Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Tantangan Pengembangan TIK Indonesia

Posted on March 1, 2012

JAKARTA – Industri Teknologi Informasi yang mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia. Sayangnya anggaran perusahaan TI justru lebih banyak dimanfaatkan untuk menjalankan operasional harian, sementara untuk inovasi justru sangat kecil.

“Anggaran kebanyakan perusahaan saat ini menggunakan 75 persen anggaran TI mereka untuk menjalankan operasional harian, dan sisanya dialokasikan untuk mendukung inovasi,” ungkap Country Manager EMC Indonesia Adi Rusli dalam Media Briefing di Paulaner Brauhaus, Grand Indonesia, Jakarta.kepada wartawan belum lama ini.

Minimnya biaya inovasi menjadi tantangan industri TI, di samping juga pertumbuhan data tidak terkendali. Ia memprediksi dalam dasawarsa mendatang pertumbuhan volume informasi diharapkan tumbuh 20 kali lipat, dengan pertumbuhan tenaga kerja di bidang TI 1.5 kali lebih banyak

“Pertumbuhan data yang pesat dan dapat diakses secara online oleh kriminal dunia cyber, akan menimbulkan masalah keamanan,” ungkapnya.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, munculah yang namanya komputasi Awan. Komputansi Awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Mampu memecahkan tantangan tersebut dan secara fundamental mentransformasi TI. Ini membantu TI untuk dapat mengalokasikan biaya lebih untuk inovasi hingga 50 persen.

“Saat orang mengarah ke Awan, tahapan pertama yang akan mereka jalankan adalah Awan Privat dan dasar dari transisi ini adalah Virtualisas. Salah satunya infrastruktur penyimpanan yang terintegrasi dengan lingkungan virtual,” katanya.

Untuk meningkatkan efisiensi biaya, orang akan memvirtualisasi aplikasi lapis ke-3 dan ke-2 mereka terlebih dahulu. Kemudian untuk meningkatkan pelayanan, mereka akan memindahkan aplikasi utama mereka.

Setelah membangun Awan Privat, orang akan berkeinginan untuk beralih ke Awan Hibrida. Awan Hibrida adalah kombinasi sumber daya Awan Privat dan sumber daya Awan Publik.

EMC adalah perusahaan jasa yang membangun infrastruktur Awan Publik menggunakan arsitektur yang sama seperti yang EMC rekomendasikan untuk Awan Privat, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan TI dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Sumber: TribunNews

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme