Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Daftar TKA Tutup 5 Oktober: Sudah 3.3 Juta Yang Daftar

Posted on October 4, 2025

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengimbau siswa SMA sederajat untuk segera mendaftar Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebelum pendaftaran ditutup pada Minggu, 5 Oktober 2025. Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram Direktorat SMA sebagai respons terhadap antusiasme pendaftar yang terus meningkat.

Menurut data Kemendikdasmen, hingga saat ini tercatat 3.391.187 pendaftar TKA dari berbagai jenjang, termasuk SMA, SMK, Madrasah Aliyah (MA), dan PKBM/SKB. Rinciannya, terdapat 1,7 juta pendaftar dari SMA, 1,5 juta dari SMK, 503.932 dari MA, dan 275.591 dari PKBM/SKB. Angka ini menunjukkan TKA menjadi alternatif yang populer setelah penghapusan Ujian Nasional, dan menjadi salah satu syarat masuk ke beberapa sekolah kedinasan.

TKA dirancang untuk mengukur kemampuan akademik siswa dalam berbagai bidang studi, yang relevan dengan program studi di perguruan tinggi. Materi ujian disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku, sehingga siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih efektif. Hasil TKA akan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi perguruan tinggi dalam proses seleksi mahasiswa baru.

Bagi siswa yang berminat mendaftar TKA, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Siswa mendaftarkan diri sebagai calon peserta tes dengan menyampaikan Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua/wali murid dan disimpan di sekolah. Surat ini mencantumkan mata uji pilihan, yang dapat disesuaikan dengan minat dan bakat siswa, serta pelajaran pendukung prodi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tercantum dalam Kepmendikdasmen No 102 Tahun 2025.
  2. Siswa menyerahkan pas foto terbaru (6 bulan terakhir) dalam bentuk dokumen digital ke satuan pendidikan.
  3. Pendaftaran keikutsertaan TKA dilakukan di satuan pendidikan masing-masing melalui operator pendataan di laman https://tka.kemendikdasmen.go.id, dengan mengisi format Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua/wali murid.
  4. Jika terdapat kesalahan data, perbaikan dapat dilakukan melalui mekanisme VervalPD atau secara mandiri melalui laman verifikasi NISN Kemendikdasmen.
  5. Siswa melakukan verifikasi data pribadi pada lembar Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan menandatanganinya jika sudah sesuai.
  6. Setelah Daftar Nominasi Tetap (DNT) diterbitkan oleh dinas pendidikan provinsi, siswa akan menerima kartu peserta.
  7. Siswa wajib mengikuti gladi bersih pelaksanaan TKA sesuai jadwal yang ditetapkan.
  8. Kartu login akan diberikan paling lambat sebelum tes dimulai pada hari pertama pelaksanaan TKA.
  9. Pada hari pelaksanaan TKA, siswa mengikuti seluruh mata uji sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) akan diberikan pada Januari 2026, yang dapat digunakan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam pendaftaran perguruan tinggi.

Kemendikdasmen berharap TKA dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mengukur kemampuan akademik siswa secara komprehensif dan memberikan informasi yang akurat bagi perguruan tinggi dalam proses seleksi mahasiswa baru. Selain itu, TKA diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih giat belajar dan mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi tantangan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi.

TKA juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk memetakan potensi siswa secara lebih akurat, sehingga mereka dapat memilih program studi yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Dengan demikian, siswa dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan bangsa dan negara.

Selain itu, Kemendikdasmen juga berupaya untuk terus meningkatkan kualitas TKA melalui berbagai penyempurnaan dan inovasi. Hal ini dilakukan agar TKA tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan. Kemendikdasmen juga membuka diri terhadap masukan dan saran dari berbagai pihak, termasuk siswa, guru, orang tua, dan perguruan tinggi, untuk terus meningkatkan kualitas TKA.

Dengan adanya TKA, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat dan menghasilkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan TKA sebagai salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut.

Pendaftaran TKA yang akan segera ditutup menjadi momentum penting bagi siswa SMA sederajat untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi. Kemendikdasmen mengimbau agar siswa tidak menunda-nunda pendaftaran dan segera melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan siswa dapat meraih hasil yang maksimal dalam TKA dan meraih cita-cita mereka.

Selain itu, Kemendikdasmen juga mengimbau kepada pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA. Dukungan ini dapat berupa bimbingan belajar, simulasi TKA, dan informasi yang lengkap mengenai TKA. Dengan kerjasama yang baik antara Kemendikdasmen, sekolah, dinas pendidikan, dan orang tua, diharapkan TKA dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan dunia pendidikan Indonesia.

TKA diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengukur kemampuan akademik siswa setelah penghapusan Ujian Nasional. Kemendikdasmen terus berupaya untuk memastikan TKA berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang akurat dan bermanfaat bagi semua pihak.

Apakah kamu sudah daftar TKA? Jangan sampai ketinggalan kesempatan penting ini!

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Master Mistral Medium 3.5: A Comprehensive Guide to the 128B Dense Open-Source Giant
  • How to Create Professional YouTube Content Using HeyGen AI Without Showing Your Face
  • How to Boost Your Local AI Speed with Gemma 4 Multi-Token Prediction
  • How to 3x your AI speed with Google’s Gemma 4 MTP Drafters: A step-by-step guide to lightning-fast inference
  • How to Master Google Pomelli: The Ultimate AI Tool for Creating Professional Marketing Content in Minutes
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme