Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Suara Bawah Umat NU

Posted on December 6, 2012

Jakarta, NU Online
Lebih dari seratus ribu Nahdliyin dari berbagai daerah memenuhi Gelora Bung Karno, Jakarta. Mereka menghadiri Rapat Akbar dalam rangka peringatan Harlah ke-85 NU, Ahad (17/7).

“Kami berangkat satu bus,” tutur Kiai Amirudin, ketua Syuriyah MWC  Teraju, Tasikmalaya, selepas sembahyang Duhur yang dialasi kardus, di emperan toilet GBK.

“Kami berdikari dengan iuran sebesar 110 rupiah per orang. Tak ada yang mengeluh dengan harga ini karena ini termasuk murah,” tambah kiai yang menjabat ketua syuriayah MWC NU sejak tahun 60-an. Sebelumnya diemban gurunya sendiri, K. H. Anwar Qalyubi.  Dia meneteskan air mata ketika ditanya tentang gurunya. Ia ingat peristiwa tahun 50-an.

“Rumah guru saya diduruk (dibakar, red.) gerombolan pengacau keamanan. Saya menyaksikan sendiri lambang Nahdlatul Ulama ikut terbakar. Untung guru saya beserta keluarga selamat,” kenang pengasuh Pesantren Alhuda ini.  Tiba-tiba matanya redup, dan melelehkan air mata.

Sementara itu, seorang anggota Banser dari Sukabumi, Jawa Barat, berkata, “Saya ingin menggebyarkan Harlah NU ke-85.” Ia ikut ke jakarta untuk mengawal 7 bus peserta harlah dari PCNU Kab. Sukabumi dan PCNU Kota Sukabumi. Dia bangga menjadi Banser karena bisa dekat dengan kiai.

“Mudah-mudahan kecipratan berkahnya,” tambah anak muda NU yang mengidolakan Wachid Hasyim dan Gus Dur.

Menurutnya, Wachid Hasyim adalah orang yang bertanggung jawab dalam setiap perkatannya. Sementara Gus Dur orangnya jenius. Setiap perkatannya harus dicerna mendalam. Dia ikut acara-acara NU sejak di sekolah menengah karena salah seorang pamannya adalah pengurus cabang NU. Dari situ, keber-NU-annya terpupuk.

Masih dari Nahdliyin Sukabumi. Geugeu Alawiyah, seorang santriwati pesantren Siqayaturahmah mengatakan, kedatangannya ke Jakarta ingin ikut mensyiarkan NU. “Karena NU itu ahlisunanah wal jamaah,” jelasnya.

“Kami berangkat dua bus; satu putra, satu putri. Kami diajak guru kami KH Mahmud Mudrikah Hanafi, ketua Syuriyah NU kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Ali Sodiq dari Al-Asryah Islamic Boarding School, Parung, Bogor, berkata, “Saya senang bisa melihat berbagai seni budaya Nusantara secara langsung.”

“Saya pertama kalinya ke GBK,” tambah siswa kelas 2 SMK Al-Ashriyah. “Saya bangga jadi anak NU ini, karena NU tokohnya kiai-kiai dari pesantren,” tukasnya.

Di luar GBK, lelaki paruh baya duduk dialasi sandal jepit, mengenakan koko putih, bersarung merah yang bergaris hitam dan berpeci hitam kemerahan. Muhammad Tohir, nama lelaki dari Semarang, Jawa Tengah. Ia duduk sendirian di antara lautan manusia.

Sambil menggenggam tiang bendera Nahdlatul Ulama ia bilang, “Saya berangkat berdua dengan seorang teman. Bergabung dengan rombongan ranting yang ada di Semarang. Guru saya tak bisa hadir karena ada acara ziarah. Beliau menyuruh saya sebagai perwakilan,” tuturnya.

Musbihin, ketua tanfidziyah MWC Majenang, Cilacap, memberangkatkan anggotanya 1 bus. Selain iuran dari peserta, biaya dibantu pengurus cabang Cilacap.  “NU tak ada mundurnya,” tegasnya ketika ditanya apakah kini NU makin maju atau mundur.

“Cuma memang kalau di politik NU sering pecah. Tapi kalau sudah di NU semua menyatu,” lanjutnya.

Dia mengharapkan NU konsentrasi membangun pendidikan, mengurusi pesantren dan juga sekolah.

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme