Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Klaim Kata “Allah” di Malaysia Tunai Banyak Kritikan

Posted on October 26, 2013

Kuala Lumpur – Citra Malaysia sebagai pemimpin Islam moderat dinodai oleh keputusan pengadilan tentang penggunaan kata “Allah” yang hanya boleh dipakai oleh Muslim sehingga dikritik oleh para ilmuwan dan komentator, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.

Sejumlah kritik bermunculan atas keputusan tersebut, koran Fajar Pakistan mengatakan dalam komentarnya bahwa keputusan tersebut “refleksi menyedihkan bagaimana sebuah negara modern, yang dilihat sebagai role model bagi Muslim di dunia, yang menunjukkan kepicikan dalam iman.

Reza Aslan, seorang teologi Muslim terkemuka asal Amerika mengatakan keputusan tersebut merupakan keputusan politik yang membuat Malaysia ditertawakan dunia.
“Ini memalukan, tidak layak untuk sebuah negara besar seperti Malaysia,” katanya minggu ini di Radio. “(Aturan itu) hanya menimbulkan kesan negatif dalam sebuah negara yang… menjadi model bagi Muslim di dunia, dan membuatnya menjadi tertawaan. Kami menertawakan anda.”

Reza menyebutkan bahwa kata-kata Allah secara literal berarti “tuhan” sehingga tidak bisa disebut sebagai sebuah nama khusus. Keputusan pengadilan ini tampaknya upaya PM Malaysia berusaha mengkonsolidasikan dukungannya pada etnis mayoritas Melayu, dan mengamankan dukungan kelompok tradisionalis menyusul pemilihan nasional sela pada Mei mendatang. Editor dari koran Katolik melakukan banding atas keputusan tersebut.

Menghadapi reaksi yang kuat atas keputusan tersebut, pemerintah menyatakan dalam beberapa hari ini bahwa populasi Kristen yang besar di Sabah dan Serawak tidak akan dipengaruhi oleh keputusan tersebut- sebuah interpretasi yang menimbulkan perdebatan diantara para ahli hukum. Mereka juga mengatakan bahwa aturan ini hanya berlaku pada satu koran tertentu, daripada penggunaan kata tersebut secara umum.

Yang lebih membingungkan lagi, Menteri Pariwisata Malaysia mengatakan minggu ini bahwa Malaysia Timur dapat menggunakan kata Allah di negara bagian mereka, tetapi tidak bisa digunakan di negara bagian barat Malaysia. Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan dalam rubrik opini bahwa ilmuwan Muslim di luar Malaysia berpendapat bahwa isu “Allah” adalah “absurd.”

“Hanya sedikit Muslim di dunia yang mendukung klaim bahwa kami memiliki monopoli atas kata “Allah”,” katanya. Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme