Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PB NU Dukung Intelijen Bisa Menangkap

Posted on June 27, 2012

Pembahasan RUU intelijen makin intensif seiring dengan maraknya kasus teror bom di tanah air belakangan ini. Soal pembahasan RUU tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Said Aqil Siradj termasuk yang ikut mendukung intelijen diberi wewenang melakukan penangkapan. ”Saya pasti dukung kalau ada RUU antiteror yang lebih menggigit,” ujar Said dalam acara diskusi di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, kemarin (1/5). Sebab, menurut dia, maraknya kasus teror yang sudah makin meresahkan masyarakat saat ini seharusnya bisa dicegah jika aparat bertindak lebih aktif.
Dengan upaya seperti itu, lanjut Said, tidak terkesan aparat membiarkan aktivitas kelompok radikal. Sedangkan yang terjadi belakangan ini, aparat hanya bisa bertindak setelah ada peledakan bom. ”Karena itu, NU siap berada di belakang jika nanti intelijen diberi wewenang penangkapan,” tegas dia.
Namun, papar Said, wewenang penangkapan tetap tidak boleh melanggar hak asasi manusia. Misalnya, orang yang ditangkap karena dicurigai terlibat rencana teror tetap tidak boleh disakiti. Pun, orang itu harus dibebaskan jika dugaan tersebut tidak terbukti.
Selain itu, jelas Said, wewenang penangkapan tersebut diperlukan karena ada fakta bahwa jaringan kelompok-kelompok radikal sudah semakin luas. ”Kami (NU, Red) akui, terhadap hal-hal seperti itu, kami juga kecolongan,” papar dia.
Said menganggap, NU sebagai organisasi masyarakat Islam yang berhaluan ahlussunnah wal jamaah memiliki pandangan yang berkebalikan dengan kelompok-kelompok radikal. Sebab, ajaran yang terus dikembangkan oleh NU adalah sikap toleran dan moderat. ”Karena itu, saya mengatakan, kalau ada (orang) NU yang radikal, dia sudah keluar dari NU,” ucap dia.
Komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan keamanan saat ini menggodok RUU tersebut. Dalam pembahasan, di luar wewenang penangkapan yang masih diperdebatkan, intelijen sudah hampir pasti nanti juga memiliki wewenang penyadapan.
Menurut anggota komisi I dari Partai Demokrat Ramadhan Pohan, sinyal dari sejumlah fraksi untuk juga memberikan wewenang penangkapan makin kuat. Termasuk, fraksinya juga mendukung diberikannya wewenang tersebut. ”Yang penting sekarang, bagaimana pengawasannya. Itu yang harus jelas agar tidak ada penyalahgunaan,” kata dia.
Namun, tambah dia, wewenang penangkapan yang diinginkan oleh fraksinya tidak seperti wewenang milik intelijen Amerika Serikat. Yaitu, dapat langsung menangkap. ”Kami ingin seperti di Inggris, yang mengambil jalan tengah, di mana wewenang penegakan hukum tetap berada di polisi,” tegas Wasekjen DPP Partai Demokrat tersebut.

Terbaru

  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to create high-quality AI videos without wasting credits by using a professional storyboarding workflow
  • How to Use Google Remy and the New Wave of AI Agents to Automate Your Tasks 24/7
  • How to create a consistent AI influencer from scratch and build a high-value digital brand easily
  • Anthropic-SpaceX Deal Explained! 220K GPU & Orbital Compute
  • How to Setup Free Claude Code on Windows in 10 Minutes: A Complete No-Subscription Guide
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme