Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pesantren Jangan Hanya Cetak Qari’ul Kutub Saja

Posted on March 13, 2012

Jakarta, NU Online – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya perubahan metode dakwah di kalangan Nahdliyin, tanpa meninggalkan prinsip Islam yang tasamuh, tawassuth dan tawazun. Ini disampaikan untuk menjaga eksistensi NU di masa mendatang.

“Bukan berarti kita tidak menghargai Mbah-mbah kita. Mereka sudah berhasil dengan cara-cara lamanya, tapi dakwah harus dikembangkan cara-caranya,” pesan Kiai Said di Jakarta, Selasa (13/3). Pesan yang sama juga disampaikannya saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kaderisasi NU se Pulau Jawa di Karawang, Jawa Barat, Senin (12/3).

Kiai Said mengatakan, NU akan tetap diperhitungkan keberadaannya jika tetap menjalankan prinsip Islam tasamuh, tawasuth dan tawazun. Dalam sikap warga NU diminta tidak tertutup, sementara dalam tindakan ditekankan untuk meninggalkan cara-cara ekstrem.

“Moderat dan toleran itu penting. Jangan sekali-kali tertutup dan ekstrem, karena fitrah manusia secara alami akan menolak itu. NU akan ditinggalkan jika berubah menjadi ekstrem,” tegas Kiai Said.

Pentingnya perubahan tersebut, masih kata Kiai Said, sesuai dengan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah yang dicetuskan pendiri NU, yaitu menjalankan metode berfikir yang berkembang, bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan seiring perkembangan jaman.

Dalam praktek nyata dakwah, salah satunya di dunia pesantren, pengelola atau pengasuh diminta tidak hanya bisa mencetak qari’ul kutub atau pembaca kitab. Ke depan pesantren harus bisa mencetak seorang penulis kitab, penafsir ayat-ayat Al Qur’an dan hadis, serta perumus hukum-hukum Islam baru.

“Pesantren yang ada sekarang kebanyakan hanya mencetak qari’ul kutub, ke depan harus kuttab, seorang penulis dan bukan sekedar pembaca. Fiqih juga demikian, pesantren harus bisa mencetak perumus,” urai Kiai Said.

Sementara untuk kader NU yang sudah menguasai ilmu agama sesuai dengan perkembangan jaman, Kiai Said meminta untuk tidak meninggalkan tugas membangun sesuai dengan tujuan keberadaan NU sebagai civil society, yaitu membantu Pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat. “Sesuai ayat Al Quran liyattafaqqahu fid diin, kalau sudah menguasai agama jangan lupa diamalkan, jangan lupa digunakan untuk membangun masyarakat,” pungkasnya.

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Run IBM Granite 4.1 Locally: A Complete Guide to the New Open-Source AI Powerhouse
  • How to Build Claude Code Memory System as Your Second AI Brain
  • How to Analyze Real Estate Like a Pro Using AI Agents (Claude Realtor)
  • How to Use OpenAI Symphony to Automate Your Business Tasks
  • How to Automate Stunning Image Generation with Claude Code and Nano Banana
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme