Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU Selenggarakan Workshop Deradikalisasi Agama

Posted on October 16, 2011

Jakarta, NU Online
Saat ini, Indonesia dikenal publik internasional sebagai lahan subur radikalisme agama. Pemahaman kelompok ini cenderung totalistik dan formalistik; kaku dalam memahami teks-teks agama. Bagi kelompok ini, konteks sosial, politik, ekonomi dan budaya yang melingkupi umat Islam, bukan merupakan pertimbangan penting. Tak ayal, pemahaman ini tidak memberi ruang terhadap tradisi lokal.

Dalam gerakannya, mereka konfrontatif terhadap sistem sosial yang ada, termasuk dasara negara. Fenomena ini tentu jadi ancaman terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.
Nahdlatul Ulama, sebagai salah satu elemen bangsa yang turut andil dalam mendirikan Republik ini, sangat prihatin akan gerakan kelompok radikal yang makin menguat. Atas dasar itulah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung gerakan nasional deradikalisme agama.

”Nahdlatul Ulama sangat mendukung gerakan nasional untuk membendung radikalisme,”ungkap Imdadun Rahmat, Wakasekjen PBNU saat membuka Workshop Deradikalisasi Agama Berbasis Kiai dan Pesantren; Meneguhkan Islam Rahmatan lil-Alamin pada Sabtu, (15/10). Workshop ini diselenggarkan di hotel D. Wangsa, Jakarta Pusat, atas kerja sama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Imdad menambahkan bahwa dukungan NU untuk membendung radikaliisme bertumpu pada dua hal. Pertama, teologis. Nahdlatul Ulama berfaham Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang antikekerasan, tasamuh, tawazun dan i’tidal.

Kedua, landasan sosiologis. Karena NU sejak awal adalah organisasi yang memiliki akar kebangsaan yang kuat. Menjadi warga Indonesia yang baik dapat dilakukan bersama dengan menjadi muslim yang baik.

Sementara itu, Masda Chairul Akbar dari BNPT menjelaskan bahwa deradikalisasi pemahaman agama yang diselengarakan dengan PBNU sangat strategis. Karena menurutnya, gerakan Islam radikal merupakan embrio terjadinya gerakan teroris di Tanah Air yang meresahkan masyarakat.

“Teroriseme ini sudah demikian mengganggu ketertiban masyarakat, mengganggu pembangunan nasional. Yang tadinya orang ingin berinvestasi di Indonesia ini tetapi tidak masuk karena terorisme. Ini sudah menjadi ancaman negara dan global,” tambahnya.

Acara yang akan berlangsung hingga Senin, (17/10) melibatkan 50 orang peserta yang terdiri dari para kiai, nyai, ustadz, santri senior dan da’i.

Terbaru

  • Belum Tahu? Inilah Cara Upload Reels Instagram Sampai 20 Menit, Konten Jadi Lebih Puas!
  • Apa itu Negara Somaliland? Apa Hubungannya dengan Israel?
  • Apa itu Game TheoTown? Game Simulasi Jadi Diktator
  • Inilah Rekomendasi 4 HP Honor Terbaik – Prosesor Snapdragon Tahun 2026
  • Lagi Nyari HP Gaming Murah? Inilah 4 HP Asus RAM 8 GB yang Recomended
  • Ini Trik Main Game Merge Cats Road Trip Sampai Tarik Saldo ke DANA
  • Mau Jadi Digital Writer Pro? Ini Caranya Buat Portofolio Pakai Blog!
  • Ini Cara Login Banyak Akun FB & IG di Satu HP Tanpa Diblokir!
  • Inilah Cara Mengatasi Verval Siswa Silang Merah di RDM versi Hosting
  • HP Tertinggal? Inilah Caranya Login PDUM Langsung dari Laptop, Lebih Praktis!
  • Inilah Cara Tarik Dana dari APK Drama Rush
  • Inilah Cara Mudah Tarik Uang Kertas Biru di Merge Cats ke DANA dan OVO Tanpa Ribet!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman KlikKami Penipu? Ada DC Penagih?
  • Kenapa Tentara Romawi Hanya Pakai Armor Kaki Saja?
  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Inilah Cara Belajar Cepat Model Context Protocol (MCP) Lewat 7 Proyek Open Source Terbaik
  • Inilah Cara Menguasai Tracing dan Evaluasi Aplikasi LLM Menggunakan LangSmith
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Apa itu CVE-2025-14847? Ini Penjelasan Lengkap MongoBleed
  • Ini Kronologi & Resiko Kebocoran Data WIRED
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme