Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Gedung DPR RI Minecraft

Materi Tes CPNS 2025: Fungsi dan Wewenang DPR/DPD

Posted on August 16, 2025

Tes CPNS tahun 2025 bisa jadi di mulai sebentar lagi. Nah, mari kita belajar tentang fungsi dan wewenang DPR dan DPD Republik Indonesia. Pahami materi berikut, kemudian kerjakan/jawab soal yang ada dibagian akhir.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sama-sama merupakan lembaga tinggi negara yang berfungsi menyuarakan aspirasi rakyat. Meski begitu, keduanya memiliki tugas dan wewenang yang berbeda secara fundamental. DPR, sebagai lembaga legislatif, memiliki anggota dari partai politik peserta pemilihan umum dan berfokus pada fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran. Sementara itu, DPD adalah perwakilan daerah di tingkat nasional dengan wewenang yang lebih spesifik, seperti mengajukan dan membahas rancangan undang-undang (RUU) serta memberikan pertimbangan kepada DPR.

Berikut adalah rincian tugas dan wewenang kedua lembaga tersebut:

A. Tugas dan Wewenang DPR

DPR memiliki peran sentral dalam proses pembentukan undang-undang dan pengawasan pemerintahan. Tugas dan wewenangnya meliputi:

  • Fungsi Legislasi:

    • Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas) sebagai prioritas legislasi negara.

    • Menyusun dan membahas RUU, termasuk yang diajukan oleh DPD terkait otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran, penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya energi (SDE), serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

    • Membahas RUU yang diusulkan oleh Presiden atau DPD.

    • Menetapkan undang-undang bersama Presiden.

    • Menyetujui atau menolak peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) yang diajukan Presiden untuk ditetapkan menjadi undang-undang.

  • Fungsi Anggaran:

    • Memberikan persetujuan atas RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diajukan Presiden.

    • Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN serta RUU terkait pajak, pendidikan, dan agama.

    • Menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    • Memberikan persetujuan terhadap pemindahtanganan aset negara dan perjanjian yang berdampak luas bagi kehidupan rakyat yang berkaitan dengan beban keuangan negara.

  • Fungsi Pengawasan:

    • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang, APBN, dan kebijakan pemerintah.

    • Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang disampaikan oleh DPD terkait pelaksanaan undang-undang mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan, dan agama.

Selain itu, DPR juga memiliki tugas dan wewenang lainnya yang krusial, seperti menyerap dan menindaklanjuti aspirasi rakyat, memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang atau damai serta mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial. DPR juga berperan memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam hal amnesti dan abolisi, serta mengangkat dan menerima duta besar. Pemilihan anggota BPK dengan pertimbangan DPD, persetujuan calon hakim agung, dan pemilihan tiga hakim konstitusi juga menjadi bagian dari tugas DPR.

B. Tugas dan Wewenang DPD

DPD, sebagaimana diatur dalam Pasal 22D Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Tata Tertib DPD RI, menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dalam kerangka fungsi representasi daerah. Rincian tugas dan wewenangnya adalah sebagai berikut:

  • Pengajuan Usul Rancangan Undang-Undang:

    • Mengajukan RUU kepada DPR yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

  • Pembahasan Rancangan Undang-Undang:

    • Ikut membahas RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

  • Pertimbangan atas Rancangan Undang-Undang dan Pemilihan Anggota BPK:

    • Memberikan pertimbangan atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama.

    • Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota BPK.

  • Pengawasan atas Pelaksanaan Undang-Undang:

    • Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, hubungan pusat dan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, serta pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan, dan agama.

    • Menyampaikan hasil pengawasan kepada DPR sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti.

  • Penyusunan Prolegnas:

    • Menyusun Prolegnas yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

  • Pemantauan dan Evaluasi Ranperda dan Perda:

    • Melakukan pemantauan dan evaluasi atas rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Peraturan Daerah (Perda).

Dengan memahami perbedaan tugas dan wewenang ini, masyarakat dapat lebih mengerti peran vital kedua lembaga dalam sistem kenegaraan Indonesia. Semoga informasi ini berguna bagi Anda yang tertarik untuk berkiprah di dunia politik Tanah Air.

Latihan Soal Tes CPNS Tentang Fungsi dan Wewenang DPR/DPD

  1. Apa perbedaan mendasar antara DPR dan DPD dari segi representasi anggotanya?

  2. Sebutkan tiga fungsi utama DPR!

  3. Lembaga manakah yang memiliki wewenang untuk menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu)?

  4. Dalam hal anggaran, siapa yang bertugas memberikan persetujuan atas RUU tentang APBN?

  5. Apa peran DPD dalam proses pembahasan rancangan undang-undang?

  6. Sebutkan minimal tiga topik RUU yang menjadi fokus pengajuan dan pembahasan oleh DPD!

  7. Kepada siapa DPD menyampaikan hasil pengawasannya terkait pelaksanaan undang-undang di daerah?

  8. Dalam konteks pemilihan Anggota BPK, peran apa yang dimainkan oleh DPD?

  9. Siapa yang berwenang memilih 3 (tiga) orang hakim konstitusi?

  10. Lembaga manakah yang bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan dan evaluasi atas rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Peraturan Daerah (Perda)?

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Inilah Aturan PIN SPMB Jatim 2026, Bisa Dipakai Berapa Kali Sih?
  • Apa itu Common Techniques in Data Classification?
  • Inilah Cara Mengatasi Error Loading File Default.rdp Saat Menggunakan Remote Desktop
  • Anak Anies, Mutiara Baswedan Sukses Lulus S2 di Harvard University Sambil Momong Anak, Inspiratif Pol!
  • Inilah Kenapa Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Bikin Netizen Penasaran Banget!
  • Inilah Panduan Lengkap Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates 2026: Jurusan, Biaya Kuliah, dan Bedanya dengan Gunungkidul
  • Inilah Arti FOMO yang Sebenarnya dan Cara Biar Jenengan Nggak Gampang Ikut-ikutan Tren Viral
  • Inilah Perbedaan Red Flag dan Green Flag Serta Cara Mengenalinya dalam Hubungan
  • Inilah Cara Menghitung Nilai Gabungan Rapor dan TKA SPMB 2026 Supaya Peluang Lolos Makin Besar
  • Inilah Sisi Gelap Dunia Kotak-Kotak, Mengenal Creepypasta Minecraft yang Bikin Pemain Merinding Seharian
  • Inilah Caranya Plotting Bidang Tanah Mandiri Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku Supaya Data Jenengan Makin Akurat
  • Inilah Debut Yua Mikami di Drama Netflix Sins of Kujo, Perannya Bikin Banyak Orang Kaget!
  • Inilah Alasan Kenapa Video Viral Rok Hijau di Dapur Jadi Trending Topik dan Bikin Geger Netizen
  • How to Lockdown Root & Wheel Group in Linux
  • How to Secure Sudo in Linux (Secure Sudo Logging & Timeout)
  • Make Fedora Login Safe with Authselect and Faillock
  • How Measure Linux Security Use OpenSCAP Lynis and Systemd
  • SELinux Make Nginx Break and How to Fix It Easy
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme