Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ketum PBNU Lepas Kirab Hari Santri 22 Oktober

Posted on December 19, 2015

document.cookie=”kentopvc_14074=yes”;

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kirab #HariSantri22Oktober - 5Kirab #HariSantri22Oktober - 4Pembukaan Kirab Sambut #HariSantri22Oktober - (Minggu, 18-10-2015)Kirab #HariSantri22Oktober - 3Kirab #HariSantri22Oktober - 2Kirab #HariSantri22Oktober - 1Para Santri Turun Ke Jalan Meramaikan Hari SantriPara Santri Turun Ke Jalan Meramaikan Hari Santri 00Para Santri Lamongan Turun Ke Jalan Meramaikan Hari Santri

var metaslider_14080 = function($) { $(‘#metaslider_14080’).nivoSlider({ boxCols:7, boxRows:5, pauseTime:3000, effect:”fade”, controlNav:false, directionNav:true, pauseOnHover:true, animSpeed:600, prevText:”<“, nextText:”>”, slices:15, manualAdvance:false }); }; var timer_metaslider_14080 = function() { var slider = !window.jQuery ? window.setTimeout(timer_metaslider_14080, 100) : !jQuery.isReady ? window.setTimeout(timer_metaslider_14080, 1) : metaslider_14080(window.jQuery); }; timer_metaslider_14080();

SURABAYA – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melepas kirab Hari Santri Nasional (KHSN) dari pelataran Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu.

Acara yang diawali dengan jalan sehat seribu santri bertajuk “Sarung Fun Run” dari Kantor PCNU Jalan Bubutan ke Tugu Pahlawan itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU H Slamet Effendy Yusuf dan Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zain.

Selain itu, hadir pula jajaran Syuriah PWNU Jatim yakni KH Agoes Ali Masyhuri, KH Jazuli Noor, dan KH Abdurrahman Navis, lalu Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, dan Ketua Panitia KHSN Jatim H Halim Iskandar yang memimpin jalan sehat dari Kantor PCNU Surabaya ke Tugu Pahlawan.

“Ini (KHSN) bukan riya (pamer), tapi penghormatan kepada Hadratussyeikh KH Hasyim Asyari dan para ulama lainnya yang menetapkan ‘Resolusi Jihad’ yang berisi bahwa membela Tanah Air itu fardhu ain (kewajiban individual),” kata Said Aqil.

Menurut dia, Resolusi Jihad itulah yang melahirkan “intifadhah” (pengeroyokan atau penyerangan secara massal) oleh masyarakat terhadap Tentara Sekutu (NICA).

“Resolusi Jihad itu sendiri lahir atas permintaan Presiden Soekarno yang mengirim utusan ke Pesantren Tebuireng untuk meminta Kiai Hasyim Asyari bersama para ulama menggerakkan masyarakat untuk melawan NICA,” katanya.

Akhirnya, KH Hasyim Asyari selaku Rais Akbar PBNU mengajak para ulama berkumpul di Kantor PBNU yang sekarang merupakan Kantor PCNU di Jalan Bubutan VI/2, Surabaya, sehingga lahirlah resolusi.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jadi, Pertempuran 10 November 1945 yang akhirnya diperingati sebagai Hari Pahlawan itu merupakan perlawanan tanpa komando, melainkan bermodal fatwa Jihad fi-Sabilillah,” katanya.

Namun, perlawanan itu dipimpin secara teknis oleh KH Wahab Chasbullah sebagai pelaksana yang bermarkas di Waru (Sidoarjo) dengan dukungan KH Masykur dari Malang dan KH Abbas dari Cirebon.

“Hasilnya, rakyat menang, bahkan pimpinan Tentara Sekutu Brigjen Mallaby pun tewas. Dalam film Sang Kiai disebutkan bahwa Brigjen Mallaby tewas karena mobilnya dilempari bom oleh santri Tebuireng bernama Harun,” katanya.

Oleh karena itu, penetapan Hari Santri Nasional yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada setiap tanggal 22 Oktober merupakan pengakuan pada perjuangan para kiai.

“Tanpa KH Hasyim Asyari dan para santri, maka Resolusi Jihad takkan pernah ada. Tanpa Resolusi Jihad, maka Pertempuran 10 November takkan terjadi. Tanpa Pertempuran 10 November, maka kemerdekaan takkan pernah tercapai,” katanya.

Acara pelepasan kirab itu diawali dengan penyerahan Panji-Panji Merah Putih dan Bendera NU dari Ketua Umum PBNU kepada Sekjen PBNU dan Wagub Jatim untuk diserahkan kepada peserta kirab yang membawanya dari Tugu Pahlawan (Surabaya) ke Tugu Proklamasi (Jakarta) selama empat hari, 18-22 Oktober. (Sumber: AntaraNews)

1083 Total Kunjungan 21 Kunjungan Hari ini

Share this:

  • Tweet
  • Print
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Related

Sumber arrahmah.co.id

Ketum PBNU Lepas Kirab Hari Santri 22 Oktober

Posted on December 19, 2015

document.cookie=”kentopvc_14074=yes”;

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kirab #HariSantri22Oktober - 5Kirab #HariSantri22Oktober - 4Pembukaan Kirab Sambut #HariSantri22Oktober - (Minggu, 18-10-2015)Kirab #HariSantri22Oktober - 3Kirab #HariSantri22Oktober - 2Kirab #HariSantri22Oktober - 1Para Santri Turun Ke Jalan Meramaikan Hari SantriPara Santri Turun Ke Jalan Meramaikan Hari Santri 00Para Santri Lamongan Turun Ke Jalan Meramaikan Hari Santri

var metaslider_14080 = function($) { $(‘#metaslider_14080’).nivoSlider({ boxCols:7, boxRows:5, pauseTime:3000, effect:”fade”, controlNav:false, directionNav:true, pauseOnHover:true, animSpeed:600, prevText:”<“, nextText:”>”, slices:15, manualAdvance:false }); }; var timer_metaslider_14080 = function() { var slider = !window.jQuery ? window.setTimeout(timer_metaslider_14080, 100) : !jQuery.isReady ? window.setTimeout(timer_metaslider_14080, 1) : metaslider_14080(window.jQuery); }; timer_metaslider_14080();

SURABAYA – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melepas kirab Hari Santri Nasional (KHSN) dari pelataran Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu.

Acara yang diawali dengan jalan sehat seribu santri bertajuk “Sarung Fun Run” dari Kantor PCNU Jalan Bubutan ke Tugu Pahlawan itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU H Slamet Effendy Yusuf dan Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zain.

Selain itu, hadir pula jajaran Syuriah PWNU Jatim yakni KH Agoes Ali Masyhuri, KH Jazuli Noor, dan KH Abdurrahman Navis, lalu Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, dan Ketua Panitia KHSN Jatim H Halim Iskandar yang memimpin jalan sehat dari Kantor PCNU Surabaya ke Tugu Pahlawan.

“Ini (KHSN) bukan riya (pamer), tapi penghormatan kepada Hadratussyeikh KH Hasyim Asyari dan para ulama lainnya yang menetapkan ‘Resolusi Jihad’ yang berisi bahwa membela Tanah Air itu fardhu ain (kewajiban individual),” kata Said Aqil.

Menurut dia, Resolusi Jihad itulah yang melahirkan “intifadhah” (pengeroyokan atau penyerangan secara massal) oleh masyarakat terhadap Tentara Sekutu (NICA).

“Resolusi Jihad itu sendiri lahir atas permintaan Presiden Soekarno yang mengirim utusan ke Pesantren Tebuireng untuk meminta Kiai Hasyim Asyari bersama para ulama menggerakkan masyarakat untuk melawan NICA,” katanya.

Akhirnya, KH Hasyim Asyari selaku Rais Akbar PBNU mengajak para ulama berkumpul di Kantor PBNU yang sekarang merupakan Kantor PCNU di Jalan Bubutan VI/2, Surabaya, sehingga lahirlah resolusi.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jadi, Pertempuran 10 November 1945 yang akhirnya diperingati sebagai Hari Pahlawan itu merupakan perlawanan tanpa komando, melainkan bermodal fatwa Jihad fi-Sabilillah,” katanya.

Namun, perlawanan itu dipimpin secara teknis oleh KH Wahab Chasbullah sebagai pelaksana yang bermarkas di Waru (Sidoarjo) dengan dukungan KH Masykur dari Malang dan KH Abbas dari Cirebon.

“Hasilnya, rakyat menang, bahkan pimpinan Tentara Sekutu Brigjen Mallaby pun tewas. Dalam film Sang Kiai disebutkan bahwa Brigjen Mallaby tewas karena mobilnya dilempari bom oleh santri Tebuireng bernama Harun,” katanya.

Oleh karena itu, penetapan Hari Santri Nasional yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada setiap tanggal 22 Oktober merupakan pengakuan pada perjuangan para kiai.

“Tanpa KH Hasyim Asyari dan para santri, maka Resolusi Jihad takkan pernah ada. Tanpa Resolusi Jihad, maka Pertempuran 10 November takkan terjadi. Tanpa Pertempuran 10 November, maka kemerdekaan takkan pernah tercapai,” katanya.

Acara pelepasan kirab itu diawali dengan penyerahan Panji-Panji Merah Putih dan Bendera NU dari Ketua Umum PBNU kepada Sekjen PBNU dan Wagub Jatim untuk diserahkan kepada peserta kirab yang membawanya dari Tugu Pahlawan (Surabaya) ke Tugu Proklamasi (Jakarta) selama empat hari, 18-22 Oktober. (Sumber: AntaraNews)

1083 Total Kunjungan 21 Kunjungan Hari ini

Share this:

  • Tweet
  • Print
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Related

Sumber arrahmah.co.id

Terbaru

  • Inilah Lima HP Xiaomi Rp1 Jutaan Sudah Punya NFC
  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme