Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Mengamankan Akses Port 9113 pada Server RHEL 9 dengan NGINX dan Firewall

Posted on August 29, 2024

Dalam konfigurasi server, mengamankan akses ke port tertentu adalah langkah penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas sistem. Pada artikel ini, kita akan membahas cara mengkonfigurasi NGINX dan firewall pada server RHEL 9 untuk membatasi akses ke port 9113 hanya dari localhost dan segmen IP 192.168.108.0/23.

1. Memmodifikasi Konfigurasi NGINX

Langkah pertama adalah mengkonfigurasi NGINX untuk membatasi akses ke port 9113. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka File Konfigurasi:
   sudo vi /etc/nginx/nginx.conf
  1. Modifikasi Blok Server:
    Temukan blok server yang mengelola port 9113 dan tambahkan directive allow dan deny untuk mengatur akses. Contohnya:
   server {
       listen 9113;
       server_name your_domain_or_ip;

       # Izinkan akses dari localhost
       allow 127.0.0.1;

       # Izinkan akses dari segmen IP 192.168.108.0/23
       allow 192.168.108.0/23;

       # Tolak akses dari semua IP lainnya
       deny all;

       # Konfigurasi tambahan
       location / {
           root /path/to/your/root;
           index index.html;
       }
   }
  1. Simpan dan Keluar:
    Simpan perubahan dan keluar dari editor.

2. Menyesuaikan Pengaturan SELinux (Jika Diaktifkan)

Jika SELinux diaktifkan pada server RHEL 9, pastikan SELinux dikonfigurasi untuk mengizinkan NGINX mendengarkan pada port yang ditentukan. Gunakan perintah berikut:

sudo semanage port -a -t http_port_t -p tcp 9113

3. Memperbarui Pengaturan Firewall

Langkah selanjutnya adalah mengonfigurasi firewall untuk membatasi akses ke port 9113 dari localhost dan segmen IP 192.168.108.0/23. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Izinkan Port untuk Segmen IP:
   sudo firewall-cmd --permanent --add-rich-rule='rule family="ipv4" source address="192.168.108.0/23" port protocol="tcp" port="9113" accept'
  1. Izinkan Port untuk Localhost:
   sudo firewall-cmd --permanent --add-rich-rule='rule family="ipv4" source address="127.0.0.1" port protocol="tcp" port="9113" accept'
  1. Tolak Akses dari IP Lainnya (Opsional):
    Jika Anda ingin memblokir semua akses lain ke port 9113, Anda dapat menggunakan perintah berikut:
   sudo firewall-cmd --permanent --add-rich-rule='rule family="ipv4" port protocol="tcp" port="9113" reject'
  1. Muat Ulang Firewall:
   sudo firewall-cmd --reload

4. Restart NGINX

Setelah melakukan perubahan konfigurasi, restart NGINX untuk menerapkan perubahan:

sudo systemctl restart nginx

5. Verifikasi Konfigurasi

Setelah semua perubahan dilakukan, verifikasi bahwa firewall dan konfigurasi NGINX telah diterapkan dengan benar. Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk memeriksa port yang didengarkan oleh NGINX:

sudo ss -tuln | grep 9113

Selain itu, Anda dapat mencoba terhubung ke server dari IP yang diizinkan dan yang tidak diizinkan untuk memverifikasi bahwa kontrol akses berfungsi dengan baik.

Kesimpulan

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda telah berhasil mengonfigurasi NGINX dan firewall pada server RHEL 9 untuk membatasi akses ke port 9113 hanya dari localhost dan segmen IP 192.168.108.0/23. Langkah-langkah ini membantu menjaga keamanan dan stabilitas server Anda dengan membatasi akses ke port tertentu hanya dari sumber yang dipercaya.

Tips Tambahan:

  • Gunakan Firewall yang Kuat: Pastikan Anda menggunakan firewall yang kuat dan dikonfigurasi dengan benar untuk melindungi server Anda dari serangan yang tidak diinginkan.
  • Periksa Log: Periksa log NGINX dan firewall secara berkala untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan.
  • Perbarui Perangkat Lunak: Selalu perbarui perangkat lunak server dan firewall Anda ke versi terbaru untuk mengatasi kerentanan keamanan.

Dengan mengikuti langkah-langkah keamanan yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa server RHEL 9 Anda aman dan terlindungi dari akses yang tidak sah.

Terbaru

  • Inilah Cara Buka Situs yang Diblokir di Tahun 2026, Trik Rahasia Tanpa VPN!
  • Inilah Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi dan POCO Paling Ampuh Tanpa Root, Update April 2026
  • Inilah 7 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik yang Layak Kalian Lirik, Speknya Nggak Kaleng-Kaleng!
  • Inilah 7 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP, Ternyata Masih Bisa Diselamatkan!
  • Inilah Cara Mengatasi Baterai Boros Setelah Update HyperOS yang Paling Ampuh
  • Inilah Pokémon Champions 2026, Game Battle Kompetitif Terbaru dan Cara Download-nya yang Perlu Kalian Tahu!
  • Inilah Doods Viral: Pengertian, Bahaya, dan Kenapa Kalian Harus Ekstra Waspada!
  • Gini Caranya Ngebangun Bisnis AI yang Menguntungkan dalam 48 Jam Saja!
  • Pengertian “He is Risen” Adalah?
  • Inilah Rekomendasi HP Snapdragon Paling Murah dengan RAM 8 GB Terupdate April 2026
  • Inilah 12 Kampus Negeri di Jogja yang Jarang Diketahui, Ternyata Banyak yang Kasih Kuliah Gratis!
  • Inilah Rekomendasi HP Tecno Kamera Terbaik 2026, Spek Gahar Harga Tetap Pelajar!
  • Apa itu PPU UTBK? Ini Rahasia Taklukkan Skor Tinggi di SNBT 2026 Tanpa Harus Menghafal!
  • Inilah Alasan Kenapa Lapisan Es Greenland Ternyata Bisa Bergerak Kayak Adonan yang Dipanaskan
  • Inilah Kode Redeem FC Mobile 10 April 2026 dan Rahasia Panen Pemain OVR 117
  • Apa itu Benwit/Bensin Sawit? Benarkah Bisa Jadi Solusi Bahan Bakar Masa Depan atau Cuma Hoaks Belaka?
  • Inilah 4 Tablet 5G Termurah April 2026 yang Kencang dan Worth It untuk Kerja!
  • Inilah Rincian UKT Unesa 2026 Jalur SNBP dan SNBT, Cek Biaya Kuliahmu di Sini!
  • Inilah Bocoran Event Free Fire 10 April 2026, Ada Diskon 90 Persen dan Kode Redeem Gratis!
  • Inilah Deretan HP Murah April 2026, dari Infinix NFC Hingga Realme dengan Baterai Super Besar dan Update Penting IGRS
  • Inilah Alasan Google Kena Sanksi Teguran Terkait PP Tunas dan Perlindungan Anak di YouTube
  • Inilah Spesies Baru Homalomena dari Sumatera yang Berhasil Diidentifikasi Melalui Media Sosial
  • Inilah Cara Download FF Advance Server 2026 Apk yang Aman dan Update Misteri Bawah Laut Terbaru!
  • Inilah 10 PTS Terbaik di Indonesia Versi Uniranks 2026, Referensi Mantap Buat Kalian Calon Mahasiswa Baru!
  • Inilah Daftar Lengkap Pusat UTBK 2026 di Jawa Tengah, Cek Lokasi dan Alamat Kampusnya Biar Nggak Salah Alamat!
  • Inilah Alasan Kenapa Hasil TKA Jadi Kunci Penting di Jalur Prestasi SPMB 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
  • Inilah Alasan Kenapa Situs Bumiayu Dianggap Lebih Tua dari Sangiran dan Jadi Kunci Sejarah Jawa
  • Inilah Cara Cerdik Larva Kumbang Hitam Eropa Meniru Aroma Bunga untuk Menipu Lebah
  • Inilah 45 Planet Berbatu yang Paling Berpotensi Jadi Rumah Kedua Manusia di Masa Depan
  • Inilah Cara Ambil Kursus Online Gratis dari Harvard University untuk Asah Skill Digital Kalian!
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Use VoxCPM2: The Complete Tutorial for Professional Voice Cloning and AI Speech Generation
  • Complete tutorial for Creao AI: How to build smart AI agents that automate your daily tasks
  • How to Streamline Your Digital Workflow with TeraBox AI: A Complete Tutorial for Beginners
  • How to Run Google Gemma 4 Locally: A Beginner’s Guide to Tiny but Mighty AI Models
  • A Beginner Tutorial on Cloning Website Source Code Using ChatGPT and AI Logic Reconstruction
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme