Makassar, Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Sulawesi Selatan mengadakan diskusi publik dengan tema ‘Pencegahan Dini Radikal-Terorisme Dikalangan Pelajar’ dalam rangka Pra Konferensi Wilayah (Konferwil) IPNU XIII dan IPPNU XII di Aula Tribun Timur, Jalan Cendrawasih Makassar.
Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara Dr Ir H A Majdah M Zain Rektor Universitas Islam Makassar, Prof Dr HM Arfin Hamid Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel, Dr KH Afifiddin Harisah (Pimpinan Umum Pondok Pesantren Annahdlah Makassar).
Menurut Majdah, Potensi penularan gerakan radikalisme-terorisme di kalangan pelajar cukup tinggi di Indonesia, sehingga butuh perhatian yang cukup tinggi dari organisasi pelajar.
Sementara KH Afifuddin melihat, maraknya gerakan radikalisme di kalangan pelajar karena kondisi sosial yang tidak merata serta jauh dari keadilan, hal ini bisa memicu frustasi sosial sehingga pilihan untuk bergabung dengan gerakan radikal-teroris bisa menjadi opsi bagi pelajar.
Ketua FKPT Sulsel Arfin Hamid berpendapat bahwa NKRI ‘Harga Mati’ sehingga gerakan radikal-teroris tidak bisa dibiarkan hidup di bumi Indonesia.
Tampak hadir Ketua IPNU Sulsel Ramli, Ketua IPPNU Sulsel Mirnawati, Ketua IPNU Makassar Muh Nur, Ketua IPPNU Makassar Azizah Dahlan, serta beberapa pengurus IPNU-IPPNU Sulsel dan perwakilan kampus yang ada di Makassar. (Muhammad Nur/Fathoni)
Sumber: NU Online