Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Google Diperkirakan Mulai Tinggalkan Brand ‘Android’

Posted on April 5, 2012

Selama ini, sistem operasi Android menjadi andalan Google dalam mendominasi pasar smartphone. Namun, ada analisis di Bussiness Insider yang mengatakan Google akan meninggalkan brand Android, yang dianggap kurang menarik.

Indikasi ini terlihat saat Google mengubah nama “Android Market” menjadi “Google Play”. Walau belum terlihat perubahan signifikan di AppStore ala Android ini, namun perubahan dilakukan untuk menyatukan segala bentuk konten, dari film, aplikasi, musik, dan ebook, dalam satu fitur.

Saat Google mengubah nama “Android Market”, CNet menilai pergeseran branding ini mengejutkan. Karena selama ini Google menghabiskan banyak sumber daya dan energi untuk membangun brand Android. Selain itu, butuh waktu bagi Google untuk rebranding Google Play.

CNet juga melansir, walau Android terbilang sukses sebagai sebuah platform, Android Market berjuang keras untuk menyaingi pendapatan Apple AppStore. Sejak diluncurkan pada Oktober 2008, pendapatan Android Market selalu di belakang Apple App Store.

Analisis Charlie Kindel pun menyebut, Android akan menjadi platform semacam “bumbu dan bahan dasar” sendiri, sedangkan Google akan tampil dalam nama lain. “Google pun akan mulai menjauhkan diri dari brand Android sepenuhnya,” tulis Kindel di Bussiness Insider.

Charlie Kindel juga menyebut, selama ini Android terlanjur menjadi sebuah platform yang terlalu terbuka, sehingga Google tidak bisa mengendalikan brand Android. Untuk bersaing dalam menciptakan suatu pengalaman baru di suatu produk, Google pun mesti menyiapkan brand baru.

Luncurkan Tablet

Apalagi, baru-baru ini terdengar lagi rencana Google untuk meluncurkan tablet dengan merek “Google”. Untuk bisa bersaing dan mengalahkan dominasi iPad di pasar tablet, Google pun harus bisa mengendalikan brand-nya sendiri.

Google pun harus mendorong brand-nya sendiri mulai sekarang. Ini sudah dirintis Google, yang mendorong brand Play, dan menekankan perubahan ini kepada para pengembang aplikasi Android yang ingin menaruh aplikasinya di Google Play.

Selain itu, Charlie Kindel pun menyebut ada brand lain yang bisa dikembangkan Google: Nexus. Saat ini brand Nexus sudah digunakan dalam produk Galaxy Nexus, smartphone berbasis Android yang dikembangkan Google bersama Samsung.

“Nexus merupakan Android Play ‘murni’ yang dimiliki Google. Ide ponsel ini adalah pengalaman pengguna yang lebih terasa, hardware yang lebih konsisten, OS terbaru dengan kebijakan upgrade yang konsisten, serta layanan Google yang juga konsisten,” ucap Kindel.

sumber: Vivanews

Terbaru

  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • ComfyUI SaaS Analysis: How to Optimize Workflow and Save Money on API Credits
  • How to access Kimi k2.6 for free to build professional software applications using Nvidia’s powerful AI infrastructure
  • Codex CLI New Feature: /Goal and It’s awesome
  • How to Build a Passive Income Machine with Faceless YouTube Channels
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme