Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PCINU Mesir: Jangan Jadi Sarjana NU yang Kemarab dan Keminggris

Posted on March 18, 2014

KAIRO – Demi menggugah kembali rasa nasionalisme warga NU, Lembaga Seni dan Kebudayaan Nahdlatul Ulama (LSBNU) PCINU Mesir bekerjasama dengan Tebuireng Center Kairo membedah film yang menceritakan perjuangan pendiri NU Hadrotus Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari, “Sang Kiai”.

Acara yang diadakan pada Jum’at, 14 Maret di Aula sekretariat PCINU Mesir ini juga mengangkat diskusi tentang NU terkait kebangsaan dan pesantren. Pembicara kali ini menghadirkan Wakil Katib Syuriah PCINU Mesir, Ahmad Ginanjar Sya’ban (Kang Aceng).

Sekitar 20 orang kader NU Mesir mengikuti acara ini dengan seksama. Dimulai dengan pemutaran Film setelah shalat maghrib berjamaah yang dipimpin ketua PCINU, Khozin Dipo. Dilanjutkan dengan dialog terkait NU dan keindonesiaan.

Kang Aceng, dalam kesempatan ini menyinggung banyak hal terkait pesantren sebagai salah satu pilar utama dalam mengkader paham Ahlussunnah wal Jama’ah dan komponen penting dalam membina warga NU yang militan.

Kang Aceng mengatakan bahwa NU didirikan untuk menjadi salah satu representasi Islam yang menjadi ciri khas Indonesia. Guru-guru dan kiai NU banyak yang belajar di negeri Arab, namun tak lantas menjadikan Indonesia menjadi ‘’kemarab” (kearab-araban). Demikian juga diharapkan sarjana Barat tak menjadikan warga NU menjadi “keminggris” (kebarat-baratan).

Karena menurutnya, salah satu ciri bangsa yang besar adalah bangga terhadap kebudayaan dan tradisi yang kita miliki. Dan ini yang harus dimiliki oleh anak Indonesia sekarang ini, yang mudah sekali “meniru-niru” bangsa lain—bahkan sudah lupa terhadap sejarah bangsa sendiri.

Namun demikian, bukan berarti kita harus menafikan peradaban bangsa lain, akan tetapi perlu, guna memperkaya wawasan. Kang Aceng juga menekankan pentingnya pesantren membekali santrinya untuk menghadapi hal-hal yang waqi’iyyah atau kekinian.

Diskusi menjadi semakin menarik, berbagai wawasan kemudian dilontarkan peserta terkait NU dan kiprahnya untuk Indonesia. Sedikit menyinggung tentang kritik terhadap Film “Sang Kiai” juga disampaikan. Tepat pukul 22.15 waktu setempat, acara ditutup dengan makan bersama.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme