Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pandi: Harmonisasi Statusisasi Konten itu Perlu :)

Posted on September 13, 2013

Jakarta – Salah satu permasalahan dalam dunia internet adalah menyoal tentang kontroversi konten. Soal pornografi, misalnya, konten esek-esek bisa saja dianggap biasa karena legal di suatu negara. Sementara di negara lain, dampaknya bisa sangat luas, bahkan sampai memicu perang cyber.

Pengelola Nama Domain Indonesia (Pandi) menilai ajang Internet Governance Forum (IGF) ke-8 yang mempertemukan multistakeholder internet dari berbagai negara di Nusa Dua, Bali, 22-25 Oktober 2013, bisa menjadi pencegah gesekan-gesekan konten yang bisa memicu perang cyber tersebut.
“Konten muncul dari multistakeholder yang beragam. Di negara tertentu, pornografi tidak masalah karena dianggap biasa, tapi di negara lain dampaknya bisa sangat luas. Bisa menimbulkan kekacauan sosial, bisa jadi perang cyber. Indonesia pernah mendapatkan ancaman serangan karena ketahuan hacking, IP address-nya terlacak dari Indonesia,” ujarnya di Hotel Gren Alia, Jakarta, Kamis (12/9/2013).

“Itu sebabnya konten perlu dibicarakan dalam forum tata kelola internet ini. Perlu kerja sama yang harmonis antara multistakeholder antarnegara. Bukan cuma G2G (antar pemerintah), tapi perlu harmonisasi statusisasi,” kata Andi yang disambut gelak tawa saat bergurau ala Vicky, mantan tunangan pedangdut Zaskia ‘Gotik’.

Dirjen Aplikasi Telematika Aswin Sasongko juga memberikan contoh permasalahan internet yang harus diselesaikan multistakeholder, seperti kasus perang cyber antara hacker Indonesia dan Malaysia, serta kasus film Innocence of Moslems di Youtube yang membutuhkan kerja sama penyedia jaringan internet, pemerintah, dan stakeholder internasional yaitu Google.

Khusus untuk kasus konten video di YouTube tersebut, Ashwin diperintah oleh Menkominfo Tifatul Sembiring untuk langsung menutupnya begitu Kedutaan Amerika Serikat didatangi para pendemo. Ashwin yang menghubungi pihak kedutaan, tak berhasil untuk memblokir video tersebut.

“Alasannya, konten itu legal dan itu bentuk kebebasan berekspresi. Akhirnya kami menghubungi Google di Indonesia dan menjelaskan situasinya. Tanpa adanya kerja sama multistakeholder global yang baik, kami akan kesulitan untuk memblokir konten Innocence of Moslems tersebut di YouTube.

“Google dan YouTube juga mengecek ke stakeholder lain di Indonesia, tidak main asal blokir saja setelah diminta Kominfo. Begitu confirm suasana di Indonesia kurang kondusif, akhirnya URL video Innocence yang mengarah ke IP Indonesia ditutup semua,” paparnya.

Sementara Donny BU dari ICT Watch juga bercerita tentang pengalamannya tentang pemblokiran konten. Pihaknya mendapat komplain dari salah satu pengelola situs karena merasa Internet Sehat punya andil dalam pemblokiran situs tersebut. Padahal setelah dicek, situs tersebut memang tak bermuatan negatif.

Dari situ akhirnya timbul permasalahan baru soal filtering konten internet yang belakangan digalakkan oleh Kementerian Kominfo. Siapa yang harus bertanggung jawab atas insiden semacam ini, siapa yang memutuskan situs tersebut layak tidaknya untuk diblokir, dan sebagainya.

“Ini baru satu contoh real saja. Kalau multistakeholder itu tidak dibangun dari sekarang, bisa gawat. Karena tidak ada komunikasi, dan pada akhirnya diterjemahkan masing-masing oleh para ISP. Situs bisa diblokir cuma karena menyebut kata-kata mengandung alat reproduksi kesehatan. Ini yang nanti diperdebatkan di IGF agar tata kelola internet di Indonesia bisa akuntabel dan transparan,” pungkas Donny. Sumber: detikINET

Terbaru

  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme