCLK
  • USB:
    • 1× Port USB 2.0 (high speed)
  • Daya:
    • 2.5~5V / 3.3V DC
  • Suhu Operasi:
    • -20℃ hingga 80℃
  • Dimensi:
    • 67.6 × 31.0mm

Meskipun spesifikasi dan fitur CM4S terlihat menggiurkan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk membelinya.

Harga dan Target Pasar

Harga yang tertera di situs Waveshare saat ini, yaitu $109.99 untuk versi 8GB RAM dan 32GB eMMC, terbilang mahal. Sebagai gambaran, Raspberry Pi 4 Model B 8GB dengan casing, kartu microSD, dan power supply bisa didapatkan dengan harga sekitar $100.

Hal ini memunculkan pertanyaan, untuk siapa sebenarnya CM4S ini diciptakan? Dengan banderol yang lebih tinggi dan ukuran yang lebih kecil, CM4S tampaknya menyasar pengguna industri yang membutuhkan faktor bentuk ringkas dan fokus pada ketahanan jangka panjang. Selain itu, kompatibilitas dengan board I/O dari Waveshare menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna ekosistem mereka.

Ketersediaan Varian

Saat ini, hanya varian dengan RAM 8GB dan eMMC 32GB yang tersedia di Waveshare. Belum ada informasi resmi terkait ketersediaan varian lain dengan kapasitas memori dan penyimpanan yang lebih rendah. Hal ini bisa menjadi kendala bagi pengguna yang membutuhkan spesifikasi lebih sederhana dan tentunya harga yang lebih terjangkau.

Kemudahan Penggunaan

Raspberry Pi dikenal dengan kemudahan penggunaannya. Para pengguna awam sekalipun dapat dengan cepat belajar dan menggunakan Raspberry Pi untuk berbagai keperluan. Namun, perlu dicatat bahwa CM4S bukanlah produk siap pakai. Modul ini ditujukan untuk pengguna yang memiliki pengetahuan di bidang elektronika dan integrasi sistem. Pengguna perlu menyiapkan board tambahan dan melakukan konfigurasi software untuk menjalankan CM4S.

Kesimpulan

Raspberry Pi Compute Module 4S menawarkan performa yang gahar dan dimensi yang ringkas, menjadikannya pilihan menarik untuk aplikasi industri. Namun, harga yang saat ini tertera di Waveshare tergolong mahal dibandingkan opsi lain seperti Raspberry Pi 4 Model B.

Selain itu, keterbatasan varian yang tersedia dan kebutuhan keahlian khusus untuk menggunakannya membuat CM4S kurang cocok untuk pengguna kasual.

Alternatif lain?

Raspberry Pi 4 Model B bisa menjadi alternatif yang lebih hemat biaya dan mudah digunakan untuk pengguna yang tidak membutuhkan faktor bentuk yang terlalu kecil dan lebih mementingkan value for money.

Namun, jika Anda pelaku industri yang membutuhkan performa tinggi, faktor bentuk ringkas, dan ketahanan jangka panjang, serta bersedia merogoh kocek lebih dalam, maka Raspberry Pi Compute Module 4S bisa menjadi pilihan yang tepat.

Terbaru

  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Inilah Aturan PIN SPMB Jatim 2026, Bisa Dipakai Berapa Kali Sih?
  • Apa itu Common Techniques in Data Classification?
  • Inilah Cara Mengatasi Error Loading File Default.rdp Saat Menggunakan Remote Desktop
  • Anak Anies, Mutiara Baswedan Sukses Lulus S2 di Harvard University Sambil Momong Anak, Inspiratif Pol!
  • Inilah Kenapa Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Bikin Netizen Penasaran Banget!
  • Inilah Panduan Lengkap Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates 2026: Jurusan, Biaya Kuliah, dan Bedanya dengan Gunungkidul
  • Inilah Arti FOMO yang Sebenarnya dan Cara Biar Jenengan Nggak Gampang Ikut-ikutan Tren Viral
  • Inilah Perbedaan Red Flag dan Green Flag Serta Cara Mengenalinya dalam Hubungan
  • Inilah Cara Menghitung Nilai Gabungan Rapor dan TKA SPMB 2026 Supaya Peluang Lolos Makin Besar
  • Inilah Sisi Gelap Dunia Kotak-Kotak, Mengenal Creepypasta Minecraft yang Bikin Pemain Merinding Seharian
  • Inilah Caranya Plotting Bidang Tanah Mandiri Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku Supaya Data Jenengan Makin Akurat
  • Inilah Debut Yua Mikami di Drama Netflix Sins of Kujo, Perannya Bikin Banyak Orang Kaget!
  • Inilah Alasan Kenapa Video Viral Rok Hijau di Dapur Jadi Trending Topik dan Bikin Geger Netizen
  • Inilah Arti Rizz yang Viral di Media Sosial dan Rahasia Punya Karisma Alami Tanpa Perlu Banyak Gaya
  • Inilah Cara Menghapus Game Steam Sampai Bersih Biar Penyimpanan Lega dan Library Tetap Rapi
  • Inilah Cara Melacak iPhone Hilang Biar Bisa Motret Muka Pencurinya Secara Otomatis
  • Iki Loh Mitos Jam Posting Instagram yang Sering Bikin Bingung
  • Inilah Arti Withdrawn dalam Saham dan Cara Melakukannya Biar Nggak Bingung Pas Trading
  • Inilah Cara Melihat Nilai UTBK SNBT 2026 dan Tutorial Download Sertifikat Resminya
  • Inilah Kenapa Kalian Harus Pilih View TikTok Gratis Tanpa Login Biar Akun Tetap Aman dan Cepat FYP
  • Inilah Bedanya SSD NVMe vs SATA di Laptop Bisnis, Kitorang Kasih Tau Biar Kalian Tra Salah Pilih!
  • Inilah Cara Cek Tier Akun FF Pakai AI yang Lagi Viral, Ternyata Gampang Sekali!
  • Is it Legal? How to Use Fake Website to Generate Leads?
  • How See Hidden SELinux Errors When Your Server Is Broken
  • How Fix SELinux Port Denied Error With Sealert Easy Guide
  • Read SELinux AVC Denial Log Simple Guide for Noob
  • How Check and Fix SELinux Block Things in Fedora Linux
  • How Actually SELinux is Work?
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme