Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Badai Magnet Mulai ‘Serbu’ Bumi

Posted on March 10, 2012

MOSKOW – Badai magnet yang dampaknya mulai dirasakan di Bumi pada Jumat telah menguat menjadi tingkat G3, demikian laporan Badan Atmosfer dan Samudera Amerika Serikat (NOAA), Jumat.

Badai tersebut terjadi akibat dari letupan lidah api besar yang terjadi di Matahari pada 7 Maret pukul 04:24 waktu Moskow.

“Orientasi medan magnet yang bisa menyebabkan badai magnet Bumi yang kuat akhirnya terjadi semalam. Jadi kendati hal itu sebagai awal yang lambat namun tingkatnya telah mencapai seperti yang telah diperkirakan,” kata Pusat Prediksi Cuaca Angkasa NOAA dalam lamannya.

Badai magnet Bumi kuat bisa menimbulkan kerusakan satelit dan bahkan pernah memutuskan jaringan listrik di Bumi yang terjadi di Quebec, Kanada, pada 1989.

Badai yang terjadi menyebabkan satelit Venus Express milik Badan Antariksa Eropa mengalami kerusakan sementara setelah terjadinya angin Matahari yang dikenal dengan letupan massal korona (CME).

Namun pengendali mengatakan mereka telah mengembalikan satelit itu kembali normal. “CME menjadi yang terbesar kedua dalam 11 tahun rangkaian surya dan menjadi yang terbesar pada 2012,” jelas pakar di Laboratorium Astronomi Sinar X Surya milik Rusia Sergei Bogachev.

Menurut dia badai magnet tingkat G4 telah terjadi saat rangkaian badai pada tahun 2011 sehingga itu menjadi hal yang terbesar namun bukan salah satu rekor dalam rangkaian tersebut.

Berdasarkan data dari stasiun di bumi, indeks kp yang digunakan untuk mengukur kegiatan magnet bumi sebelumnya meningkat jadi lima unit setelah CME pada 7 Maret.
Hal itu memperhitungkan tingkat terendah untuk menentukan badai magnet bumi.

Data yang didapat masih pada lima kp selama sembilan jam kemudian turun menjadi hanya empat kp untuk kemudian meningkat lagi pada empat jam kemudian. Indeks tersebut menghitung lebih dari tujuh kp pada Jumat malam di Moskow yang dianggap sebagai badai “besar” menurut skala NOAA.

Sumber: Republika

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Run IBM Granite 4.1 Locally: A Complete Guide to the New Open-Source AI Powerhouse
  • How to Build Claude Code Memory System as Your Second AI Brain
  • How to Analyze Real Estate Like a Pro Using AI Agents (Claude Realtor)
  • How to Use OpenAI Symphony to Automate Your Business Tasks
  • How to Automate Stunning Image Generation with Claude Code and Nano Banana
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme