Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU: Muslim Australia Tak Perlu Bela Terpidana Mati Narkoba

Posted on March 11, 2015

Kejahatan narkoba adalah persoalan bangsa, Australia harus mengerti hal itu. Umat Islam di sana juga tidak perlu membela pengedar narkoba yang telah sah divonis mati menurut sistem hukum Indonesia dengan terus mengharapkan keterbukaan hati pemerintah dan bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua PBNU, KH Slamet Effendi Yusuf saat menerima Independent Senator of South Australia, Nick Xenophon dan Mufti Islam Australia, Syekh Kafrawi Abdurrahman Hamzah di Kantor PBNU, Selasa (10/3) sore.

Kedua tokoh yang mengaku tidak sama sekali mewakili pemerintah Australia tetapi mewakili umat Islam di Australia ini diterima oleh Sekjen PBNU H Marsudi Syuhud dan Syuriah serta jajaran Ketua PBNU, KH Masdar Farid Mas’udi, H Iqbal Sulam, dan Prof Dr H Kacung Marijan, serta Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra.

“Perlu diketahui, pengedar narkoba asal Australia di Indonesia semakin banyak, ini kejahatan luar biasa, jika hukuman mati tidak dijalankan, martabat bangsa hanya akan diremehkan, umat Islam di sana tak perlu khawatir, jika ada permasalahan, NU pasti akan bantu,” tegas Slamet kepada Kafrawi.

Sementara itu, Kiai Masdar menambahkan, kejahatan narkoba ini merusak dan membunuh banyak orang untuk kepentingan pribadi dan finansial.

“Saya kira pemerintah Indonesia sudah baik dengan menghormati langkah hukum ‘Duo Bali Nine’. Di Singapura, terpidana mati narkoba tak bisa lagi mengajukan langkah hukum apapun setelah vonis dijatuhkan,” ujar Masdar.

Menyambung apa yang disampaikan Kiai Masdar, Marsudi Syuhud juga tak habis pikir, kenapa banyak kasus vonis mati narkoba di Singapura dan negara lain, tetapi negara-negara seperti Australia, bahkan PBB sendiri bungkam. “Sedangkan di Indonesia kalian bersuara keras, bahkan menentang kedaulatan hukum pemerintah Indonesia,” ucapnya.

Kafrawi yang juga Imam Masjid Alice Spring Mosque mengaku, kedatangannya bersama senator Nick berharap agar pemerintah dan bangsa Indonesia terketuk hatinya memberikan pengampunan terhadap dua terpidana mati Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

“Saya menyampaikan pesan dari umat Islam Australia, karena kami yakin bangsa Indonesia akan terketuk hatinya,” harapnya.

Mereka juga mengakui, ungkitan PM Tony Abbott yang dinilai sangat memalukan terkait bantuan Australia kepada korban Tsunami Aceh 2004 silam. “Langkah ini sangat memalukan,” ujar Nick singkat.

Seperti yang telah diinformasikan, sebelum melakukan pertemuan ini, Kafrawi juga telah berupaya menemui tokoh NU lain, KH Hasyim Muzadi dengan tujuan yang sama.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Master Mistral Medium 3.5: A Comprehensive Guide to the 128B Dense Open-Source Giant
  • How to Create Professional YouTube Content Using HeyGen AI Without Showing Your Face
  • How to Boost Your Local AI Speed with Gemma 4 Multi-Token Prediction
  • How to 3x your AI speed with Google’s Gemma 4 MTP Drafters: A step-by-step guide to lightning-fast inference
  • How to Master Google Pomelli: The Ultimate AI Tool for Creating Professional Marketing Content in Minutes
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme