Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Apa itu Fototropisme pada Tanaman?

Posted on April 27, 2025

Dalam dunia biologi, fototropisme adalah fenomena tanaman, tumbuh dan bergerak sebagai respons terhadap rangsangan cahaya. Lebih dari sekadar gerakan sederhana, fototropisme adalah simfoni kompleks dari sinyal kimiawi, transportasi hormon, dan perubahan seluler yang memungkinkan tanaman memaksimalkan penyerapan energi matahari untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Fenomena ini tidak terbatas pada tanaman saja, tetapi juga dapat diamati pada organisme lain seperti fungi.

Pada tanaman, sel-sel yang berada di sisi terjauh dari cahaya memainkan peran penting dalam fototropisme. Sel-sel ini mengandung hormon bernama auxin yang bereaksi ketika fototropisme terjadi. Reaksi ini menyebabkan sel-sel di sisi yang teduh memanjang lebih cepat, sehingga batang tanaman membengkok ke arah sumber cahaya. Proses ini diatur oleh hipotesis Cholodny-Went, yang menyatakan bahwa cahaya asimetris menyebabkan auxin bermigrasi ke sisi yang teduh, memicu pemanjangan sel dan pembengkokan tanaman. Auxin mengaktifkan pompa proton, menurunkan pH di sel-sel sisi gelap, mengaktifkan enzim ekspansin yang melemahkan dinding sel, dan meningkatkan tekanan turgor, sehingga sel-sel membengkak dan mendorong gerakan fototropik.

Peran kunci dalam fototropisme juga dimainkan oleh protein yang dikodekan oleh gen PIN, yang berfungsi sebagai transporter auxin. Protein PIN3, khususnya, diidentifikasi sebagai pembawa auxin utama. Diperkirakan bahwa fototropin menerima cahaya dan menghambat aktivitas PINOID kinase (PID), yang kemudian meningkatkan aktivitas PIN3. Aktivasi PIN3 ini menyebabkan distribusi auxin yang tidak simetris, yang selanjutnya menyebabkan pemanjangan sel yang tidak simetris di batang. Mutan pin3 menunjukkan hipokotil dan akar yang lebih pendek daripada tipe liar, fenotipe yang sama yang terlihat pada tanaman yang tumbuh dengan inhibitor aliran keluar auxin.

Di ujung pucuk tanaman, terdapat koleoptil yang sangat penting dalam mendeteksi cahaya. Di sinilah terdapat fototropin, terutama PHOT1 dan PHOT2, yang sangat aktif. Mutan tunggal phot2 menunjukkan respons fototropik yang mirip dengan tipe liar, tetapi mutan ganda phot1 phot2 tidak menunjukkan respons fototropik sama sekali. Jumlah PHOT1 dan PHOT2 yang ada bervariasi tergantung pada usia tanaman dan intensitas cahaya. Daun Arabidopsis dewasa mengandung PHOT2 dalam jumlah tinggi, yang juga terlihat pada ortolog beras. Ekspresi PHOT1 dan PHOT2 berubah tergantung pada adanya cahaya biru atau merah.

Selain PHOT1 dan PHOT2, studi terbaru mengungkapkan bahwa beberapa kinase AGC lainnya juga terlibat dalam fototropisme tanaman. PINOID, misalnya, menunjukkan pola ekspresi yang dapat diinduksi cahaya dan menentukan relokasi subseluler PIN3 selama respons fototropik melalui fosforilasi langsung. Selain itu, D6PK dan homolog D6PKL-nya memodulasi aktivitas transportasi auxin PIN3, kemungkinan juga melalui fosforilasi. Di hulu D6PK/D6PKL, PDK1.1 dan PDK1.2 bertindak sebagai aktivator penting untuk kinase AGC ini. Menariknya, kinase AGC yang berbeda mungkin berpartisipasi dalam langkah-langkah yang berbeda selama perkembangan respons fototropik.

Pada tahun 2012, Sakai dan Haga menguraikan bagaimana konsentrasi auxin yang berbeda dapat muncul di sisi batang yang teduh dan terang, yang memicu respons fototropik. Mereka mengusulkan lima model yang menjelaskan bagaimana auxin didistribusikan dalam tanaman Arabidopsis thaliana. Model-model ini berkisar dari deaktivasi auxin oleh cahaya hingga penghambatan biosintesis auxin, aliran horizontal auxin, penghambatan aliran basipetal auxin, dan kombinasi aliran vertikal dan horizontal auxin. Studi mereka menyimpulkan bahwa distribusi auxin asimetris yang diamati dan respons fototropik berikutnya di hipokotil tampaknya paling sesuai dengan skenario kelima, yang menggabungkan elemen model 3 dan 4.

Fototropisme pada tanaman seperti Arabidopsis thaliana diarahkan oleh reseptor cahaya biru yang disebut fototropin. Selain itu, fitokrom yang mendeteksi cahaya merah dan cryptochrome yang mendeteksi cahaya biru juga memainkan peran penting. Organ tanaman yang berbeda dapat menunjukkan reaksi fototropik yang berbeda terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda. Ujung batang menunjukkan reaksi fototropik positif terhadap cahaya biru, sedangkan ujung akar menunjukkan reaksi fototropik negatif terhadap cahaya biru. Baik ujung akar maupun sebagian besar ujung batang menunjukkan fototropisme positif terhadap cahaya merah. Kombinasi respons dari fitokrom dan cryptochrome memungkinkan tanaman merespons berbagai jenis cahaya dan menghambat gravitropisme di hipokotil.

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Nungguin jadwal MPL ID Season 18, kapan mulai main dan gimana susunan pemain barunya?
  • Sinyal Telkomsel tiba-tiba berubah jadi E, banyak warga ngeluh internet lemot dari kemarin sore
  • Lagi rame di Threads, artis inisial AZ dituduh nikah cuma buat kedok, siapa sebenarnya?
  • Lagi rame nomor 14082 nelpon terus, ini beneran dari Bank Mandiri atau penipuan?
  • Ternyata Sadie Sink jadi Jean Grey di Spider-Man: Brand New Day, Kok Bisa Jadi Villain?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme