Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pengertian Ibnu Sabil dalam Zakat?

Posted on April 7, 2024

Dalam konteks fiqh, Ibnu Sabil merupakan salah satu dari delapan golongan yang berhak menerima zakat, sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran. Dalam mazhab Syafi’i, Ibnu Sabil didefinisikan sebagai musafir atau orang yang baru memulai perjalanannya, yang membutuhkan bantuan untuk mencapai tujuannya. Berikut adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh Ibnu Sabil agar berhak menerima zakat menurut mazhab Syafi’i:

  • Sangat membutuhkan: Ibnu Sabil harus dalam keadaan sangat membutuhkan bantuan, baik karena tidak memiliki harta sama sekali untuk mencapai tujuannya, atau karena hartanya tidak berada di tempat ia berada saat ini. Jika ia memiliki harta namun tidak ada yang mau mengutanginya, maka ia juga dianggap memenuhi syarat.
  • Perjalanan ketaatan: Perjalanan yang ditempuh oleh Ibnu Sabil haruslah perjalanan ketaatan, bukan perjalanan maksiat. Artinya, tujuan perjalanan tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam.
  • Perjalanan mubah: Meskipun perjalanan Ibnu Sabil bisa dikategorikan sebagai perjalanan mubah (diperbolehkan dalam Islam), menurut pendapat shahih, Ibnu Sabil tetap berhak menerima zakat. Ini karena dalam fiqh, perjalanan mubah tetap mendapatkan rukhsah atau kelonggaran, seperti qashar shalat dan membatalkan puasa Ramadhan.

Dalam hal besaran zakat yang diberikan kepada Ibnu Sabil, hal tersebut harus mencakup biaya yang dibutuhkan untuk mencapai tempat tujuan perjalanannya, serta biaya kepulangannya. Namun, tidak termasuk biaya bermukim di suatu daerah yang melebihi masa seorang musafir, yaitu tiga hari.

Dengan demikian, Ibnu Sabil yang berhak menerima zakat adalah mereka yang memenuhi syarat-syarat tersebut, sementara yang tidak berhak adalah mereka yang melakukan perjalanan maksiat, karena memberinya zakat sama artinya membantu kemaksiatannya.

Ibaroh:

وأما ابن سبيل فهو من ينشئ سفرا من بلد الزكاة أو يكون مجتازا ببلدها، ويشترط فيه الحاجة وعدم المعصية

Artinya, “Ibnu sabil adalah orang yang mulai mengadakan perjalanan dari daerah yang sedang memproses zakat, atau melewatinya. Ibnu sabil disyaratkan harus dalam keadaan membutuhkan dan bukan perjalanan maksiat.” (Ibnu Qasim Al-Ghazi, Fathul Qarib dalam Hasyiyatul Bajuri, [Mesir, Al-Muniriyah], juz I, halaman 290).

Berbeda dengan pengertian di atas, dalam kitab Al-Yaqutun Nafis, ibnu sabil dijelaskan:

ابن السبيل وهو المسافر الذي لم يجد من يقرضه، فيعطى له ما يوصله إلى محل إقامته ولو كان غنياً في بلده ولم يجد من يقرضه

Artinya, “Ibnu sabil adalah musafir yang tidak menemukan orang mengutanginya. Ia diberi (zakat) sejumah harta untuk dapat memyampaikannya ke tempat bermukimnya, sekalipun sebenarnya ia orang yang kaya di daerahnya dan ia tidak menemukan orang yang mengutanginya.” (Muhammad bin Ahmad bin Umar As-Syathiri, Syarhul Yaqutun Nafis, [Darul Minhaj: 2007], halaman 291).

Kifayatul Akhyar menjelaskan tentang syarat ibnu sabil yang berhak menerima zakat sebagai berikut:

الصِّنْف الثَّامِن ابْن السَّبِيل لِلْآيَةِ الْكَرِيمَة وَهُوَ الْمُسَافِر وَسمي بِهِ لملازمته السَّبِيل وَهُوَ الطَّرِيق وَيشْتَرط أَن لَا يكون سَفَره مَعْصِيّة فَيعْطى فِي سفر الطَّاعَة قطعا وَكَذَا فِي الْمُبَاح كَطَلَب الضَّالة على الصَّحِيح وَيشْتَرط أَن لَا يكون مَعَه مَا يحْتَاج إِلَيْهِ فَيعْطى من لَا مَال لَهُ أصلا وَكَذَا من لَهُ مَال فِي غير الْبَلَد الْمُنْتَقل مِنْهُ وَالله أعلم

Artinya, “Golongan ke delapan adalah ibnu sabil karena penjelasan ayat, dia adalah musafir, dinamakan dengan ibnu sabil karena ia selalu menetapi jalan (sabil). Disyaratkan perjalannya bukan perjalanan maksiat. Maka ia diberi zakat secara pasti saat di dalam perjalanan ketaatan. Seperti itu juga perjalanan mubah (diperbolehkan dan tidak dilarang syari’at) seperti mencari barang yang hilang menurut pendapat shahih.

Disyaratkan pula tidak ada harta bersamanya yang dibutuhkan dalam perjalanannya. Maka diberi zakat ibnu sabil yang sama sekali tidak memiliki harta atau memiliki harta namun berada di selain daerah asalnya.” (Taqiyuddin Al-Hishni, Kifayatul Akyar, [Beirut, Darul Kutub Al-‘Ilmiyah: 2021], halaman 194).

Imam Abu Ishaq As-Syirazai dalam Al-Muhaddzab menjelaskan tentang pengertian ibnu sabil dan besaran zakat yang diberikan kepadanya sebagai berikut:

وسهم لابن السبيل وهو المسافر أو من ينشئ السفر وهو محتاج في سفره فان كان سفره طاعة أعطي ما يبلغ به مقصده وان كان معصية لم يعط لان ذلك اعانة علي المعصية وان كان سفره في مباح ففيه وجهان (أحدهما) لا يعطى لانه غير محتاج الي هذا السفر (والثاني) يعطى لان ما جعل رفقا بالمسافر في طاعة جعل رفقا بالمسافر في مباح كالقصر والفطر

Artinya, “Dan bagian untuk ibnu sabil. Dia adalah musafir atau seorang yang memulai mengadakan perjalanan. Dia adalah orang yang membutuhkan dalam perjalanannya. Jika perjalanannya adalah perjalanan ketaatan maka ia diberi (zakat) sebesar yang ia butuhkan untuk menyampaikan ketujuannya.

Hasyiyah Al-Bujairimi ‘alal Khatib diterangkan:

قَوْلُهُ: (مَا يُوصِلُهُ مَقْصِدَهُ) وَأَمَّا مُؤْنَةُ إيَابِهِ فَفِيهَا تَفْصِيلٌ إنْ قَصَدَ الْإِيَابَ أُعْطِيهَا وَإِلَّا فَلَا وَلَا يُعْطَى مُؤْنَةَ إقَامَتِهِ الزَّائِدَةِ عَلَى مُدَّةِ الْمُسَافِرِ، أَيْ الَّتِي هِيَ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ

Artinya, “Ungkapan Mushanif: “Ibnu sabil diberikan (zakat) sejumlah harta yang dapat menyampaikannya ke tujuan”. Adapun biaya kembalinya diperinci. Jika ia berniat kembali maka ia diberi biaya untuk pulang. Jika tidak, maka tidak diberi. Ia tidak diberi biaya mukim yang melebihi tiga hari (masa seorang musafir masih berstatus sebagai musafir).” (Sulaiman bin Muhammad bin Umar Al-Bujairimi, Hasyiyah al- Bujairimi ‘alal Khatib, [Beirut, Darul Fikr], juz II, halaman 364).

Disadur dari tulisan Muhamad Hanif Rahman, NU Online

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Magang Kemenkeu 2026 Periode 2: Dapat Uang Harian atau Gratisan? Cek Faktanya di Sini
  • Warganet lagi cari info Cut Intan Nabila, dari usia nikah sampai soal pacar barunya
  • Warga pada nungguin kapan war tiket upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, jadwal resminya kapan sih?
  • Bingung Isi Kode Barang di Coretax? Ini Penjelasan Soal Kode 00000 dan Cara Cari Kode Barang atau Jasa Biar Gak Salah Faktur
  • Warga mulai cari jadwal libur Agustus 2026, Senin 24 Agustus itu tanggal merah atau harus pakai cuti?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme