Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Sekali Lagi, Tentang Misteri Kematian di Kaki Gunung Fuji Jepang

Posted on April 10, 2012

Gunung Fuji di Jepang terkenal di dunia sebagai destinasi wisata. Tapi, satu hutan di kaki gunung ini menyimpan misteri kematian. Hutan itu bernama Aokigahara.

Hutan Aokigahara menjadi tempat yang sepi untuk mati. Setiap tahun, petugas menemukan 100 jasad orang-orang yang bunuh diri di hutan tersebut. Ada beberapa jasad yang baru ditemukan setelah bertahun-tahun, seperti dikutip dari laman Dailymail edisi 9 April 2012.

Biasanya, jasad itu ditemukan dalam kondisi tergantung di pepohonan hutan. Hutan ini pun jadi tempat ‘favorit’ warga Jepang untuk mengakhiri hidup mereka.

Mengapa orang-orang itu memilih hutan Aokigahara sebagai tempat bunuh diri pun masih misteri. Diduga, beberapa dari mereka terinspirasi dari novel yang mengambil latar cerita di hutan ini.

Seorang peneliti, Azusa Hayano, sampai mendedikasikan 30 tahun hidupnya untuk mencari tahu jawaban misteri dari mengapa di atas. Tapi, dia tetap saja tidak menemukan jawaban pasti dari tren bunuh diri ini.

Dalam proses penelitiannya mengungkap korban-korban bunuh diri, Hayano menemukan lebih dari 100 tubuh selama 20 tahun terakhir.

Ahli geologis paruh baya itu kemudian mengajak kru film dari Vice World ke pedalaman situs hutan yang disebut ‘Jukai’, lautan pohon, untuk membagi apa yang dia tahu mengenai tren bunuh diri di hutan tersebut.

Meski dia tidak punya jawaban mengapa banyak orang memutuskan bunuh diri di Aokigahara, Hayano memiliki wawasan mengenai perilaku orang putus asa yang berusaha masuk hutan dan tidak berniat kembali.

Dia menceritakan ke kru film bahwa ada sisa-sisa petunjuk di antara pepohonan yang bisa mengungkap isi pikiran seseorang sebelum mengakhiri hidup. Atau, kadang terjadi, orang-orang yang berubah pikiran dan ingin tetap hidup.

Film ini sendiri dibuka dengan gambar sebuah mobil yang sudah berbulan-bulan ditinggalkan pemiliknya di pinggir hutan. “Saya menduga, pemilliknya masuk ke sini dan tidak pernah keluar. Saya pikir, pemilknya masuk hutan dengan pikiran kacau.”

Di cerita lain, Hayano pernah menemukan kamp darurat dari terpal dan tenda itu kosong. Meski tidak menemukan mayat di sana, Hayano menemukan boneka yang dipaku terbalik di sebatang pohon. Menurutnya, itu ada sisa episode putus asa.

Hayano menilai, posisi boneka dengan wajah rusak, bukan lelucon. Itu merujuk pada kutukan. “Menurut saya, orang ini disiksa masyarakat,” jelasnya.

Temuan mengerikan lainnya adalah catatan sakit hari yang juga dipaku di sebatang pohon, ‘panduan’ bunuh diri, dan sejumlah jerat.

Pada satu ketika, Hayano kembali bercerita, dia menemukan tenda kuning yang berkemah di tengah jejak publik. Di dalamnya, ada seorang pemuda yang mengaku sedang berkemah. Tapi, Hayono tak mau ambil resiko dan menasihati si pemuda itu untuk tidak bunuh diri. “Luangkan waktu untuk berpikir. Jadilah positif,” kata Hayano.

Bagi seorang yang ‘akrab’ dengan kematian, Hayano tetap terguncang saat dia dan kru film menemukan kerangka manusia.
Bagi Hayano, bunuh diri di Jepang sudah berubah selama bertahun-tahun. Di masa samurai, orang bunuh duru dengan cara ‘harakiri’ untuk menjaga kehormatan mereka. “Menurut saya, tidak mungkin meninggal secara heroik dengan bunuh diri.”

Di dunia modern ini, Hayano yakin salah satu faktor orang bunuh diri adalah meningkatnya perasaan sepi dan individualis karena perkembangan internet.
Sekarang, imbuhnya, orang bisa terus online sepanjang hari. “Padahal, kami masih perlu bertemu muka, membaca ekspresi, mendengar suara lawan bicara kita untuk memahami sepenuhnya emosi mereka. Untuk hidup berdampingan.”

sumber: Vivanews

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • ComfyUI SaaS Analysis: How to Optimize Workflow and Save Money on API Credits
  • How to access Kimi k2.6 for free to build professional software applications using Nvidia’s powerful AI infrastructure
  • Codex CLI New Feature: /Goal and It’s awesome
  • How to Build a Passive Income Machine with Faceless YouTube Channels
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme