Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Zed Editor: IDE Open Source, Cepat, Ringan, Lawan Baru VSCode?

Posted on July 13, 2024

Bingung cari editor kode yang kencang dan responsif? Pilihan editor kode saat ini memang banyak, dengan VS Code sebagai yang terpopuler. Tapi, kalau Anda mencari editor yang jauh lebih cepat dan ringan dibanding yang lainnya, Zed bisa menjadi jawabannya!

Zed adalah editor kode open-source gratis yang dibangun menggunakan Rust. Dibuat oleh tim yang sama di balik Atom (editor yang sudah dihentikan) dan Tree-sitter, Zed awalnya hanya tersedia untuk pengguna macOS. Namun, kabar gembira, sejak Juli 岿 2024, Zed sudah bisa digunakan di Linux!

Kelebihan Utama Zed: Cepat dan Ringan

Zed menjanjikan pengalaman editing kode yang jauh lebih cepat dan halus dibanding editor lainnya. Rahasianya? Zed memanfaatkan akselerasi GPU dan semua inti CPU yang tersedia secara bersamaan. Hasilnya, Anda mendapatkan performa editor yang kuat seperti IDE namun dengan responsivitas editor yang ringan. Tak perlu menunggu lama lagi untuk membuka file kode berukuran ribuan baris!

Fitur Canggih Zed

Selain kecepatan, Zed juga dilengkapi berbagai fitur menarik:

  • Integrasi ChatGPT: Dengan API key OpenAI yang valid, Zed bisa digunakan untuk generate atau refactor kode secara otomatis menggunakan shortcut Ctrl+Enter.
  • Bantuan Menulis dan Debugging: Hubungkan Zed dengan GitHub Copilot untuk mendapatkan bantuan saat menulis atau debugging kode.
  • Terminal Terintegrasi: Tidak perlu bolak-balik aplikasi, Zed menyediakan terminal bawaan untuk menjalankan perintah langsung dari editor.
  • Shortcut Fleksibel: Zed mendukung shortcut ala VS Code dan mode editing modal ala Vim. Anda juga bisa mengatur shortcut dan tema sesuai keinginan melalui file JSON atau interface UI yang simpel.
  • Ekstensi untuk Fitur Tambahan: Zed mendukung ekstensi untuk menambah fitur baru, seperti tema baru, syntax highlighting untuk berbagai bahasa pemrograman, dan masih banyak lagi. Komunitas Zed sudah menyediakan berbagai ekstensi menarik, misalnya untuk Dockerfile, TOML, SQL, PHP, GraphQL, Nginx, dan lainnya. Tak ketinggalan tema keren seperti Dracula juga tersedia.

Ringkasan Fitur Zed:

  • Auto-indent (penataan kode otomatis)
  • Terminal terintegrasi
  • Kolaborasi real-time dengan tim
  • Shortcut ala VS Code (default)
  • Mode Vim
  • Dukungan tema dan ekstensi
  • Integrasi OpenAI dan GitHub Copilot

Instalasi Zed di Linux

Zed di Linux bisa diinstal dengan dua cara: secara manual dari source code (agak rumit) atau menggunakan metode resmi yang lebih mudah. Mari kita bahas cara resmi yang simpel.

Menggunakan Homebrew:

Jika Anda sudah menggunakan Homebrew di Linux, instal Zed dengan perintah berikut:

  • Versi Stabil
$ brew install zed
  • Versi Beta
$ brew install zed@preview

Tanpa Homebrew:

Untuk distro Linux lain seperti Debian, Ubuntu, Linux Mint, Red Hat, Fedora, Rocky Linux, Arch, dan lainnya, Anda bisa menggunakan perintah curl berikut:

  • Versi Stabil
$ curl https://zed.dev/install.sh | sh
  • Versi Beta
$ curl https://zed.dev/install.sh | ZED_CHANNEL=preview sh

Catatan: Script instalasi di atas hanya untuk sistem 64-bit Intel/AMD dan ARM, seperti Raspberry Pi.

Kesimpulan: Zed, Menarik Namun Perlu Pengembangan

Zed adalah editor kode yang menarik dengan keunggulan performa yang cepat dan ringan. Namun, Zed masih tertinggal dibanding kompetitor seperti VS Code dalam hal dukungan komunitas, jumlah ekstensi, integrasi SSH yang mulus, dan berbagai fitur lainnya.

Secara keseluruhan, Zed bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda:

  • Sering mengedit file kode berukuran besar.
  • Menulis script atau program sederhana.
  • Menggunakan PC dengan spesifikasi rendah.

Jika Anda membutuhkan fitur yang lebih lengkap dan ekosistem yang lebih matang, VS Code mungkin masih menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, tidak ada salahnya mencoba Zed untuk merasakan pengalaman editing kode yang super cepat dan ringan!

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme