Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKB: Kemenkumham Harus Jelaskan Soal Kasus Akuisisi Partai oleh Nasrep

Posted on January 30, 2012

JAKARTA – Anggota Komisi II dari Fraksi PKB, Abdul Malik, meminta Menteri Hukum dan HAM menjelaskan soal Partai Nasional Republik (Nasrep) yang mengakuisisi partai lain demi lolos mengikuti Pemilu 2014.

“Kementerian Hukum dan HAM harus dipanggil. Seharusnya (kalau mengakuisisi), nama partainya nggak boleh diganti dong. Namanya harus tetap PNU (Partai Nurani Umat),” kata Abdul di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 30 Januari 2012.

Menurut Abdul, akuisisi yang dilakukan oleh Nasrep dengan mengubah nama partai berbadan hukum yang ia akuisisi, seharusnya tidak boleh dilakukan. “Itu melanggar hukum. Badan hukumnya kan PNU, lalu ganti Nasrep yanggak boleh,” kata dia.

“Kalau Nasrep gabung ke PNU, kemudian ikut pemilu namanya PNU, nggak pa-pa. Tapi kalau namanya ganti Nasrep, nggak boleh,” ujar Abdul lagi.

Sebelumnya, Direktur Tata Negara Kementerian Hukum dan HAM Asyari Sihabuddin mengatakan, perubahan nama dari Partai Nurani Umat ke Nasrep telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin pada 4 Januari 2012.

Jawaban Nasrep

Nasrep sendiri menegaskan, mereka tidak melanggar UU apapun dalam proses akuisis tersebut. “Ini sesuai mekanisme, sesuai Undang-undang Partai Politik. Kemenkumham juga telah mengesahkan, tak ada masalah,” kata Ketua Umum Partai Nasrep, Jus Usman.

Menurut dia, UU memang memungkinkan penggabungan partai-partai untuk maju dalam pemilihan umum. Bahkan, lanjut Jus, saat menghadapi Pemilu 2004, ada dorongan kepada partai untuk bergabung agar partai peserta pemilu tidak terlalu banyak.

“Undang-undang pemilu ini syaratnya lebih berat. Menurut saya, penggabungan malah menjadi kesempatan baik untuk menyederhanakan partai. Ini bukan barang baru, bahkan malah dianjurkan,” ujar Jus. Ia mengaku tak peduli pada tudingan bahwa siasat yang dilakukan Nasrep tidak etis.

Nasrep justru akan mengajak parta-partai lain untuk bergabung menghadapi Pemilu 2014 mendatang. “Kalau ada yang gampang, kenapa cari yang sulit,” kata Jus.

Sumber: VivaNews

Terbaru

  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • Why is Your Laptop Touchpad Overheating? Here are the Causes and Fixes
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme