Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pesantren Jangan Habiskan Energi Membahas Terorisme dan Deradikalisasi saja!

Posted on December 20, 2011

Rembang – Menteri Agama Suryadharma Ali minta para pimpinan pondok pesantren dan ulama tidak menghabiskan energi untuk pembahasan terorisme, radikalisme dan multikultural karena sikap Islam sudah jelas namun ke depan hendaknya dapat memberi perhatian kepada perkembangan pondok pesantren dan pendidikan santri.

Pernyataan itu disampaikan Menag Suryadharma Ali ketika tampil sebagai pembicara pada pembukaan sarasehan sosial dan budaya “Pesantren Untuk Bangsa” di Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (17/12).

Dalam acara yang dihadiri para ulama dan sejumlah pejabat setempat, nampak hadir mantan Ketua PB NU KH Hasyim Muzadi, KH. Maimun Zubair, KH Nur Muhammad Iskandar, Kakanwil Kemenag Jateng Imam Harumain, Kabadlitbang Kemenang Abdul Djamil dan ratusan santri setempat.

Menag mengatakan, sikap Islam terhadap radikalisme, terorisme dan multikulturalisme sudah jelas. Islam sebagai pembawa rahmatan lil alamin, bersikap toleran dan antikekerasan.

Islam kadang dikaitkan dengan terorisme. Pandangan dan pendapat demikian jelas keliru karena Islam sangat dekat dengan kedamaian. Karena pandangan yang tegas itu, maka ke depan para ulama tidak melulu memfokuskan perhatian kepada masalah tersebut.

Namun ia di sisi lain mengingatkan pula bahwa persoalan radikalisme, terorisme dan multikulturalisme itu tidak membuat para ulama lengah. Kewaspadaan harus tetap ada mengingat bahaya yang ditimbulkan bisa merusak kerukunan umat beragama di tanah air.

Menag Suryadharma Ali menjelaskan, persoalan di Pondok Pesantren pun tak kalah penting. Pasalnya, dewasa ini banyak santri tak memahami huruf Arab gundul. Banyak pesantren mengembangkan pelajaran menggunakan literatur atau buku di luar kitab yang semestinya digunakan.

Kementerian Agama dalam hal ini sudah berupaya agar pondok pesantren yang mengalami kesulitan dalam hal tenaga pengajar bisa mendatangkan guru bahasa Arab dari negara timur tengah. Ia berharap hal ini bisa dimanfaatkan sehingga tak ada lagi santri yang tak paham membaca dan menulis menggunakan huruf Arab gundul.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme