Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Parlemen Inggris Tolak Tindakan Militer di Suriah

Posted on August 30, 2013

Para anggota Parlemen Inggris pada hari Kamis menyatakan penolakan mereka terhadap dilancarkannya tindakan militer di Suriah.

Penolakan itu merupakan kekalahan telak bagi Perdana Menteri David Cameron.

Pemerintah Inggris kalah hanya 15 suara dari Dewan Perwakilan Rakyat dalam upayanya untuk melancarkan “tindakan kemanusiaan kuat” terhadap dugaan penggunaan senjata kimia oleh pemerintahan Suriah.

Setelah hasil itu muncul, Cameron mengatakan kepada para anggota parlemen: “Saya melihat jelas bahwa Parlemen Inggris, yang mencerminkan pandangan rakyat Inggris, tidak ingin melihat Inggris melancarkan tindakan militer.”

“Saya menerima hasil itu, dan pemerintah akan menaatinya.”

Kekalahan yang dialami pemerintah Inggris itu meningkatkan kemungkinkan bahwa Amerika Serikat akan bertindak sendirian terhadap pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al-Assad, yang dianggap bersalah atas serangan gas beracun mengerikan –yang diyakini telah menewaskan ratusan orang di wilayah pinggiran Damaskus, pekan lalu.

“Inggris tidak akan melibatkan diri dalam aksi militer apa pun,” demikian dipastikan oleh juru bicara kantor PM Cameron.

Sidang yang berlangsung selama tujuh jam di DPR Inggris itu memperlihatkan terpecahnya pandangan menyangkut apakah serangan militer terhadap pemerintahan Assad akan dapat mencegah penggunaan lebih lanjut senjata kimia, atau justru membuat konflik menjadi semakin buruk.

Cameron telah menegaskan bahwa Inggris tidak bisa berdiam diri begitu saja dalam menghadapi “salah satu penggunaan senjata kimia paling mengerikan dalam satu abad terakhir ini”.

“Jika kita tidak melakukan sesuatu, akan disimpulkan bahwa (senjata kimia) bisa digunakan lagi dan lagi, dalam skala yang lebih besar dan tanpa mendapatkan hukuman,” katanya di parlemen.

Namun, ia mendapatkan penolakan kuat dari oposisi, Partai Buruh maupun banyak anggota parlemen yang berasal dari partainya sendiri, Partai Konservatif.

Para penentang menyampaikan kekhawatiran mereka bahwa Inggris terburu-buru maju perang tanpa memiliki bukti-bukti meyakinkan bahwa Assad memang telah benar-benar melakukan serangan gas terhadap rakyatnya sendiri.

Cameron mengakui bahwa tidak ada “kepastian 100 persen” tentang siapa yang melancarkan serangan itu, namun ia mengatakan “tidak bisa dipungkiri” bahwa pemerintahan Suriah merupakan pihak yang bertanggung jawab.

Komite Intelijen Bersama Inggris pada Kamis mengeluarkan bukti yang mengatakan bahwa senjata kimia tertentu memang telah digunakan pada 21 Agustus lalu dan lebih dari 300 orang tewas.

Komite itu menambahkan “sangat memungkinkan” bahwa pemerintah Suriah merupakan pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan senjata tersebut.

Pemerintah Assad telah membantah bahwa pihaknya melakukan serangan itu dan sebaliknya menunjuk kesalahan kepada pasukan pemberontak.

Partai Buruh Inggris telah mengajukan sebuah gerakan alternatif untuk mendapatkan bukti kuat –bahwa rezim Assad telah melancarkan serangan– sebelum Inggris menentukan tindakan militer dalam bentuk apa pun. Usulan gerakan itu juga mengalami kekalahan.

Para anggota parlemen menjalankan sidang setelah diminta datang dari jeda musim panas mereka guna melakukan pembahasan darurat.

Sidang hari Kamis itu berakhir dengan pemungutan suara yang menghasilkan suara penolakan 285:272 terhadap permintaan pemerintah untuk melakukan tindakan militer terhadap Suriah.

Sementara itu Amerika Serikat pada Kamis menegaskan bahwa Washington siap bertindak sendiri dalam melancarkan serangan hukuman terhadap Pemerintah Suriah –yang bersenjata kimia.

Presiden Barack Obama mengatakan dugaan penggunaan senjata kimia dalam skala besar oleh rezim Assad merupakan ancaman bagi keamanan AS serta kejahatan terhadap rakyat Suriah.

Kapal-kapal AS yang dipersenjatai dengan sejumlah peluru kendali sedang dikumpulkan di Mediterania timur.

Pejabat-pejabat militer AS mengatakan mereka siap meluncurkan serangan kuat bertubi-tubi terhadap target-target rezim Assad di Suriah.

Sekutu Assad, Rusia, telah menghadang segala upaya bagi dijatuhkannya sanksi internasional terhadap Damaskus ataupun mensahkan kekuatan asing untuk menghukum atau menyingkirkan rezim Suriah.

Suriah berada dalam perang saudara ganas yang telah berlangsung selama 29 bulan yang, menurut laporan, telah menelan 100.000 korban jiwa.

Sebuah tim pemeriksa PBB sedang menyelidiki laporan-laporan –yang dipercayai oleh pemerintahan-pemerintahan Barat– bahwa serangan gas pekan lalu di luar Damaskus telah menewaskan lebih dari 350 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon telah meminta agar para pemeriksa PBB dibiarkan untuk menyelesaikan misi mereka terlebih dahulu sebelum negara-negara utama memutuskan tindakan apapun.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme