Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU: Manfaatkanlah Internet Untuk Berdakwah

Posted on May 30, 2012

Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, menekankan pentingnya mengembangkan metode dakwah di era kemajuan teknologi saat ini. Ulama Ahlussunnah wal Jamaah harus juga bisa memanfaatkan teknologi, salah satunya melalui jaringan internet.

“Kalau kita membuka internet saat ini, yang banyak kita temukan adalah Islam kanan dan kiri. Ada Al Marhamah dan lain sebagainya. Islam moderat ala Ahlussunnah wal Jamaah sangat jarang, dan sekarang itu harus kita mulai,” tegas Kiai Said di Jakarta Senin (28/5).

Pernyataan yang sama juga disampaikan Kiai Said di hadapan sekitar 4000 Nahdliyin di acara pengajian akbar dalam rangka peringatan Hari Lahir NU ke 86 di Pondok Pesantren Al Inayah, Tempuran, Magelang, Ahad (27/5) malam.

Kang Said, demikian Kiai Said disapa, juga mengatakan dakwah kontekstual tidak hanya melalui metode, melainkan juga kontennya. Tiga cita-cita KH Hasyim Asy’ari, yaitu terlaksananya Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah, dan Insaniyah harus terus didengungkang.

“Itu cita-cita luar biasa yang dicetuskan Mbah Hasyim jauh sebelum negara ini dibentuk. Tapi tiga cita-cita itu tidak bisa dilaksanakan terpisah. Kalau hanya ditekankan Ukhuwah Islamiyah saja akan jadi ekstrem, begitu sebaliknya kalau hanya Ukhuwah Wathoniyah, umat Islam akan bisa terseret menjadi sekuler,” urai Kang Said.

Konten dakwah yang diminta terus didengungkan, lanjut Kang Said, adalah pentingnya menjaga kerukuran antar umat beragama. NU dengan sikap moderat yang selama ini dijalaninya harus ada di barisan terdepan, mempelopori terlaksananya kerukuran tersebut. “Dakwah juga harus berorientasi pada permasalahan bangsa, karena NU selamat, Indonesia juga akan selamat,” tandasnya.

Pengajian akbar dalam rangka Hari Lahir NU ke 86 di Magelang juga dihadiri oleh Rais Aam Jamiyah Ahlut Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyah, Habib Lutfi bin Yahya. Dalam tausiyahnya Habib Lutfi mempertegas apa yang disampaikan Kang Said, yaitu pentingnya NU mengembangkan metode dan konten dakwahnya. Sumber: NUOnline

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • ComfyUI SaaS Analysis: How to Optimize Workflow and Save Money on API Credits
  • How to access Kimi k2.6 for free to build professional software applications using Nvidia’s powerful AI infrastructure
  • Codex CLI New Feature: /Goal and It’s awesome
  • How to Build a Passive Income Machine with Faceless YouTube Channels
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme