Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Google Rombak Lagi Algoritma Searchingnya

Posted on March 24, 2012

Jakarta – Pekan ini, para teknisi di balik mesin pencari terpopuler di dunia, Google, mengumumkan rencana perombakan paling radikal. Kebijakan ini diklaim berdampak pada bisnis.

Perbaikan ini akan dilakukan secara bertahap selama beberapa bulan mendatang. Efek perombakan yang transformasional ini akan mempengaruhi pengguna dan bisnis. Google kini sedang menggabungkan teknologi dengan pencarian klasik dengan kata kunci.

Ini berarti, tiap kali pengguna memasukkan jenis query tertentu, Google akan mencoba menyediakan jawaban tunggal, bukan lagi menyediakan ribuan tautan web berwarna biru pada pengguna.

Amit Singhal, orang yang menulis ulang algoritma pencarian Google, memperbaiki algoritma asli buatan pendiri Google Sergey Brin dan menghasilkan kode Singhal yang kini masih digunakan atau setidaknya sudah 12 tahun dipakai.

Untuk kontribusi besarnya yang secara efektif mengubah cara dunia mengakses informasi, Singhal yang lebih dikenal sebagai ‘Google Fellow’ atau setara Jedi dalam istilah Google dan kehormatan tertinggi dalam ayat Google.

Ahli pencarian yang merupakan karyawan Google nomor 167 (Google kini punya 25 ribu staf lebih) ini masih terobsesi tentang pencarian informasi. Bagaimanapun juga, Singhal masih mengalami frustrasi dengan pencarian pada Juni lalu.

“Pencarian ini masih terasa satu dimensi. Anda beri kami query dan Google memberi hasilnya. Ini harus jauh lebih komunikatif. Anda harus bisa berkomunikasi dengan mesin pencari Anda. Saya ingin mesin pencarian saya menjadi ahli yang mengenal saya. Mesin pencari ini harus tahu Anda dengan baik sehingga tak perlu lagi menanyakan pertanyaan selanjutnya,” katanya.

Rencana ini memang terdengar menyenangkan bagi banyak orang. Singhal menawarkan jaminan bahwa Google dan semua mesin pencari akan sangat menghormati privasi pengguna saat membangun dan menerapkan teknologi baru ini.

Singhal memang sangat meyakinkan dalam menawarkan pengalaman transformatif pada pengguna. Bagi perusahaan teknologi inovatif, Singal seperti penggangu yang menawarkan orang solusi untuk masalah yang belum diketahui.

Hal ini penting bagi bisnis untuk satu alasan sederhana, yakni intuitif. Pencarian semantik berarti bisnis harus berpikir lebih keras untuk membuat penawaran digital yang lebih canggih. Saat hanya ada satu jawaban untuk permintaan pencarian, bagaimana memastikan itu adalah bisnis Anda?

“Saya masih membuang banyak waktu saat mencari. Percakapan yang ada masih terasa kurang. Pencarian tak seefisien yang saya inginkan,” ujar Singhal. Misalnya, hari ini saya bikin daftar kegiatan di ponsel untuk beli kado untuk ayah saya.

Ponsel ini memiliki sistem global positioning system (GPS) dan tahu keberadaan saya. Ponsel ini juga berisi kalender saya sehingga tahu kapan saya bebas. “Mengapa mesin pencari yang saya buat secara pribadi tak bisa mensinkronisasikan semua informasi itu dan memberitahu saya ketika saya dekat toko hadiah di saat bebas?,” katanya.

Sejak munculnya Twitter dan update informasi secara real-time, Google mencoba memperbarui layanan inti pencariannya guna menjadikannya lebih relevan dan tepat waktu bagi tiap pengguna.

Bergerak ke arah pencarian yang lebih komputasi, Wolfram Alpha yang diciptakan ilmuwan Inggris Stephen Wolfram akan membuat Google baru mempengaruhi jutaan situs web yang bergantung padanya saat ini.

Meski belum jelas bagaimana bisnis akan terpengaruh, penting untuk memastikan nama situs web telah mengoptimalkan dirinya dengan kata-kata kunci terbaik untuk pencarian. Pemilik bisnis juga perlu memastikan posisi web perusahaan.

Tiap bisnis memasok beberapa jenis solusi dan Anda hanya perlu memastikan metadata, iklan digital dan strategi pemasaran yang sempurna dan optimal untuk sistem pencarian yang baru.

Seiring upaya Google mendorong laju inovasi, akan makin penting menjaga situs web Anda terus terbarui dan selaras dengan etos terbaru dari web. Google akan mengalami beberapa perubahan terbesar sejak awal. Ini seperti Yellow Pages yang mengalami desain ulang dan menulis ulang indeks.

Sumber: Inilah.com

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme