Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Dunia Tak Perlu Cemas Maraknya Pemakaian Jilbab di Indonesia

Posted on September 29, 2015

Surabaya, NU Online
Indonesianis yang juga pakar hukum Indonesia dari University of Melbourne Professor Tim Lindsay meminta masyarakat dunia jangan fobia terhadap maraknya pemakaian jilbab di Indonesia.

“Tidak ada alasan untuk itu,” katanya dalam diskusi panel tentang Australia-Indonesia bertema Islam and Diversity in Contemporary Indonesia di Adelaide Festival Centre, Australia Selatan, Sabtu petang.

Dalam keterangan tertulis panitia diskusi panel yang diterima Antara, penulis disertasi doktor tentang Indonesia Studies itu menyatakan kecenderungan makin banyaknya perempuan muslim dari kelas menengah memakai jilbab tidak perlu dikhawatirkan.

“Motivasi mereka berjilbab tidak melulu karena keyakinan atau ideologi. Gaya hidup yang ditunjang komodifikasi atau industri juga ikut melatari meningkatnya fenomena jilbab itu,” katanya.

Ia mengemukakan hal itu merespons pandangan dosen senior Fakultas Humanities Flinders University F. Firdaus tentang perubahan perempuan Muslim di Indonesia yang dari tahun ke tahun makin bergairah dalam berjilbab.

“Kecenderungan seperti itu dimulai sejak tahun 1980-an karena pengaruh Revolusi Iran. Rezim Orba membatasi dan melarang pegawai negeri kerja memakai jilbab. Setelah Soeharto turun, maka kini semakin banyak kelas menengah yang berjilbab,” kata dosen Bahasa Indonesia itu.

Sementara itu, penulis gender dan Islam dari Jakarta, Ayu Arman, menegaskan bahwa ada khazanah keberagaman Nusantara dari Papua, Maluku, Kalimantan, hingga berbagai wilayah Sulawesi.

“Karena itu, saya optimistis kearifan lokal di Indonesia akan terus menghidupkan harmoni dan toleransi. Islam di Indonesia sama sekali bukan Islam Arab,” kata lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Meski ia sempat menemukan perempuan di kawasan terpencil di Sulawesi Barat mengenakan “burqa” (jilbab yang hanya terlihat matanya), ia meyakini Islam di Indonesia mempunyai kemampuan membangun harmoni dengan kearifan lokal di masing-masing daerah.

“Islam Indonesia tidak statis, bukan konsep tunggal. Dari Aceh, Jawa, Lombok, hingga Papua, Islam Indonesia sangat beragam. Pergumulan terjadi dalam menafsir agama yang tekstual dengan yang kontekstual,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, dosen senior Fakultas Hukum Monash University sekaligus Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU di Australia dan New Zealand ,Nadirsyah Hosen, membuat perumpamaan tentang Islam Nusantara yang sangat mengakomodasi keberagaman lokalitas di Indonesia dengan produk KFC yang mengglobal.

“Di Australia, Anda tidak akan pernah mendapati KFC dengan nasi. Agar bisa diterima, KFC hadir di Indonesia dengan citarasa lokal juga, menyuguhkan nasi dengan ayam. Namun, substansinya sama, tetap saja ayam goreng,” terangnya.

Diskusi panel itu merupakan bagian dari Program Jembatan Flinders University dan sekaligus bagian dari “OzAsia Festival” yang menyuguhkan karya seni internasional setiap musim Semi di Adelaide, Australia Selatan.

Festival tahunan itu mengambil fokus “Cultural Delights of Indonesia” pada 24 September – 4 Oktober 2015. Dalam festival itu, seniman Indonesia juga berperan, diantaranya Eko Supriyanto (Cry Jailolo), Teater Garasi (The Street), Melati Suryodarmo, seniman-seniman disabilitas Yogyakarta, dan Nani Losari (Topeng Cirebon). (Antara/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • How to Deploy the NVIDIA CuOpt Supply Chain Agent for Rapid Optimization
  • How to Build Your Own AI Workforce with Ruflo
  • How to Run a Fully Multimodal AI Agent Locally for Free (Hermes Agent + Nemotron)
  • How to Manage AI Agents Like a Pro with OpenAI Symphony
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme