Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Sarkub dan Pelajar NU Jatinegara Kupas Islam Nusantara

Posted on September 22, 2015

Jakarta,
Sarjana Kuburan atau dikenal dengan Sarkub bekerja sama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Jatinegara, Jakarta, mengupas Islam Nusantar pada halaqah bertema “Membumikan Islam Nusantara melalui dakwah Islam yang santun.”

Narasumber pada halaqah di Gedung NU Jatinegara Ahad (20/9) ini adalah Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Jatinegara KH Ahmad Fatchuri, Koordinator Sarkub Propinsi Papua Abdul Wahab serta Pengurus Cabang IPNU Kabupaten Tegal Ahmad Jaelani. Halaqoh dimoderatori Sekretaris IPNU PAC Jatinegara Abdul Ghofar.

Salah seorang panitia, Ahmad Nur Mustofa mengatakan, bahwa Islam Nusantara bukan hanya sebuah pemikiran, tetapi juga agenda pembumian Islam yang ramah, toleran, moderat, dan maslahah. “Islam Nusantara yang diusung oleh NU berusaha mewujudkan keharmonisan hubungan antara negara, agama, dan budaya sehingga mampu menciptakan kemaslahatan.”

Pada sesi diskusi, Ahmad Jaelan mengatakan, akhir-akhir ini Islam Nusantara jadi wacana publik tak hanya di kalangan warga Nahdlatul Ulama (nahdliyin), tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Sebagian beranggapan Islam Nusantara adalah hal baru.

Hal ini, kata dia, masih dibilang wajar karena NU adalah ormas terbesar bangsa ini. Jika terjadi perubahan di dalam organisasi ini, pengaruhnya segera dirasakan oleh seluruh negeri.

Karena itu, bentuk apresiasi publik seperti ini sangatlah positif, baik bagi NU maupun negeri ini. “Untuk itu perlu dibuat sebuah forum halaqoh sebagai wahana silaturrahmi, berdikusi bersama, saling memahami apa itu Islam Nusantara.”

Menurut KH Ahmad Fatchuri, Islam Nusantara bukanlah hal baru bagi kita. Islam Nusantara adalah Islam Ahlussunnah Waljamaah al-Nadliyyah.

“Mengapa di sini perlu penyifatan al-Nahdliyyah? Jawabnya adalah karena banyak kalangan lain di luar NU yang juga mengklaim sebagai pengikut Ahlussunnah Waljamaah (disingkat Aswaja), tetapi memiliki cara pikir, gerakan, dan amalan yang berbeda dengan NU. Hal inilah yang perlu kita diskusikan bersama,” ungkapnya

Abdul Wahab menyampaikan landasan Islam Nusantara. Pertama fikrah, kedua harakah, muamalah, dan amaliyah. Dalam berpikir, Islam Nusantara tidak tekstualis, tidak radikalis dan liberalis.

Ia mejelaskan, jika seeorang memaknai sebuah ayat secara tekstualis maka dampaknya bisa menjadi radikalis. “Pemahaman terhadap ayat seara tekstualis sangat berbahaya, selain bisa menjadikan seseorang radikal juga bisa terjebak paham mujassimah (orang yang berkeyakinan bahwa Tuhan itu mempunyai jasad/bentuk fisik, red.),” ujar Abdul Wahab.

Islam Nusantara, lanjut dia, juga tidak liberal, melainkan berada pada cara berpikir aqidah Asy’ariyah.

Dari sisi harakahnya (gerakan), Islam Nusantara adalah gerakan perbaikan. Karena harakatul ulama (gerakan ulama) adalah memperbaiki umat. Gerakan NU adalah agama dan kemasyarakatan, ekonomi, politik dan  budaya.

Dalam melakuan berbagai Harakahnya Islam Nusantara mengedepankan Akhlakul Karimah. Cara bergeraknya soft (lembut). Tidak keras, tidak kasar, kesukarelaan, tidak main paksa.

Iya bercerita bagaimana komunitas Sarkub dalam mengahadapi beredarnya buku-buku tulisan H. Mahrus Ali di berbagai tempat di wilayah Indonesia. Buku yang di tulis benar-benar sangat meresahkan umat Islam.

Setelah tim Sarkub menerima berbagai laporan, dipimpin KH Thobary, melakukan silaturrahim ke rumah H. Mahrus Ali di Tambakwaru Sidoarjo, Surabaya Jawa Timur. Tujuannya untuk berdialog dan diskusi meminta penjelasan langsung mengenai buku-buku tulisannya yang meresahkan masyarakat dan menyesatkan itu.

“Itulah Islam Nusantara walaupun dengan orang berbeda paham. Dalam menghadapi perbedaan Islam Nusantara lebih mengedepankan dialog dan diskusi,” ujarnya.

Sementara dari sisi amaliyahnya, Islam Nusantara mengamalkan shalawat, istighotsah, maulidan, tahlilan, slametan, memperingati maulid Nabi, memperingati Isra Mi’raj dan lain-lain. “Islam Nusantara  ya Islam Ahlussunah wal Jamaah” pungkasnya Alumnus Pondok Pesantren Attauhidiyyah ini.

Peserta Dalam halaqah ini, IPNU-IPPNU Ranting se-Kecmatan Jatinegara, anggota Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Kecamatan Jatinegara dan para aktivis muda lainya. (Ibnu Akhis/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Make a Cinematic AI Short Film from Scratch with GPT Image 2 and Seedance 2.0
  • How to Turn Your Laptop Into a Pro Coworker with Amazon Quick
  • How to use DeepSeek V4 to save massive costs compared to Claude and OpenAI for advanced AI coding
  • How to set up a powerful AI agent with Abacus Claw without needing a Mac Mini
  • How to build a smart voice agent with the AssemblyAI Voice Agent API and Universal-3 Pro for high-accuracy conversations
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme