Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Yenny Wahid Dendangkan Tembang Tombo Ati di Gedung UNESCO Paris

Posted on October 9, 2015

Jakarta, Kesunyian malam kota Paris tiba-tiba terbelah oleh suara perempuan melagukan tembang Jawa Tombo Ati.  Berbaju jalabaya putih dan berkerudung putih, putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid, dengan khusyuk melantunkan lagu yang popular di masyarakat Jawa tersebut di hadapan ratusan hadirin dari berbagai negara. 

Aksi Yenny tersebut adalah bagian dari konferensi internasional bertema “Spiritual Islam dan Tantangan Terkini” yang diselenggarakan oleh UNESCO bekerja sama dengan Association Internationale Soufie Alawiyya (AISA), salah satu tarekat terbesar di Aljazair dan Eropa, dalam rangka memperingati 100 tahun berdirinya Tarekat Alawi. 

Perempuan bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini mengaku datang ke Paris diundang oleh Syekh Bentounnes, mursyid atau pimpinan Tarekat Alawiyyah saat ini. Menurutnya, ia adalah seorang figur yang sangat kharismatik dan mempunyai pengikut puluhan ribu di Aljazair maupun negara-negara Arab dan Eropa. 

“Saya tadi sore berbicara dalam sesi mengenai sufisme, lalu malamnya mereka meminta saya untuk berpartisipasi dalam acara spiritual dan kontemplasi sebagai perwakilan dari Islam yang ada di timur. Akhirnya saya pilih menembangkan lagu tombo ati yang lalu diterjemahkan dalam bahasa Prancis setelah saya selesai menyanyikannya,” jelas Yenny selesai acara.

“Setelah itu saya tutup dengan menembangkan sebuah syair berbahasa Arab karena banyak audiensnya yang bisa berbahasa Arab,” tambah Yenny dalam siaran pers, Kamis (1/10).

Ditanya kenapa memilih lagu tombo ati Yenny menjawab bahwa lagu tersebut mempunyai filosofi yang sangat mendalam. “Tadi siang saya berbicara mengenai Islam Nusantara sebagai sebuah contoh nyata adanya ajaran Islam yang damai dan toleran. Dan saya kaitkan budaya kita yang sejuk tersebut dengan pengaruh para sufi sebagai salah satu pembawa masuk Islam ke bumi Nusantara pada abad 14 silam.  Rata-rata hadirin sangat tertarik dengan paparan saya mengenai Islam di Indonesia dan ingin belajar lebih jauh mengenainya.”

Menurut Yenny, tembang Tombo Ati itu adalah simbol dari Islam di Indonesia berisi ajakan kepada manusia untuk berkontemplasi mendekat kepada Tuhannya. “Karenanya sangat pas kalau saya dendangkan lagu itu,” jelas Yenny.

“Alhamdulillah penerimaannya luar biasa. Banyak ibu-ibu tua memeluk saya setalah acara dan bapak-bapak menjabat tangan saya mengucapkan terimakasih karena walaupun tidak mengerti bahasanya, mereka merasa tembang itu sangat menyentuh hati mereka,” kata Yenny. 

Padahal, lanjutnya, di antara para tamu kehormatan banyak syekh-syekh dan mufti serta pemimpin agama dari berbagai negara. Mereka semua ikut mengucapkan terima kasih kepadanya karena lirik lagunya (setelah diterjemahkan) sangat menyentuh.  “Ada grand mufti Bosnia, guru besar Mesir, Syeikha dari Turki, Imam masjid besar Eropa, ahli Islam dari Tunisia, Aljazair, Maroko dan lain-lain,  serta pendeta dan pastor  Afrika yang aktif dalam hubungan antara agama,” imbuh Yenny. 

“Saya sendiri merinding rasanya, bisa kesampaian mendendangkan lagu rakyat kita digedung semegah gedung UNESCO di hadapan ratusan hadirin berbagai negara yang menyesaki gedung, dan dari jendela bisa melihat menara Eiffel, rasanya agak-agak surreal gitu,” gelak Yenny. 

Selain pembahasan mengenai sufisme, koferensi juga menampilkan pameran mengenai sosok Emir Abdel Kader, seorang pemimpin spiritual dan pejuang anti kolonialis Aljazair yang lahir pada abad ke 18.  Banyak pula diulas sosok Syekh Alawy sebagai pendiri tarekat Alawiyyah, salah seorang yang banyak berjasa menyebarkan pengaruh tasawwuf di daratan Eropa. (Mahbib)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Master Mistral Medium 3.5: A Comprehensive Guide to the 128B Dense Open-Source Giant
  • How to Create Professional YouTube Content Using HeyGen AI Without Showing Your Face
  • How to Boost Your Local AI Speed with Gemma 4 Multi-Token Prediction
  • How to 3x your AI speed with Google’s Gemma 4 MTP Drafters: A step-by-step guide to lightning-fast inference
  • How to Master Google Pomelli: The Ultimate AI Tool for Creating Professional Marketing Content in Minutes
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme