Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Hutan New York diduga tertua didunia

Posted on March 2, 2012

Jakarta – Penelitian untuk menguak keberadaan hutan purba menemui titik terang. Tim peneliti menggali dan menyelidiki sebuah fosil hutan purba berusia 385 juta tahun dan diperkirakan paling tua di Bumi.

Fosil hutan purba itu bernama Gilboa, terletak di Pegunungan Catskill di New York, Amerika Serikat, dan disebut sebagai “hutan fosil tertua”. Nama Gilboa berasal dari ratusan fosil pohon raksasa Gilboa yang terawetkan di bebatuan daerah tersebut.

Fosil-fosil itu pertama ditemukan pada 1920 selama penggalian sebuah tambang untuk mengekstrak batu sebagai bahan baku pembangunan Bendungan Gilboa di dekat daerah itu.

Saat itu peneliti hanya dapat mengumpulkan sekelumit informasi tentang konteks geologi pohon Gilboa, di antaranya tunggul pohon, tanah tempat pohon-pohon itu tumbuh, dan jarak tumbuh antarpohon. Apalagi tambang justru ditimbun usai pembangunan bendungan.

Satu-satunya cara meneliti hutan fosil Gilboa adalah dengan mempelajari spesimen yang ada di museum dari penggalian skala kecil di daerah dekat sungai di sekitar lokasi bekas tambang.

Sampai Mei 2010, sebagian wilayah tambang dikosongkan sebagai bagian dari proyek pemeliharaan bendungan. Sejak saat itu para peneliti bersama perusahaan kontraktor Thaille Construction Company dan Departeman Perlindungan Lingkungan New York terus memonitor situs tambang yang dikosongkan tersebut.

Profesor Bill Stein dari Binghamton University dan Frank Mannolini dari New York State Museum menemukan bahwa lantai tambang telah terungkap. Pada lantai tambang diketahui akar dan posisi batang pohon-pohon Gilboa telah terawetkan dengan baik.

Chris Berry dari Cardiff Schooll of Earth and Ocean Sciences mengatakan untuk pertama kalinya para peneliti dapat memetakan sekitar 1.300 meter persegi wilayah tambang untuk penyelidikan hutan purba.

“Sebuah peta telah dibuat untuk menggambarkan posisi semua fosil pepohonan yang terawetkan di lokasi lantai tambang tersebut,” ujar Berry. Penelitian mereka dipublikasikan dalam jurnal Nature, Kamis 1 Maret 2012.

Dalam penelitiannya Berry dan rekan-rekannya menggambarkan pohon Gilboa sebagai pohon spektakuler karena memiliki diameter batang mencapai dua meter dan dibelit ribuan akar. Akar membelit batang pohon hingga setinggi 10 meter dari permukaan tanah, menjadikan bagian ini sebagai dasar untuk menopang pohon Gilboa yang sangat tinggi. Sekilas pohon Gilboa mirip pohon pakis atau pohon kelapa.

Salah satu kejutan terbesar yang dijumpai para peneliti adalah banyaknya lapisan kayu yang tersusun horizontal dalam batang Gilboa. Tebalnya mencapai 15 sentimeter. Mereka juga menemukan spesimen raksasa spesies lumut berbentuk pohon, jenis tanaman yang biasanya membentuk lapisan batu bara dalam lapisan batuan di seluruh wilayah Eropa dan Amerika Utara.

“Tujuh tahun lalu rekan-rekan kami, Linda dan Frank, menemukan sebuah fosil pohon Gilboa dalam keadaan lengkap. Itu saja sudah sangat mengagumkan. Tapi kali ini kami menemukan seluruh hutan Gilboa,” Berry berkata antusias.

Berry menuturkan semua temuan itu menunjukkan bahwa hutan purba Gilboa adalah hutan yang secara ekologis jauh lebih kompleks daripada yang pernah diperkirakan sebelumnya. “Dan mungkin mengandung karbon yang terkunci dalam bentuk kayu dalam jumlah lebih besar. Dengan mempelajari hutan Gilboa, kita dapat mengetahui bagaimana evolusi hutan mengubah muka Bumi,” ujar dia.

Sumber: Tempo

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme