Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKB: Kami Lanjutkan Perjuangan PNS Guru Honorer, Guru Madrasah dan Penyuluh Agama

Posted on February 12, 2012

JAKARTA – Konsistensi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) dalam
memperjuangkan nasib sejumlah guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sepertinya tak kenal lelah dan patut dicontoh oleh fraksi
lainnya. Tidak hanya itu, fraksi dibawah pimpinan Marwan Jafar ini juga total memperjuangkan peningkatan gaji Peyuluh Agama.

“Perjuangan kita untuk guru honorer agar segera diangkat menjadi PNS, kita dari awal sudah usahakan, kita sudah total untuk itu. Mulai Buka posko, sampai mimpin aksi agar jadi pegawai sudah bahkan lobi juga sudah,” ujar Ketua F-PKB, Marwan Jakar kepada INDOPOS (Group JPNN), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Menurut Marwan, F-PKB ingin mendengarkan aspiras-aspirasi masyarakat
bawah. Oleh karena itu, guru honorer harus tetap diapresiasi begitupun kalangan penyuluh Agama yang notabene banyak alumni pesantran agar mendapatkan kesejahteraan lebih baik. ”Mereka ini kasihan, ada yang dari daerah terpencil, ini kurang diperhatikan, bahkan disia-siakan. Tentu kita tidak bisa tinggal diam,” tambahnya.

Lebih lanjut, politisi PKB ini mengaku kecewa dengan kinerja menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, terkait masih kurangnya perhatian terhadap guru-guru honor yang banyak tersebar di daerah-daerah terpencil. “Kita sudah berjuang di komisi, tepatnya di Komisi II, semua jalur sudah kita coba, mulai dari forum lobi sampai aksi, tapi menterinya kurang begitu memberikan respon yang positif,” keluhnya.

Lebih lanjut, dirinyapun meminta bantuan partai-partai besar bisa membantu mengakomodasi kepentingan para guru honorer tersebut. Agar lebih memperhatikan nasib para pendidik dan penyuluh agama yang nasibnya tidak jelas dan banyak tersebar di daerah tertinggal.

“Saya kira jika hanya F-PKB yang berjuang, akan berat karena itu butuh dukungan dari semua fraksi lainnya,” imbuhnya.

Hal senada juga diucapkan anggota F-PKB lain, Ali Maschan Moesa. Menurut Ali, fraksinya sudah mati-matian memperjuangkan agar para guru honorer tersebut dijadikan PNS. “Kita suda maksimal membantu guru honorer bersama komisi 10 dan 2,” katanya.

Namun, ia menyesal dengan sikap yang lamban dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi (Kemen PAN). Ke depan, pemerintah harus menghargai jerih payah guru tersebut. Hal itu bisa dilakukan dengan menambah anggaran di APBN. “Mereka (pemerintah) harus berani menganggarkan 5 persen dari GNP seperti di Malaysia,” tandasnya.

Sementara itu, terkait nasib para penyuluh agama yang berada di bawah Kementerian Agama, anggota Komisi VIII Abdul Hakim, mengaku sangat prihatin, mengingat beban dan pengabdiannya yang agak kurang sebanding
dengan gajinya. Padahal, predikat “guru umat” yang melekat kepada Penyuluh Agama, selalu bekerja tanpa mengenal jam dinas, malah
persoalan waktu siang atau malam bukan penghalang untuk terus berbakti kepada masyarakat.

“Sebagai penyambung lidah Depag di masyarakat, keberadaan Penyuluh Agama sangat dirasakan kontribusinya. Meskipun penempatan penyuluh satu orang untuk satu kecamatan, dan jumlahnya belum merata di setiap lecamatan. Jadi sangat ironis jika hanya digaji sekitar Rp150 ribu perbulan,” terangnya pada INDOPOS, melalui siaran persnya.

Sumber: JPNN

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • Inilah Rincian Biaya Jalur Mandiri Untirta 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program Studi
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • How to build a smart voice agent with the AssemblyAI Voice Agent API and Universal-3 Pro for high-accuracy conversations
  • How to create Cinematic AI Kungfu Movie using Flower.ai and SeaDance 2.0
  • How to Build a Professional Headless Shopify Store from Scratch with the New Shopify AI Toolkit and Claude Code
  • How to Use Nvidia Nemotron-3 Nano Omni for Advanced Multimodal AI Reasoning
  • How to use Google Gemini Deep Research to automate professional analysis and save hours of work every week
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme