Jujur saja, sepertinya hampir nggak ada orang yang langsung beli produk saat pertama kali berkunjung ke sebuah website. Data menunjukkan kalau cuma sekitar 2 sampai 3 persen pengunjung yang benar-benar belanja di kunjungan pertama mereka. Rasanya sayang banget kalau trafik yang sudah susah payah kalian datangkan menguap begitu saja tanpa hasil.
Sebenarnya ada cara efektif buat ngejar mereka kembali, yaitu lewat email marketing. Kami melihat banyak pebisnis sukses menggunakan strategi ini untuk meningkatkan peluang konversi hingga 25 persen. Salah satu alat yang paling mumpuni buat ngebangun sistem ini secara otomatis adalah Omnisend. Tenang saja, kalian nggak butuh keahlian coding atau nulis skrip yang ribet buat memulainya. Berikut adalah langkah-langkah teknis untuk menyiapkan email marketing kalian dari nol:
- Membuat Akun Gratis di Omnisend
Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah mendaftar akun. Silakan buka situs Omnisend dan klik tombol “Start Free”. Kalian cuma perlu memasukkan email bisnis, membuat password, dan menentukan apakah bisnis kalian termasuk kategori e-commerce atau bukan. Jangan lupa buat cek kotak masuk email kalian untuk melakukan verifikasi akun supaya semua fiturnya bisa segera digunakan. - Melengkapi Profil Bisnis dan Alamat Fisik
Setelah verifikasi, kalian akan diminta mengisi data diri seperti nama depan, nama belakang, nama bisnis, dan alamat website. Satu hal yang teknis tapi penting adalah mencantumkan alamat fisik bisnis kalian. Kayaknya ini terdengar sepele, tapi ini wajib hukumnya untuk mematuhi peraturan anti-spam internasional. Jadi, pastikan alamat yang kalian masukkan sudah benar ya. - Menghubungkan Website ke Platform Omnisend
Sekarang waktunya ngebikin website kalian “ngobrol” dengan Omnisend. Jika kalian pengguna WordPress atau WooCommerce, prosesnya gampang banget. Di dashboard Omnisend, pilih “Connect your store”, lalu pilih logo WordPress. Kalian akan diminta menginstal plugin Omnisend di dashboard WordPress kalian. Setelah plugin aktif, masukkan API Key yang dikasih sama Omnisend ke pengaturan plugin tersebut. Klik “Check API Connection”, dan kalau sudah sukses, mereka berdua resmi terhubung. - Mengatur Aset Brand Biar Terlihat Profesional
Kalian pasti ingin email yang dikirim punya tampilan yang senada dengan website, kan? Omnisend punya fitur keren yang bisa otomatis menarik warna logo, jenis font, dan link media sosial dari website kalian. Masuk ke menu “Goals” lalu pilih “Set brand style”. Mereka bakal nge-scan website kalian dan ngebangun template email yang sesuai identitas brand kalian. Kalian juga bisa ngatur jenis font seperti Poppins atau Arial biar pembaca nggak pusing pas ngelihat emailnya. - Membuat Segmentasi Audiens (Segments)
Jangan pernah ngirim email yang sama ke semua orang. Kami sangat menyarankan kalian buat ngebangun “Segments”. Caranya, masuk ke menu “Audience” lalu pilih “Segments”. Kalian bisa ngebuat kategori berdasarkan perilaku mereka. Misalnya, buat segmen “Active Subscribers” untuk mereka yang rajin buka email dalam 30 hari terakhir, atau “Disengaged Subscribers” buat mereka yang sudah 3 bulan nggak pernah ngeklik email kalian. Dengan cara ini, kalian bisa ngasih penawaran yang lebih personal dan tepat sasaran. - Membuat Pop-up dan Form Pendaftaran
Gimana caranya dapetin email pengunjung? Caranya ya pakai form. Masuk ke menu “Forms” dan pilih template yang tersedia. Ada yang modelnya pop-up, ada juga yang tertanam di halaman (embedded). Kalian bisa mengatur kapan pop-up ini muncul, misalnya setelah pengunjung berada di halaman selama 5 detik atau saat mereka mau nutup browser (exit intent). Kasih mereka iming-iming kayak diskon 10% biar mereka makin semangat masukin alamat emailnya. - Menyiapkan Email Otomasi (Workflows)
Inilah bagian terbaiknya: membuat uang saat kalian tidur. Pilih menu “Automation” dan gunakan template “Welcome Email”. Kalian bisa ngatur trigger atau pemicu, misalnya sesaat setelah mereka daftar melalui form. Kalian bisa nambahin jeda waktu (delay), misalnya tunggu 1 menit baru kirim email sambutan. Di dalam email ini, kalian bisa otomatis ngasih kode kupon diskon yang sudah kalian janjikan di pop-up tadi. Jangan lupa klik “Start Workflow” buat mengaktifkan sistemnya. - Menjalankan Email Campaign dengan Bantuan AI
Kalau kalian mau ngumumin promo besar seperti Black Friday, kalian bisa pakai fitur “Campaigns”. Omnisend sekarang sudah punya fitur AI buat ngebantu nulis subjek email yang menarik. Kalian tinggal tulis kata kunci promonya, lalu biarkan AI ngebantu ngebikin kalimat yang ngebuat orang pengen ngeklik. Sebelum dikirim ke pelanggan, kami sarankan buat kirim email tes ke diri sendiri dulu buat ngecek apakah link-nya sudah benar atau belum.
Email marketing rasanya masih jadi kanal dengan ROI (Return on Investment) tertinggi sampai saat ini. Dengan menggunakan Omnisend, kalian nggak perlu lagi ngurusin satu per satu pelanggan secara manual karena semuanya sudah bisa didelegasikan ke sistem otomasi. Mulailah dengan segmentasi yang rapi dan jangan lupa berikan nilai tambah bagi subscriber kalian, bukan sekadar jualan terus-menerus.
Begitulah panduan teknisnya, rekan-rekanita sekalian. Semoga langkah-langkah di atas bisa ngebantu bisnis kalian makin berkembang dan profitnya makin maksimal. Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu buat membaca artikel ini sampai habis, yuk langsung dicoba!